• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

STOP MENORMALISASIKAN MONEY POLITIC DALAM PILKADA SERENTAK

fusilat by fusilat
November 22, 2024
in Crime, Feature, Pilkada
0
STOP MENORMALISASIKAN MONEY POLITIC DALAM PILKADA SERENTAK
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh Aji Sukman

Makassar, 18 November 2024, Money politic atau politik uang kerap menjadi isu yang tak terpisahkan dalam setiap kontestasi politik di Indonesia, termasuk dalam Pilkada Serentak yang akan digelar pada 27 November 2024. Praktik ini tidak hanya menciderai demokrasi tetapi juga merusak kualitas kepemimpinan daerah. Fathan Muharram, seorang mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UINAM asal Kabupaten Luwu, memberikan pandangan kritis terkait masalah ini.

Potret SDM dan Kualitas Demokrasi

Menurut Fathan, hasil Pilkada Serentak nanti akan menjadi cerminan langsung kualitas sumber daya manusia (SDM) di setiap daerah. Ia menegaskan bahwa keberlangsungan demokrasi yang sehat sangat bergantung pada pola pikir masyarakat di daerah tersebut.

“Ketika masyarakat tidak mau mengubah nasib daerahnya dengan memilih calon pemimpin berdasarkan kriteria yang baik, maka roda ekonomi, politik, dan demokrasi akan terus berputar di tempat yang sama,” ungkapnya.

Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya bergantung pada kandidat, tetapi juga pada pemilih yang mampu menggunakan hak pilihnya secara bijak dan tidak tergoda oleh uang atau janji palsu.

Money Politik: Ancaman Demokrasi

Fathan menegaskan bahwa kemenangan dalam Pilkada tidak hanya soal perolehan suara terbanyak, melainkan cara yang digunakan untuk meraih suara tersebut. Menurutnya, praktik money politik adalah perbuatan melawan hukum yang tercantum dalam Pasal 187A UU Pilkada. Pasal ini menjelaskan bahwa pemberi dan penerima uang sebagai imbalan untuk mempengaruhi suara pemilih dapat dijatuhi hukuman penjara minimal tiga tahun dan maksimal enam tahun, serta denda hingga satu miliar rupiah.

Namun, meskipun regulasi sudah jelas, praktik money politik terus berlangsung karena lemahnya pengawasan dan rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga integritas proses demokrasi.

Pentingnya Peran Bawaslu dan Kesadaran Masyarakat

Peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menjadi sangat penting dalam memastikan Pilkada bebas dari praktik kecurangan. Namun, upaya ini tidak akan berhasil tanpa kesadaran masyarakat untuk menolak politik uang. Fathan menambahkan, “Dengan menolak money politik, masyarakat menunjukkan bahwa suara mereka tidak bisa dibeli. Ini adalah langkah awal untuk menentukan nasib daerah selama lima tahun ke depan.”

Ia mengingatkan bahwa memilih pemimpin melalui cara-cara kotor hanya akan membawa kerugian jangka panjang. Pemimpin yang lahir dari politik uang cenderung korup dan mengabaikan kepentingan rakyat karena fokusnya adalah mengembalikan “modal” yang sudah dikeluarkan.

Kekuatan Kebenaran dan Masa Depan Demokrasi

Fathan menutup pendapatnya dengan pesan optimistis bahwa kebenaran pada akhirnya akan menang. Masyarakat harus percaya bahwa keburukan dan kecurangan tidak akan bertahan lama. Pemimpin yang lahir dari proses demokrasi yang bersih adalah investasi bagi masa depan daerah yang lebih baik.

Pilkada Serentak 2024 bukan hanya ajang memilih pemimpin, tetapi juga momen untuk menunjukkan bahwa rakyat Indonesia memiliki integritas dalam menjaga demokrasi. Dengan menolak money politik, masyarakat mengambil langkah besar untuk memastikan bahwa trofi demokrasi tidak ternoda oleh praktik-praktik kotor.

Salam Pilkada Damai 2024
Salam Pilkada Tanpa Money Politik

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Skandal Kasus James Riady di AS “Illegal” Menyumbang Untuk Kampanye Capres Bill Clinton

Next Post

Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris Jaringan NII di OKU Timur

fusilat

fusilat

Related Posts

Dialog Imaginatif Gibran dan Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Ngomong
Feature

Saatnya Memberhentikan – Wapres Gibran – Dosa Kolektif Bangsa

August 4, 2026
7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup
Cross Cultural

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?
Feature

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026
Next Post
Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris Jaringan NII di OKU Timur

Densus 88 Tangkap Dua Terduga Teroris Jaringan NII di OKU Timur

Jeratan Hukum dalam Kasus Terorisme ; Bila Bisa Terbaca Baru Niat Saja Bisa Diringkus

Jeratan Hukum dalam Kasus Terorisme ; Bila Bisa Terbaca Baru Niat Saja Bisa Diringkus

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik
News

Alarm 2029: Kang Dedi Salip Prabowo, Dua Survei Besar Bunyikan Sinyal Pergeseran Politik

by Karyudi Sutajah Putra
July 31, 2026
0

Jakarta – FusilatNews.- Peta politik menuju Pemilu Presiden 2029 mulai mengalami pergeseran signifikan. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, muncul sebagai...

Read more

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

July 30, 2026
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Dialog Imaginatif Gibran dan Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Ngomong

Saatnya Memberhentikan – Wapres Gibran – Dosa Kolektif Bangsa

August 4, 2026
Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

August 4, 2026
Jangan Main Api! Kapolres Kudus Tegaskan Larangan Bakar Lahan, APAR hingga Water Cannon Disiagakan Hadapi Ancaman Karhutla

Jangan Main Api! Kapolres Kudus Tegaskan Larangan Bakar Lahan, APAR hingga Water Cannon Disiagakan Hadapi Ancaman Karhutla

August 4, 2026
TBH IPW Kembali Adukan Kombes IAH: Mengapa Kasus Ini Belum Juga Menemukan Kejelasan?

TBH IPW Kembali Adukan Kombes IAH: Mengapa Kasus Ini Belum Juga Menemukan Kejelasan?

August 4, 2026
7 Makanan Orang Jepang yang Harus Anda Coba Sekali Seumur Hidup

Nagomi: Seni Menemukan Harmoni dalam Hidup

August 4, 2026
Siapa Pengganti Menpan RB, Nama Yg Dikantong Jokowi atau  Megawati?

PDIP Harus Berbuat Sesuatu untuk Bangsa Ini

August 4, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Dialog Imaginatif Gibran dan Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Ngomong

Saatnya Memberhentikan – Wapres Gibran – Dosa Kolektif Bangsa

August 4, 2026
Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

Fuad Bawazier: Prabowo Intensifkan Pasal 33 UUD 1945, Jangan Biarkan Ekonomi Dikuasai Asing

August 4, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist