• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Supriyani Jilid II di Sorong

fusilat by fusilat
November 8, 2024
in Crime, Feature, Pojok KSP
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Sarjana Pendidikan UNS

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Jakarta – Bila di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara, ada kasus Supriyani (36), maka di Sorong, Papua Barat Daya, ada kasus SA. Bahkan kasus SA bisa disebut sebagai kasus Supriyani Jilid II karena kemiripannya.

Keduanya sama-sama guru. Supriyani guru honorer di SDN 04 Baito, SA guru SMP di Kota Sorong.

Supriyani dituduh memukul D, seorang siswi anak dari Kanit Intelkam Polsek Baito Aipda Hasyim Wibowo. SA dituduh menyebarkan tanpa izin video siswinya, ES (13), yang sedang menggambar alis dengan alat tulis saat pelajaran sedang berlangsung di dalam kelas, di akun TikTok sehingga viral.

Supriyani dilaporkan ke Polsek Baito dan disebut diminta uang damai Rp50 juta. SA diajak orangtua ES ke kantor polisi dan disebut diminta denda Rp100 juta, Rabu (6/11/2024).

Keduanya hanya sanggup membayar Rp20 juta. Kasus Supriyani pun bergulir ke pengadilan setelah tak ada titik temu.

Sementara jika sampai tenggat Sabtu (9/11/2024) esok SA tak membayar, ia akan dilaporkan ke polisi. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Sorong pun sedang menggalang dana dari 3.500 anggotanya untuk menutup kekurangan dana Rp80 juta yang harus diserahkan SA ke orangtua ES.

Lantas akan seperti apa akhir kasus Supriyani dan SA ini? Masih perlu waktu untuk mencermati.

Yang jelas, proses persidangan Supriyani masih berlangsung di Pengadilan Negeri Andoolu, Konawe Selatan.

Supriyani disebut tidak hanya diminta uang damai Rp50 juta supaya kasusnya dihentikan, tetapi juga diduga dimintai uang oleh oknum Polsek Baito Rp2 juta supaya tidak ditahan.

Oknum Kejaksaan Negeri Konawe Selatan juga disebut minta uang Rp15 juta ke Supriyani supaya tidak ditahan.

Terkait hal itu, Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sultra telah melakukan pemeriksaan terhadap tujuh anggota Polsek Baito dan Polres Konawe Selatan. Bahkan Kapolsek Baito Iptu Muhammad Idris dan Kanitserse Polsek Baito Aipda Amiruddin disebut menjalani sidang etik.

Kejaksaan Tinggi Sultra juga melakukan pemeriksaan terhadap empat jaksa Kejaksaan Negeri Konawe Selatan.

Nah, sementara proses persidangan terus berlangsung, mediasi perdamaian pun terus diupayakan. Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga pun memprakarsai mediasi. Namun belakangan, Supriyani mencabut kesepakatan damai. Akibatnya, Surunuddin pun murka. Bupati Konawe Selatan itu melayangkan somasi karena merasa dicemarkan nama baiknya oleh Supriyani.

Bagaimana Supriyani yang hanya seorang guru honorer diminta uang Rp50 juta, Rp2 juta dan Tp15 juta? Betapa teganya kalau itu sampai terjadi.

Bagaimana pula SA yang hanya seorang guru diminta uang denda Rp100 juta? Betapa teganya pula kalau sampai itu terjadi.

Lalu, mengapa Sunuruddin juga melayangkan somasi? Bukankah Supriyani seorang yang lemah?

Mengapa Bupati Konawe Selatan itu merasa dicemarkan nama baiknya hanya gara-gara Supriyani mencabut kesepakatan karena kesepakatan itu dibuat dalam kondisi mental dia merasa tertekan?

Justru kalau Sunuruddin meneruskan somasinya bahkan berujung pada proses hukum lain yang menyeret Supriyani, nama Bupati Konawe Selatan itu akan lebih tercemar lagi.

Lagi pula, kalau kasusnya sudah sampai di pengadilan buat apa dimediasi? Sudah terlambat. Sudah tak berguna.

Lihat saja reaksi publik setelah kasus Supriyani itu viral di media sosial. Mayoritas Netizen justru membela Supriyani meskipun perempuan itu kini menjadi pesakitan.

Pelapor dan pihak-pihak yang memproses hukum Supriyani kini juga kebakaran jenggot. Lalu berupaya cuci tangan dengan berbagai cara.

Kini, kita tunggu saja vonis PN Andoolu untuk terdakwa Supriyani. Mudah-mudahan majelis hakim yang menyidangkannya masih punya hati nurani.

Kita tunggu pula proses mediasi, dan mungkin proses hukum terhadap guru SA di Sorong yang merupakan kasus Supriyani Jilid II. Semoga masih ada keadilan di sana.

Guru memang bak menghadapi buah Simalakama: dimakan ibu mati, tak dimakan bapak mati.

Mendisiplinkan murid bisa berujung pidana. Membiarkan murid tidak disiplin juga akan salah karena guru bertugas mendidik mereka.

Cara-cara yang ditempuh guru terkadang memang sedikit mengandung kekerasan. Tapi yakinlah tak ada niat dari guru untuk menyakiti apalagi mencelakai muridnya. Guru adalah manusia biasa, tempatnya salah dan lupa.

Mestinya, sepanjang “kekerasan” yang dilakukan guru itu masih dalam batas wajar, tidak menimbulkan luka apalagi cedera, orangtua memakluminya. Jangan sedikit-sedikit lapor polisi.

Polisi dan aparat penegak hukum lainnya mestinya juga lebih mengedepankan “restorative justice” atau keadilan restorasi dengan mengutamakan penyelesaian perselisihan di luar pengadilan. Jangan pakai aji mumpung.

Alhasil, akan berbahaya jika guru-guru nanti enggan mengajar gegara banyak guru dipidanakan. Hukum bukan satu-satunya penyelesaian!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sri Mulyani Indrawati Pimpin Badan Intelijen Keuangan Bentukan Prabowo

Next Post

Gerakan 4B: Perlawanan Feminis Korea Menginspirasi Protes Mogok Seks Pasca Kemenangan Trump

fusilat

fusilat

Related Posts

Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Next Post
Kerusuhan Capitol menuding Trump Sebagai upaya kudeta’ 6 Januari

Gerakan 4B: Perlawanan Feminis Korea Menginspirasi Protes Mogok Seks Pasca Kemenangan Trump

Apa Itu Gerakan Empat ‘B’ “Gerakan Radikal Perempuan Korea Selatan Melawan Patriarki”

Apa Itu Gerakan Empat ‘B’ "Gerakan Radikal Perempuan Korea Selatan Melawan Patriarki"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...