• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Supersemar, Memori, dan Kesadaran Pentingnya Arsip

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
March 15, 2023
in Feature
0
Supersemar, Memori, dan Kesadaran Pentingnya Arsip
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Adif Rachmat Nugraha, Analis Kementerian PPN/Bappenas

Jakarta – Dokumen Supersemar, selain keunikan akronimnya (dari Surat Perintah Sebelas Maret), otentisitasnya sebagai suatu dokumen mandat dari Presiden Soekarno kepada Jenderal Soeharto untuk menjaga keamanan dan kestabilan jalannya pemerintahan pada 11 Maret 1966 tak pernah terverifikasi hingga saat ini. 

Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) setidaknya menyimpan enam versi Supersemar yang berasal dari berbagai sumber dengan versi keasliannya masing-masing. Sementara Presiden Soeharto sebagai orang yang mendapatkan surat perintah tersebut, tak pernah secara terang mengungkapkan versi asli Supersemar sampai akhir hayatnya pada Januari 2008. Begitu pun dengan orang-orang di sekitar Soeharto – yaitu M Jusuf, Amirmachmud, dan Basuki Rachmat – yang menjadi saksi mata penyusunan dan penandatanganan naskah Supersemar oleh Presiden Soekarno.

Hilangnya jejak dokumen asli Supersemar memunculkan keprihatinan mendalam, mengingat dokumen itu memainkan peran penting dalam transisi penyelenggaraan pemerintahan Indonesia dari Soekarno ke Soeharto, mengakhiri Orde Lama dan memulai lembaran Orde Baru. Meskipun Soekarno dalam beberapa kesempatan menyampaikan bahwa Supersemar bukanlah dokumen pengalihan kewenangan (transfer of authority).

Situasi hampir serupa juga terjadi dalam momen penyusunan naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 dinihari di rumah Laksamana Tadashi Maeda. Setelah tuntas ditik oleh Sayuti Melik, naskah asli proklamasi yang penuh coretan tanpa sadar dibuang ke tempat sampah.

Beruntung, Burhanuddin Mohammad Diah, salah satu aktivis pemuda yang hadir di rumah Maeda menyadari hal itu dan mengamankannya dalam arsip pribadi selama hampir 47 tahun, sebelum akhirnya diserahkan secara langsung kepada pemerintah melalui Presiden Soeharto pada Mei 1992.

Tanpa kesadaran Diah untuk menyelamatkan rough draft tersebut, sejarah penyusunan proklamasi kemerdekaan Indonesia akan berbicara lain saat ini. Dapat dipahami bahwa kesadaran akan pentingnya arsip dan kerja kearsipan tampaknya belum menjadi perhatian penting ketika itu, di tengah upaya penyelenggaraan kearsipan yang terus mencari bentuk idealnya.

Namun, bagaimana di masa-masa sesudahnya? Sudahkah kesadaran tersebut makin meningkat?

Sejarah

“No document, no history”; tidak ada dokumen, maka tidak ada sejarah. Begitulah ungkapan yang tertulis dalam buku legendaris karangan sejarawan Louis Gottcschalk, Understanding History (1950). Ungkapan ini menggarisbawahi pentingnya dokumen tekstual, dalam hal ini arsip, dalam studi sejarah.

Keberadaan dokumen memperlihatkan keunggulannya dari sisi kredibilitas dan kemampuannya memulai rekonstruksi sejarah secara runtut serta rinci, yang berhubungan erat dengan kekuatannya dalam menyimpan memori historis, baik dari kelompok dominan maupun mereka yang terpinggirkan.

Di masa lalu, pemerintah kolonial Belanda membangun Landsarchief, lembaga kearsipan yang mengelola arsip-arsip kolonial, termasuk arsip yang diproduksi VOC. Begitu pun dengan beberapa kerajaan di Jawa yang membangun lembaga kearsipan seperti Widya Budaya di Keraton Yogyakarta dan Rekso Pustoko di Puro Mangkunegaran.

Dari kerja-kerja kearsipan yang ditekuni lembaga-lembaga tersebut, terhampar kekayaan khazanah arsip yang menyimpan catatan perjalanan Nusantara di waktu lampau. Saat ini, telah banyak modalitas yang dimiliki dalam memperkuat bangunan kearsipan Indonesia.

Secara institusional, ANRI makin mengukuhkan diri sebagai lembaga kearsipan yang profesional dan berpengaruh dalam kancah kearsipan global. Transformasi digital di bidang kearsipan digalakkan lewat berbagai strategi digitalisasi arsip dan pengembangan sistem informasi terintegrasi.

Jejaring jasa usaha dan komunitas pegiat kearsipan pun mulai bertumbuhan di berbagai penjuru Nusantara.

Di samping itu, Undang-Undang (UU) Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan juga telah memberikan landasan yang kukuh dengan memandatkan ruang lingkup penyelenggaraan kearsipan mencakup keseluruhan penetapan kebijakan, pembinaan kearsipan, dan pengelolaan arsip dalam suatu sistem kearsipan nasional yang didukung sumberdaya manusia, sarana dan prasarana, serta sumberdaya lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Budaya Arsip

Namun yang pertama dan utama adalah menggelorakan budaya dokumentasi dan arsip menjadi tugas penting yang tidak hanya dimandatkan bagi mereka yang bekerja di sektor publik, tetapi juga di berbagai lini kehidupan, termasuk di tingkat keluarga. Tampak remeh, namun bermakna krusial dalam menjaga memori individu dan kolektif berbangsa.

Kerja-kerja tersebut perlu diletakkan di atas kesadaran bahwa tanpa dicatat dan didokumentasikan, apa pun yang terjadi di atas muka bumi ini akan segera terlupakan.

Di tingkat keluarga, kebiasaan melakukan pengarsipan dokumen penting seperti akta kelahiran, kartu keluarga, ijazah, foto atau catatan penting lainnya akan membantu anggota keluarga untuk mengaksesnya secara cepat jika dibutuhkan.

Di tingkat komunitas RT/RW, pencatatan dan pengarsipan memainkan peran penting dalam merekam dinamika lingkungan serta perubahan sosial kemasyarakatan. Begitu pula dengan organisasi sektor publik dan privat, baik tingkat pemerintah desa/kelurahan, kecamatan, kota/kabupaten, hingga tingkat nasional.

Di lembaga kepresidenan, segala catatan, naskah, dokumen kebijakan, dan sumber primer bernilai sejarah yang diproduksi oleh para Presiden dan Wakil Presiden merupakan artefak berharga, yang di banyak negara menjadi modal vital pendirian ‘Presidential Library’ serta menjadi poros penting pengembangan studi kepresidenan (presidential study).

Memori mengenai kepemimpinan nasional tak hanya berbayang samar, namun terekam jelas dan dapat dirujuk oleh berbagai generasi setelahnya.

Kini, dengan adanya kemajuan teknologi, kecepatan dan ketepatan menjadi keniscayaan dalam kerja kearsipan, sejalan dengan membanjirnya arsip dalam format paperless, tak lagi berbasis kertas. Teknologi penyimpanan data telah berkembang sedemikian rupa dengan kapasitas penyimpanan hingga bilangan yang tak terhitung jumlahnya.

Namun, tanpa didukung budaya arsip yang terinternalisasi di level individu, organisasi, dan bernegara, berbagai perangkat serta piranti canggih yang ada akan sulit mencapai tujuannya. 

Dikutip dari Kompas.com, Selasa 15 Maret 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

BI: Struktur Utang Luar Negeri Sehat dan Terkendali

Next Post

Kejagung Kembali Periksa Adik Johnny G Plate; Gregorius Alex Plate

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi
Feature

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur
Birokrasi

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026
Economy

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026
Next Post
Mengkominfo Johnny G Plate Rabu Lusa Harus Menghadap  Kejagung Lagi Untuk  Diperiksa Lebih Dalam

Kejagung Kembali Periksa Adik Johnny G Plate; Gregorius Alex Plate

Ciliwung Meluap Lagi, 20 RT di Jakarta Timur ‘Tenggelam’

Ciliwung Meluap Lagi, 20 RT di Jakarta Timur 'Tenggelam'

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi
Feature

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

by Karyudi Sutajah Putra
April 19, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Jusuf Kalla (JK) sudah membuka front pertempuran....

Read more
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

Blanket Overflight Militer AS Ancaman Serius bagi Kedaulatan Indonesia

April 17, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026
MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

MBG: Gagasan Lama, Eksekusi Tergesa, dan Arah yang Kabur

April 20, 2026

Mengelola Risiko DSR 40%: Ketika Negara Seperti Keluarga yang Terlilit Cicilan di Tengah Dunia yang Bergejolak

April 20, 2026

Inspirasi Kecil di Senja itu dan Coretan Indah Ali Syarief

April 19, 2026
Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

Sikat dan Semir Sepatu: Puncak Absurditas Anggaran “Bakar Duit” Badan Gizi Nasional

April 19, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

Gelombang Opini dan Senjakala Kepemimpinan: Yahya Cholil Staquf Terancam Tidak Dipilih Lagi

April 20, 2026
Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

April 20, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist