• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Cross Cultural

Suara Alam dari Seba Baduy Wasiat Leluhur ” Gunung Jangan Dirusak”

Ali Syarief by Ali Syarief
May 3, 2025
in Cross Cultural, Feature
0
Suara Alam dari Seba Baduy Wasiat Leluhur ” Gunung Jangan Dirusak”
Share on FacebookShare on Twitter

FusilatNews – Angin malam Rangkasbitung membawa suara-suara yang bukan sekadar kata. Ada yang lebih sunyi namun lebih keras dari pidato pejabat atau gemuruh kendaraan dinas: suara langkah kaki warga Baduy yang menempuh puluhan kilometer dari tanah suci adatnya. Bukan demi panggung, bukan pula untuk tuntutan pragmatis. Mereka datang membawa pesan. Wasiat. Bukan dari masa kini, tapi dari masa yang tak tercatat dalam kurikulum sejarah: titah leluhur.

Ritual Seba Baduy kembali dilangsungkan, seperti aliran sungai yang tak pernah ingkar pada muaranya. Namun tahun ini, ritus tahunan itu tak sekadar ekspresi syukur atas panen dan keberlangsungan tradisi. Ia menjadi seruan darurat. Sebuah alarm ekologis yang disampaikan tanpa jargon akademik, tanpa istilah teknokratis. Pemangku adat Saidi Putra menyebutnya dengan bahasa sederhana namun bernas: “Gunung-gunung itu jangan dikotori.”

Sarti – Baduy

Ada 53 gunung yang disebut, dari Lebak hingga Pandeglang—bukan sekadar gundukan tanah tinggi, tapi poros kehidupan, sumber air, dan penjaga keseimbangan semesta. Gunung, bagi warga Baduy, bukan hanya topografi. Ia adalah tubuh alam. Bila satu luka, yang lain akan demam. Bila semua rusak, manusia akan mati dalam diam. Itulah yang disuarakan Saidi: bahwa alam sedang demam tinggi.

Namun, bagaimana tanggapan pemerintah? Seperti biasa, birokrasi menjawab dengan langkah awal yang normatif: “kami akan inventarisasi dulu.” Sebuah jawaban yang terasa seperti menyeka peluh dengan selimut. Tidak salah, tapi tidak cukup. Gunung-gunung yang dimaksud sebagian besar telah disusupi kepentingan: tambang, perkebunan besar, proyek jalan, dan wacana “pembangunan” yang entah untuk siapa. Bahkan di Ujung Kulon yang masuk kawasan konservasi, kabar soal abrasi, illegal logging, hingga proyek wisata eksklusif terus terdengar lirih tapi tak terbantahkan.

Seba Baduy adalah manifestasi dari cara lain memandang bumi. Mereka tak bicara soal climate change, carbon offset, atau mitigasi bencana—istilah-istilah yang berseliweran dalam forum-forum global namun kerap kehilangan konteks lokal. Warga Baduy berbicara lewat tubuh mereka yang berjalan, lewat simpul ikat kepala mereka yang menyerap peluh leluhur, lewat titah adat yang dibawa dalam diam.

Dari Bayah yang kini menganga karena tambang, hingga kaki-kaki Gunung Halimun yang mulai dicecar oleh eksploitasi, pesan itu mengendap: “Jangan sampai muncul penyakit yang tak bisa diobati dokter.” Ini bukan sekadar metafora. Ini peringatan akan bencana ekologis yang tak bisa diselesaikan dengan anggaran atau penanggulangan darurat. Ini soal iman manusia pada tatanan alam.

Pemerintah barangkali akan mencatat, menyusun dokumen, atau membuat tim kecil untuk membahasnya. Tapi warga Baduy tak menunggu. Mereka sudah lebih dulu berbuat: menjaga, menghidupi, dan menghormati gunung-gunung itu dengan cara yang tak ditulis dalam undang-undang, tapi diwariskan dalam napas.

Dalam dunia yang semakin bisu terhadap peringatan alam, suara Baduy adalah nyanyian langka. Sebuah ingatan bahwa tak semua yang diam itu menyerah, dan tak semua yang bersuara itu benar. Di antara 53 gunung, ada 53 pesan. Dan semuanya bermuara pada satu hal: selamatkan kehidupan sebelum kehidupan pergi diam-diam, seperti aliran sungai yang tercemar, seperti puncak gunung yang kehilangan hutan.

Seba bukan sekadar ritual. Ia adalah surat cinta dari bumi kepada manusia.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Raksasa Pangan, Laba Ceking: Ada yang Salah dengan Bulog?

Next Post

Yang Tersisa – Acaman Pasal Karet, Membungkan Mulut Rakyat

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Yang Tersisa – Acaman Pasal Karet, Membungkan Mulut Rakyat

Yang Tersisa - Acaman Pasal Karet, Membungkan Mulut Rakyat

Map Kuning Kertas dan Krisis Kepercayaan: Ketika Jokowi Membawa Ijazahnya

Map Kuning Kertas dan Krisis Kepercayaan: Ketika Jokowi Membawa Ijazahnya

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...