• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

SUKSES PENYERAPAN GABAH = SUKSES PENYIMPANAN BERAS?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
December 6, 2025
in Economy, Feature
0
Gabah Apa Adanya: Untung di Atas Kertas, Risiko di Tangan Bulog
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja

Di banyak sudut pedesaan Jawa dan Sumatera, bau gabah kering panen menguar ke udara. Truk-truk penuh muatan datang bergantian ke titik-titik pengumpulan, menumpahkan hasil kerja keras petani yang berbulan-bulan menaklukkan cuaca. Musim panen kali ini seolah menghadirkan kabar baik: Perum Bulog berhasil menyerap gabah hingga 2 juta ton, dua kali lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.

Namun di balik angka fantastis itu, muncul sebuah pertanyaan mendasar yang tidak kalah krusial: Apakah sukses penyerapan otomatis berarti sukses penyimpanan?
Jawabannya tidak sesederhana itu.

Tantangan Baru Setelah Panen Usai

Ketika gabah telah masuk ke gudang, tugas Bulog sejatinya baru dimulai. Banyak orang membayangkan bahwa gabah yang sudah diserap tinggal ditumpuk rapi dan aman. Padahal, titik lemah penyimpanan selama ini justru kerap muncul dari hal-hal yang tampak sepele:

  • Kelembaban yang tidak terkendali memicu pertumbuhan jamur dan hama.
  • Suhu yang tidak terpantau menurunkan kualitas butir beras.
  • Ventilasi buruk menimbulkan penumpukan uap air dan gas berbahaya.
  • Keamanan gudang yang lemah membuka peluang pencurian atau gangguan eksternal.
  • Penanganan yang ceroboh menyebabkan gabah atau beras mengalami kerusakan fisik.

Kelemahan demi kelemahan ini bukan hanya persoalan teknis, tetapi dapat berujung pada hilangnya kualitas, bahkan merugikan petani dan negara.

Gudang: Sekat Besi yang Menentukan Masa Depan Beras

Keberhasilan Bulog menyerap gabah dalam jumlah besar ternyata tidak sebanding dengan kesiapan daya tampung gudang. Banyak gudang yang kapasitasnya tak lagi memadai.

Bulog mencoba mengoptimalkan gudang filial di berbagai daerah. Upaya ini patut diapresiasi, tetapi persoalannya tidak berhenti pada ketersediaan ruang. Pengelolaan gudanglah yang menjadi penentu utama kualitas beras.

Kasus beras berkutu di salah satu gudang Bulog di Jogjakarta beberapa waktu lalu menjadi pengingat betapa pentingnya SOP penyimpanan. Bukan hanya mengejutkan publik, tetapi sekaligus membuka fakta bahwa penyimpanan pangan nasional masih memiliki celah serius.

Jika benar isu yang beredar bahwa sekitar 300 ribu ton beras mengalami masalah serupa di berbagai gudang, maka ini alarm keras bahwa ada yang tidak beres—entah terkait manajemen penyimpanan atau kualitas beras impor yang diterima.

Mencegah Kerusakan Dari Sejak Pintu Gudang Dibuka

Ada prinsip sederhana dalam penyimpanan pangan: kualitas hasil panen ditentukan bukan hanya oleh cara menanam, tetapi juga cara menyimpan.

Karena itu, beberapa langkah strategis harus menjadi standar baru Bulog:

  1. Pastikan kadar air gabah ideal sebelum masuk gudang. Gabah terlalu basah adalah pintu masuk jamur dan hama.
  2. Gunakan gudang yang bersih, kering, dan terlindung, bukan sekadar bangunan kosong dengan pintu besar.
  3. Kendalikan kelembaban dan suhu dengan peralatan memadai agar kondisi stabil.
  4. Perbaiki sistem ventilasi, karena aliran udara menentukan umur simpan.
  5. Atur tumpukan secara rapi dan tidak terlalu padat agar mudah diawasi.
  6. Lakukan inspeksi rutin, bukan insidental.
  7. Gunakan wadah penyimpanan yang bersih dan kedap udara untuk menghindari kontaminasi.

Langkah-langkah sederhana ini bisa menyelamatkan jutaan ton cadangan pangan dari kerugian yang sia-sia.

