• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tantangan Kepemimpinan Prabowo: Watak Militer dalam Posisi Sipil

Ali Syarief by Ali Syarief
August 18, 2024
in Feature, Politik
0
Sri Mulyani vs Prabowo, “Berantem” Terkait Penganggaran Super Jumbo di Kemenhan
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam menganalisis bagaimana watak seorang mantan tentara seperti Prabowo Subianto dapat mempengaruhi kepemimpinannya sebagai presiden, penting untuk melihat karakteristik umum yang sering dikaitkan dengan latar belakang militer serta membandingkannya dengan presiden-presiden lain di dunia yang memiliki latar belakang serupa.

Watak Tentara: Melawan, Menumpas, dan Membunuh Musuh
Tentara dilatih untuk disiplin, berorientasi pada misi, serta bersikap tegas dalam menghadapi musuh. Mereka juga diajarkan untuk mempertahankan kedaulatan negara dengan segala cara, termasuk kekuatan militer jika diperlukan. Watak ini sering diartikan sebagai kepemimpinan yang tegas, tidak kompromi, dan fokus pada hasil.

Prabowo Subianto: Sang Jenderal Menjadi Presiden
Sebagai mantan jenderal, Prabowo memiliki latar belakang yang sangat kuat dalam dunia militer. Watak tegas dan berorientasi pada tujuan dapat menjadi kekuatan dalam kepemimpinannya, terutama dalam hal keamanan nasional dan kebijakan luar negeri. Namun, tantangan yang muncul adalah bagaimana Prabowo akan menyeimbangkan watak militernya dengan tuntutan kepemimpinan sipil yang membutuhkan dialog, konsensus, dan pendekatan diplomatis.

** Perbandingan dengan Presiden-Presiden Lain yang Mantan Tentara**

  1. Dwight D. Eisenhower (Amerika Serikat)
    Eisenhower adalah mantan Jenderal Angkatan Darat yang memimpin pasukan Sekutu selama Perang Dunia II. Sebagai presiden, Eisenhower dikenal dengan pendekatan pragmatis dan cenderung moderat. Meskipun berlatar belakang militer, ia lebih memilih pendekatan diplomatik dalam kebijakan luar negeri dan berhasil menghindari konfrontasi langsung selama Perang Dingin.

  2. Hosni Mubarak (Mesir)
    Mubarak, mantan panglima angkatan udara Mesir, memimpin Mesir selama hampir 30 tahun. Kepemimpinannya ditandai oleh stabilitas internal yang didukung oleh kekuatan militer, tetapi juga dengan represi politik yang kuat. Mubarak menggunakan kekuatan militer untuk menjaga kekuasaannya, yang akhirnya memicu ketidakpuasan publik dan berakhir dengan revolusi.

  3. Suharto (Indonesia)
    Suharto adalah mantan jenderal yang mengambil alih kekuasaan setelah menggulingkan Sukarno. Selama pemerintahannya, Suharto menerapkan pendekatan militeristik dalam mengelola negara, terutama dalam menumpas oposisi politik. Meskipun Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang signifikan, pendekatan represifnya menyebabkan banyak pelanggaran hak asasi manusia.

  4. Vladimir Putin (Rusia)
    Meskipun Putin tidak memiliki latar belakang militer langsung, ia adalah mantan agen KGB, yang merupakan organisasi keamanan dan intelijen. Kepemimpinannya sering kali mencerminkan pendekatan yang keras dan fokus pada keamanan negara. Putin cenderung menggunakan taktik militer dan intelijen untuk menjaga kekuasaan dan memperluas pengaruh Rusia.

**Kesimpulan
Prabowo Subianto, seperti presiden lain dengan latar belakang militer, memiliki potensi untuk menerapkan kepemimpinan yang tegas dan fokus pada keamanan. Namun, tantangan bagi Prabowo adalah bagaimana ia akan menyeimbangkan watak militernya dengan kebutuhan untuk mengelola negara dengan pendekatan yang lebih sipil, inklusif, dan diplomatis. Pengalaman dari presiden lain menunjukkan bahwa mantan tentara bisa menjadi pemimpin yang sukses, asalkan mereka mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan kepemimpinan yang berbeda dari medan perang.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jessica Kumala Wongso, Terpidana Kasus Kopi Sianida, Akan Dibebaskan Bersyarat

Next Post

Kemewahan Berlebihan di Istana IKN: Simbol Kemajuan atau Pemborosan?

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Kemewahan Berlebihan di Istana IKN: Simbol Kemajuan atau Pemborosan?

Kemewahan Berlebihan di Istana IKN: Simbol Kemajuan atau Pemborosan?

Refleksi HUT RI ke-79: Kemegahan yang Mengaburkan Jasa Para Pahlawan

Refleksi HUT RI ke-79: Kemegahan yang Mengaburkan Jasa Para Pahlawan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist