• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Swasembada Beras: Dari Seremoni Tanam Raya Menuju Kesejahteraan Petani

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
April 25, 2025
in Economy, Feature
0
MEMPERKOKOH KEBERADAAN BADAN PANGAN NASIONAL
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastaatmadja – Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

Pemerintah kembali menggelar tanam padi serentak di Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan, sebagaimana dirilis oleh detikfinance. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Di bawah komando langsung Presiden Prabowo Subianto dan dengan dukungan teknologi drone, tanam raya menjadi simbol awal dari upaya strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan nasional.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan bahwa tanam serentak ini dilaksanakan di 160 kabupaten se-Indonesia, dengan target luas tanam pada April 2025 mencapai 1,3 juta hektare. Jika berhasil, ini berpotensi menghasilkan sekitar 7,5 juta ton gabah, atau 3,5–4 juta ton beras.

Tak hanya itu, musim panen kali ini juga mencatat rekor serapan tertinggi beras oleh Perum Bulog dalam satu dekade terakhir, dengan cadangan mencapai 3 juta ton. Sebuah capaian yang patut diapresiasi dan dijadikan modal awal menuju swasembada beras yang sesungguhnya.

Efisiensi, Produksi, dan Perlindungan

Tanam raya, atau tanam serentak, merupakan metode strategis yang digerakkan secara kolektif oleh para petani dalam satu wilayah. Tujuannya jelas: meningkatkan efisiensi, menekan serangan hama, serta memaksimalkan hasil produksi. Melalui pendekatan ini, diharapkan terjadi peningkatan produktivitas sekaligus penguatan terhadap sistem pertanian nasional.

Namun, penting untuk dicatat bahwa kegiatan ini bukan semata-mata untuk mengejar angka-angka produksi. Ini adalah bentuk keberpihakan terhadap petani. Bahwa negara hadir, memberi arah, teknologi, dan kebijakan yang memihak pada pelaku utama pertanian.

Presiden Prabowo, melalui aksi simbolik dan kebijakan nyata di lapangan, memperlihatkan kepedulian terhadap nasib para petani, sekaligus komitmennya terhadap agenda besar swasembada beras.

Produksi Meningkat, Petani Sejahtera?

Pujian layak diberikan kepada jajaran Kementerian Pertanian atas kinerja impresif mereka. Namun di tengah keberhasilan itu, muncul satu pertanyaan krusial: Apakah pemerintah sudah memiliki grand desain swasembada beras yang juga mensejahterakan petaninya?

Sebab sejarah mengajarkan kita bahwa produksi yang meningkat belum tentu berbanding lurus dengan kesejahteraan petani. Banyak faktor lain yang turut menentukan, salah satunya adalah harga jual gabah di tingkat petani.

Kebijakan pemerintah yang menetapkan “satu harga” pembelian gabah serta membebaskan petani dari syarat kadar air dan kadar hampa, adalah angin segar yang patut diapresiasi. Kebijakan ini akan sangat berarti bila benar-benar diawasi dan diimplementasikan dengan serius di lapangan.

Lebih menggembirakan lagi, Presiden Prabowo sendiri turun langsung memantau pelaksanaan kebijakan ini. Ini memberikan harapan bahwa perhatian terhadap petani tak hanya berhenti di forum-forum rapat atau berita media, tetapi juga nyata di lapangan.

Swasembada: Trend atau Permanen?

Dengan cadangan beras di atas 3 juta ton dan kebijakan penghentian impor beras konsumsi mulai 2025, wajar jika kita mengumandangkan: Selamat datang kembali Swasembada Beras!

Namun, pertanyaan lanjutannya: Bisakah kita menjaga swasembada itu secara berkelanjutan?

Selama ini, pencapaian swasembada seringkali hanya bersifat sesaat—on trend, bukan permanen. Artinya, kita mampu swasembada dalam kurun waktu tertentu, tetapi gagal menjadikannya sebagai kondisi yang mapan dan konsisten.

Swasembada permanen hanya akan tercapai bila dibangun dengan sistem pertanian yang kokoh, kebijakan harga yang adil, infrastruktur yang mendukung, dan tentu saja, komitmen politik yang tidak berubah-ubah.

Menjaga Harapan di Tengah Tantangan

Tanam raya yang digelar di Banyuasin, Sumatera Selatan, dengan target ambisius produksi 7,5 juta ton gabah, tentu menjadi tonggak penting. Tapi seiring itu, kita harus mengingat bahwa harapan besar ini sangat bergantung pada faktor eksternal seperti iklim dan cuaca, sebagaimana diingatkan oleh BMKG.

Tak peduli seberapa besar anggaran yang digelontorkan, bila cuaca tidak bersahabat, mimpi swasembada bisa buyar seketika. Maka perlu ada mitigasi risiko yang matang dan kebijakan adaptif menghadapi perubahan iklim.

Akhirnya, mari kita pastikan bahwa swasembada bukan hanya tentang mencetak rekor produksi, tetapi juga tentang mencetak sejarah baru: Petani sejahtera di tanah sendiri, dengan harga yang layak, dan kehidupan yang bermartabat.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jika Ijazah Jokowi Asli, Kenapa Tak Gugat UGM Saja?

Next Post

Kasus Ijazah Jokowi: Dari Akademisi Dikriminalisasi hingga Ancaman Investigasi Internasional

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG
Economy

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara
Feature

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026
Next Post
Ijazah-Nya Tak Boleh Difoto

Kasus Ijazah Jokowi: Dari Akademisi Dikriminalisasi hingga Ancaman Investigasi Internasional

Penegakan Hukum Jeblok. Mahfud Tak Terima, Tuding Ada  Upaya Pembelokan Persepsi.

Membaca Kasus Ijazah Jokowi Itu: Ujian Bagi Hukum dan Integritas Bangsa

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026
Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

Teater “Haqqul Yaqin” di Hambalang: Saat Data Dikalahkan Frekuensi Suara

March 26, 2026

MUNGKINKAH PENJAJAHAN DIHAPUSKAN DARI MUKA BUMI?

March 26, 2026
Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

Harga BBM Mahal, Rakyat Terjepit: Membandingkan Jepang dan Indonesia dari Sudut Daya Beli

March 26, 2026
Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

Japan Lepas Cadangan Minyak Negara untuk Stabilkan Pasokan Energi

March 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...