Jangan Ada Lagi ‘Beras Berkutu’ dalam Kamus Pangan Nasional

Fenomena beras berkutu tidak boleh kembali terjadi. Tidak pantas bagi sebuah lembaga strategis seperti Bulog, yang memegang mandat ketahanan pangan nasional, untuk menghadapi masalah yang sebetulnya dapat dicegah dengan pengelolaan yang cermat.

Petugas gudang memiliki peran yang tidak ringan. Setiap karung gabah yang masuk ke gudang adalah hasil keringat petani. Setiap butir beras yang diselamatkan adalah bagian dari tanggung jawab negara terhadap rakyatnya.

Oleh sebab itu, semangat “sukses penyerapan harus berarti sukses penyimpanan” harus menjadi roh baru Bulog.

Penutup: Menyelamatkan Apa yang Sudah Diperjuangkan

Gabah yang telah diserap dengan susah payah tidak boleh rusak hanya karena kelalaian dalam penyimpanan. Bulog harus menjadi “prime mover” dalam pengelolaan pangan nasional—bukan hanya di hilir ketika membeli gabah, tetapi terutama di hulu ketika menjaga kualitas beras sebagai kebutuhan pokok bangsa.

Semoga ini menjadi percik renungan bagi semua pemangku kepentingan pangan.
Mari kita jaga gabah, jaga beras, dan pada akhirnya jaga masa depan pangan Indonesia.

(Penulis: Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat)

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kayu Ulin Sudah Punah

Next Post

Humor Prabowo dan Ironi Besar PSI: Dari Menuding Pendusta Hingga Berebut Tepuk Tangan

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi
Feature

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai
Feature

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta
Crime

Bila Ijazah Asli;Roy CS Terancam Penjara 9 Bulan – Bila Palsu; Jokowi Terancam 10 Tahun

February 13, 2026
Next Post
Humor Prabowo dan Ironi Besar PSI: Dari Menuding Pendusta Hingga Berebut Tepuk Tangan

Humor Prabowo dan Ironi Besar PSI: Dari Menuding Pendusta Hingga Berebut Tepuk Tangan

Anti-Perundungan, SMA Muhammadiyah 25 Pamulang Perkuat Kapasitas Guru

Anti-Perundungan, SMA Muhammadiyah 25 Pamulang Perkuat Kapasitas Guru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute
Bisnis

10 Isu Prioritas Bisnis dan HAM di Indonesia 2026 Versi Setara Institute

by Karyudi Sutajah Putra
February 12, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews - Bisnis dan hak asasi manusia (HAM) adalah seperangkat prinsip yang berfokus pada tanggung jawab pelaku usaha untuk menegakkan...

Read more
Kuorum Tak Terpenuhi, DPR Tunda Paripurna Pengesahan RUU Pilkada

Habis KPK, Terbitlah MK: Dilemahkan!

February 7, 2026
Akankah Gibran Ancam Bunuh Prabowo Seperti di Filipina?

Ketika Prabowo Menantang Gibran Bertarung di 2029

February 7, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026
Hidayah yang Menemukan Akal  Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

Hidayah yang Menemukan Akal Ketika Al-Qur’an Berbicara tentang Peredaran Bumi

February 13, 2026
Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

Prof Euis Amalia: Karya FKI Lebih Konkret Dibanding ICMI dan KAHMI

February 13, 2026
Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

Ketua BEM UGM Dapat Teror Usai Suarakan Kasus Anak Bunuh Diri di NTT

February 13, 2026
Kalau Ijazah Jokowi Palsu, Terus Kenapa?: Ketika Moral Publik Dipatahkan dengan Santai

IF YOU CAN’T STAND THE HEAT, GET OUT OF THE KITCHEN

February 13, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pedagang Sea Food di Beijing Terkejut Dengan Larangan Total Impor Jepang

Krisis Suksesi Menghantui UMKM Jepang, Peluang Baru Terbuka bagi Mitra Asing

February 13, 2026
Rakyat Tolak Gibran, Prabowo Terima; Rakyat Minta Adili Jokowi, Prabowo Malah Serukan ‘Hidup Jokowi’

Damai Hari Lubis Bantah Minta Maaf dan Terima Uang: Ini Rekayasa Politik, Bukan Proses Hukum

February 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...