• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Sumpah Pemuda dan Spirit Kebangsaan

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
October 27, 2022
in Feature
0
Sumpah Pemuda dan Spirit Kebangsaan

Ilustrasi(KOMPAS/JITET)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Chappy Hakim, KSAU 2002-2005, penulis buku “Tanah Air Udaraku Indonesia”

Jakarta – Keputusan Kongres Pemuda kedua pada 27-28 Oktober 1928 di Batavia, terpampang dengan jelas perihal sebagai berikut:

Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah air Indonesia;

Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia;

Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Penekanan yang sangat gamblang terhadap tanah air, bangsa, dan bahasa jelas sekali memberikan wawasan kebangsaan yang sangat kental dalam memaknai impian dari tekad perjuangan sebagai warga negara Indonesia yang ingin merdeka. Landasan inilah yang seyogyanya tetap dan kekal mewarnai Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat dan sekaligus menjadi basis bagi pagar penjaga ketahanan nasional.

Tidak terasa sumpah itu telah berlalu selama 94 tahun, jauh lebih tua dari usia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sendiri yang baru diproklamirkan tahun 1945. Di sinilah istimewanya sumpah pemuda yang sudah merupakan tonggak dari sebuah kebulatan tekad para pemuda yang memimpikan kemerdekaan bagi bangsanya.

Dalam perjalanannya kemudian, tantangan ke depan yang akan dihadapi Indonesia semakin hari akan semakin berat. Laju kemajuan teknologi berjalan sangat cepat yang ditandai dengan berkembang luasnya arus informasi dan jaringan komunikasi antar-bangsa.

Batas negara secara fisik telah dengan mudah ditembus yang berakibat membawa pengaruh yang besar dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari. Perkembangan sosial politik budaya menembus batas adat dan kebiasaan tata perilaku tradisional setiap negara. Pemahaman tentang nasionalisme berhadapan langsung dengan internasionalisme.

Dunia memang terus berkembang dalam relung rongga yang seolah harus menyatu, kemudian dikenal dengan arus globalisasi. Sejak selesainya Perang Dunia Kedua, tidak dapat dihindari berkembangnya arus keras secara internasional dari setiap bangsa untuk bersatu padu menuju dunia yang aman dan sejahtera.

Sebuah fenomena yang sangat logis muncul sebagai akibat panjang penderitaan umat manusia karena perang dunia. Muncul aneka organisasi Internasional yang dimulai dengan Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Sayangnya tidak lama berlangsung muncul kemudian era perang dingin yang seakan membelah dunia menjadi dua bagian besar antara NATO dan Pakta Warsawa. Perkembangan yang terjadi kemudian adalah semakin dekatnya hubungan bangsa-bangsa terutama di Eropa dengan format Uni Eropa atau European Union.

Sementara itu Indonesia sendiri berusaha memosisikan diri untuk tetap netral, mulai dari memelopori organisasi Asia-Afrika yang pada intinya berjuang untuk melawan kolonialisme dan imperialisme, sampai dengan terbentuknya kelompok negara non-blok dan New Emerging Forces pada era perang dingin.

Sementar itu Asia Tenggara berkembang dengan organisasi kawasan regional yang dikenal dengan ASEAN. Tahun 2020, Uni Eropa mulai ditinggalkan oleh Kerajaan Inggris dengan Brexit-nya, sementara sebelum itu Amerika Serikat (AS) di era pemerintahan Donald Trump mempromosikan politik “American First”.

Hal ini memperlihatkan mulai bergesernya internasionalisme yang kembali ke pemahaman nasionalisme. Gejolak selanjutnya yang timbul akhir-akhir ini adalah terjadinya perang di Eropa antara Rusia dan Ukraina. Friksi yang masih merupakan sisa-sisa dari era perang dingin antara NATO dan Pakta Warsawa. Itulah semua pergolakan global yang kita saksikan bersama belakangan ini.

Bila kita melihat lingkungan strategis di kawasan Pasifik, maka jelas terlihat gejolak lain dari persaingan keras antara AS dengan China yang baru bangkit sebagai kekuatan ekonomi dunia baru. Persaingan yang kemudian mengantar kepada kancah US-China Trade War.

Suhu panas mulai membara di kawasan laut China Selatan, sementara pertumbuhan ekonomi global sudah dalam taraf berpindah dari kawasan Atlantic ke Indian and Pacific Ocean. Persaingan pengaruh Barat di kawasan Indo Pasifik telah membuat AS segera membentuk AUKUS, sebuah pakta militer yang menegaskan kembali bahwa tulang punggung kekuatan Barat di Pasifik adalah Austalia. Sebuah tindakan yang membuat China bereaksi keras dengan menuduh AS memicu dan memancing munculnya kembali persaingan persenjataan militer yang merefleksikan model perang dingin NATO versus blok Timur di masa lalu.

Perkembangan ini menjadi sebuah garis yang mulai timbul memisahkan blok Timur versus blok Barat. Pada titik ini maka Indonesia sebagai sebuah negara dalam posisi yang sangat strategis berhadapan dengan tantangan berat ke mana hendak berpihak di tengah pendirian yang telah lama kokoh untuk tetap bersikap netral.

Tantangan global yang diwarnai perkembangan teknologi, persaingan pengaruh Barat di kawasan Pasifik dan kemajuan ekonomi China membuat Indonesia tidak mudah untuk menentukan sikap.

Di sinilah paling tidak, spirit dari Sumpah Pemuda akan banyak berperan sebagai modal dasar dalam menentukan jati diri bangsa yang ingin tetap konsisten berjuang bagi kesejahteraan dan perdamaian dunia.

Dikutip dari Kompas.com, Rabu 26 Oktober 2022.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

“Revolusi Biru”: Bagaimana Budidaya Rumput Laut Baik Untuk Kita Dan Planet ini

Next Post

Hedonisme Para Penegak Hukum: KPK, Polisi, Jaksa Sama Saja

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai
Economy

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026
Economy

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Next Post
Ada “Dewan Kolonel” di PDIP

Hedonisme Para Penegak Hukum: KPK, Polisi, Jaksa Sama Saja

Berasal dari debu kembali menjadi debu

Berasal dari debu kembali menjadi debu

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist