Surat itu berisi ancaman dari Kelompok rasis/ Islamophobi yang berencana melakukan ancaman kepada umat Islam seperti apa yang mereka lakukan kepada orang Yahudi di masa lalu dan termasuk penghinaan langsung terhadap Islam.
Fusilatnews – TRT World – Sebuah masjid di Jerman menerima surat ancaman, kata seorang pejabat.
Surat itu ditujukan ke Masjid Eyup Sultan di kota Bramsche di negara bagian Lower Saxony pada hari Jumat (4/8).
“Lanjutkan seperti ini. Apa yang kami lakukan pada orang Yahudi, akan kami lakukan juga padamu. Hari itu tidak lama lagi,” katanya.
Surat itu juga berisi penghinaan terhadap Islam.
Ahmet Irmak, presiden masjid yang berafiliasi dengan Persatuan Islam Turki untuk Urusan Agama (DITIB), mengatakan bahwa masjid lain di wilayah tersebut menerima surat ancaman awal pekan ini.
Kedua surat itu disegel dengan NSU 2.0, mengacu pada kelompok neo-Nazi yang bertanggung jawab atas serangkaian pembunuhan.
Meningkatnya serangan terhadap masjid di Jerman
Irmak mencatat, surat serupa telah dikirimkan kepada mereka sekitar setahun yang lalu melalui pos.
Dia menyatakan keprihatinan tentang ancaman tersebut dan meminta pihak berwenang untuk memperhatikan insiden ini.
Dia mengatakan mereka telah mengajukan pengaduan pidana ke polisi.
Setidaknya 35 masjid diserang di Jerman tahun lalu, dengan mayoritas serangan ini dimotivasi oleh sentimen anti-Muslim dan ekstremisme sayap kanan di negara tersebut, menurut DITIB.
Brandeilig, sebuah inisiatif dari kelompok hak asasi FAIR International, dengan cermat mendokumentasikan sekitar 840 insiden antara tahun 2014 dan 2022.
Peringatan ancaman itu juga muncul setelah serangkaian tindakan penodaan Alquran di Swedia dan Denmark, yang menuai kecaman luas dari dunia Muslim
Sumber TRT World

























