• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“Tergoda” Janda, Ada Apa dengan RIDO?

fusilat by fusilat
November 23, 2024
in Feature, Pojok KSP, Politik
0
Bikin Gaduh, Ridwan Kamil Desak Minta Maaf Arteria Dahlan

Ridwan Kamil. Foto/Dok.

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI)

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Jakarta – Ah, seandainya bukan Suswono yang mengucapkan, mungkin calon wakil gubernur di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024 ini sudah didemo berjilid-jilid. Tapi karena Suswono, yang antara lain didukung Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mengucapkan, maka aman-aman saja.

Memang, ada ormas yang melaporkan Suswono ke Polda Metro Jaya dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta. Tapi karena tidak ada tekanan publik, polisi dan bawaslu mungkin berpikir tidak perlu “gercep” (gerak cepat).

Berbeda dengan ada tekanan publik, baik melalui media sosial sehingga viral, atau pun lewat aksi demonstrasi berjilid-jilid seperti terhadap Basuki Tjahaja Purnama saat sosok yang akrab disapa Ahok itu menjadi calon gubernur di Pilkada DKI Jakarta 2017 yang didemo berjilid-jilid, terutama oleh massa yang terafiliasi dengan PKS.

Apalagi, sudah ada semacam “legitimasi” dari Habib Rizieq Syihab bahwa apa yang diucapkan Suswono itu bukan penistaan agama, melainkan hanya terpeleset lidah.

Pun, kata HRS, begitu menyadari salah ucap, Suswono langsung minta maaf. Berbeda dengan Ahok yang tidak langsung minta maaf, dan juga bukan hanya sekali Ahok mengucapkan ihwal Surat Al Maidah ayat (51) yang digunakan elite politik untuk membodohi rakyat.

Suswono adalah cawagub Jakarta yang didukung Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang antara lain berisi PKS.

Akhir Oktober lalu, dalam sosialisasi di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, bekas Menteri Pertanian itu menyarankan janda-janda kaya untuk menikahi pemuda pengangguran.

Politikus PKS itu kemudian memberikan contoh Siti Khadijah, janda kaya berumur 40 tahun yang menikahi Muhammad yang saat itu baru berusia 25 tahun dan belum diangkat Allah SWT menjadi Nabi.

Sontak, pernyataan kontroversial itu menuai reaksi publik. Suswono dianggap melecehkan Nabi Muhammad SAW yang disebutnya sebagai pengangguran. Padahal saat berusia 25 tahun, Muhammad yang kelak menjadi Nabi dan Rasul sudah berniaga.

Mungkin karena melihat Suswono aman-aman saja, Ridwan Kamil, calon gubernur Jakarta yang berpasangan dengan Suswono di Pilkada 2024, yang kemudian disebut dengan RIDO, merasa tergoda untuk juga mengeksplorasi, kalau tak boleh disebut mengeksploitasi, janda. Ada apa dengan RIDO?

Saat menggelar kampanye di Jakarta Timur, Sabtu (16/11/2024), seperti dalam rekaman video yang beredar, Kang Emil panggilan akrab Ridwan Kamil, melontarkan pernyataan mengenai status janda.

Cuplikan video yang beredar di media sosial merekam pernyataan Kang Emil terkait mengurus janda di Tanah Air.

Dalam video yang dibagikan oleh akun X @BosPurwa pada 21 November 2024, seperti dilansir sebuah media, nampak Kang Emil berdiri di atas panggung dan berbicara di depan para pendukungnya.

“Nanti janda-janda akan disantuni oleh Pak Habiburohman, akan diurus lahir batin oleh Bang Ali Lubis, akan diberi sembako oleh Bang Adnan. Dan kalau cocok akan dinikahin oleh Bang Rian. Tepuk tangan untuk wakil-wakil kita,” ucap Kang Emil.

Ihwal janda yang dilontarkan Kang Emil pun menuai polemik. Bekas Gubernur Jawa Barat itu dinilai melecehkan janda.

Peyoratif

Entah apa yang berkecamuk dalam benak Suswono, dan kemudian Kang Emil, sehingga saat berhadapan dengan para pendukungnya yang terlontar adalah kata janda. Mungkin dalam benak mereka berkeliaran janda-janda muda, cantik pula. Mungkin. Sebab ucapan adalah cerminan pikiran atau hati.

Janda, kata banyak orang, lebih menggoda. Apakah Suswono dan Kang Emil memang sedang tergoda oleh janda?

Ataukah hanya tergoda menggunakan kata janda untuk materi sosialisasi atau kampanye mereka? Lalu, di mana sisi menariknya, apa justru tidak melecehkan janda?

Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, ihwal janda yang dilontarkan Suswono dan Kang Emil sudah terlanjur menuai polemik.

Suswono, misalnya, dikaitkan dengan dugaan penistaan agama karena ia mengambil contoh pernikahan Siti Khadijah dengan Nabi Muhammad SAW yang dianalogikan dengan janda kaya menikahi pemuda pengangguran.

Adapun Kang Emil dikaitkan dengan pelecehan status janda, karena faktanya tak sedikit janda yang mandiri bahkan berkecukupan.

Susi Pudjiastuti, misalnya. Bekas Menteri Kelautan dan Perikanan ini mengkritik pernyataan Kang Emil karena sebagai janda, pemilik maskapai penerbangan Susi Air itu justru merasa “happy” (bahagia) dan mandiri.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), janda berarti wanita yang tidak bersuami lagi karena bercerai atau pun karena ditinggal mati suaminya.

Janda, seperti kosa kata pada umumnya, bersifat netral. Namun kian lama kemudian kosa kata janda makin mengalami peyorasi.

Peyorasi adalah kata atau bentuk tata bahasa yang mengungkapkan pandangan rendah terkait seseorang atau sesuatu.

Dikutip dari Wikipedia, Sabtu (23/11/2024), peyorasi adalah unsur bahasa yang memberikan makna menghina, merendahkan dan sebagainya, yang digunakan untuk menyatakan penghinaan atau ketidaksukaan seorang pembicara.

Kadang kala, sebuah kata lahir sebagai sebuah kata peyoratif, tetapi lama-kelamaan digunakan sebagai kata yang tidak bersifat peyoratif atau netral.

Dalam linguistik, fenomena ini dikenal sebagai meliorasi, atau ameliorasi, atau perubahan semantik.

Namun berbeda dengan kosa kata lainnya, kata janda dari waktu ke waktu tetap mengalami peyorasi. Sampai kemudian muncul kata dalam bahasa Inggris untuk menggantikan kata janda, yakni “single parent” atau orangtua tunggal.

Tapi istilah “single parent” juga kurang tepat untuk menggantikan kata janda, karena orangtua itu bisa perempuan atau laki-laki. Sebab itu, kata “single parent” juga bisa digunakan untuk menggantikan kata duda.

Alhasil, kata apa yang tepat untuk menggantikan kata janda? Barangkali ini menjadi PR (pekerjaan rumah) Kang Emil dan Suswono untuk menemukannya.

Yang jelas, untuk sementara pasangan RIDO aman dari jeratan hukum. Tak tahu nanti di bilik suara saat pencoblosan Pilkada Jakarta 2024 pada 27 November mendatang, apakah suara RIDO juga akan aman?

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Diduga Terkait Tambang Ilegal, Memicu AKP Dadang Iskandar Menembak Mati AKP Ulil Ryanto Anshari di Solok Sumbar.

Next Post

Deklarasi Relawan Anies Baswedan Dukung Pasangan Pramono Anung-Rano Karno

fusilat

fusilat

Related Posts

Feature

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis
Birokrasi

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah
Feature

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
Next Post
Deklarasi Relawan Anies Baswedan Dukung Pasangan Pramono Anung-Rano Karno

Deklarasi Relawan Anies Baswedan Dukung Pasangan Pramono Anung-Rano Karno

Setelah Tahan Imbang Australia Indonesia Lolos ke Piala Asia U-17 2025

Setelah Kebobolan 2 Gol Permainan Timnas Arab Saudi Terkunci

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa
Birokrasi

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

by Karyudi Sutajah Putra
June 13, 2026
0

Jakarta - FuilatNews.--, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dimobilisasi untuk menghadapi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa titik di Jakarta. Sehari sebelumnya,...

Read more
Aktivis 98 Kutuk Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus

Vonis Kasus Andrie Yunus: Pelanggengan Impunitas dan Remiliterisasi

June 12, 2026
IPW Desak Propam Polda Metro Jaya Sidangkan Penyidik Polres Depok

IPW Sarankan Judicial Review ke MK Jika Tak Puas dengan UU Polri Baru

June 12, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026
Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

Jika Korupsi Bisa Diselesaikan dalam Waktu Singkat, Mengapa Prabowo Minta Dua Periode? Tanya Fahri Hamzah

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

Bagaimana Wapres Gibran Menyelesaikan Rupiah yang Terpuruk dan Ekonomi yang Memburuk?

June 12, 2026
Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

Papua: Kaya untuk Jakarta, Miskin untuk Orang Papua

June 12, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Rakyat Hendak Dibenturkan

June 13, 2026
Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

Gelombang Mahasiswa Melawan Prabowo: Ketika Kesabaran Publik Mulai Habis

June 13, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Loading Comments...