• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Tragedi Kemanusiaan 28 September 2016

fusilat by fusilat
October 1, 2023
in Feature
0
Tragedi Kemanusiaan 28 September 2016

Proses pembongkaran rumah warga Bukit Duri, Tebet, Jakarta, Rabu (28/9/2016). Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggusur bangunan yang berbatasan langsung dengan sungai Ciliwung dan akan merelokasi warga ke Rusun Rawa Bebek.(KOMPAS.com / RODERICK ADRIAN MOZES)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Jaya Suprana | Pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan

SAYA menulis naskah sederhana ini pada 28 September 2023, yang berarti tepat tujuh tahun setelah peristiwa Tragedi Kemanusiaan 28 September 2016. Tragedi Kemanusiaan 28 September 2016 yang terjadi di kawasan Buki Duri, Jakarta, menurut Prof Mahfud MD dan Prof Yasonna Laoly merupakan peristiwa pelanggaran hukum secara sempurna sebab tanah dan bangunan yang digusur masih dalam proses hukum di Pengadilan Negeri dan Pengadilan Tata Usaha Negata.

Di samping melanggar hukum secara sempurna, peristiwa Tragedi Kemanusiaan Bukit Duri 28 September 2016, juga merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia sekaligus juga pelanggaran sila ke dua Pancasila, yaitu Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. Tragedi Kemanusiaan Bukit Duri 28 September 2016, sangat memukul sukma lahir-batin saya sebab dengan mata di kepala sendiri saya terpaksa menyaksikan betapa ratusan sesama warga Indonesia digusur paksa secara sempurna melanggar hukum, HAM dan Pancasila.

Saya tidak berdaya melawan bulldozer dikawal polisi dan TNI perkasa merobohkan segenap gubuk yang dihuni oleh ratusan sesama warga Indonesia yang secara turun menurun telah bermukim di bantaran kali Ciliwung. Memang PN dan PTUN bahkan pengadilan tinggi telah berpihak ke masyarakat Bukit Duri, namun sayang terlambat sebab penggusuran sudah dipaksakan terlaksana pada saat tanah dan rumah yang digusur masih dalam proses hukum.

Saya tidak berdaya apapun dalam menghadapi penggusuran atas nama pembangunan infrastruktur di mana pelaksana pembangunan melakukan penggusuran atas keyakinan bahwa pembangunan memang mutlak membutuhkan pengorbanan asal yang dikorbankan justru rakyat yang tidak memiliki kemampuan, apalagi kekuasaan apa pun untuk melawan penggusuran secara sempurna melanggar hukum, HAM dan Pancasila.

Rasa prihatin makin mencengkam lubuk sanubari sebab pada kenyataan ternyata penggusuran rakyat secara paksa atas nama pembangunan infrastruktur masih terus berlanjut terjadi di Tulang Bawang, Kanipan, Kendeng, Wadas, Tulang Bawang, Papuan, Rempang dan lain sebagainya. Masih begitu banyak gaung amanat penderitaan rakyat miskin dan masyarakat adat tergusur terdengar menggema akibat konflik agraria di berbagai pelosok Nusantara masa kini.

Maka dari lubuk sanubari terdalam pula saya berharap agar Presiden Jokowi yang telah berulang kali menegaskan tidak setuju rakyat digusur secara paksa atas nama pembangunan infrastruktur sebab beliau sendiri pada masa kanak-kanak telah tiga kali mengalami derita digusur atas nama pembangunan infrastruktur di Kota Solo, berkenan tak jemu senantiasa mengingatkan para pelaksana pembangunan infrastruktur untuk mematuhi sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, HAM, UUD 1945 serta agenda Pembangunan Berkelanjutan PBB sebagai pedoman Pembangunan planet bumi abad XXI tanpa menyengsarakan rakyat.

Dikutip Kompas.com 28/09/2023

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pelajaran Politik bagi Para Punggawa Mabuk Kuasa

Next Post

BBM Pertamina Naik per 1 Oktober 2023, Ini Daftar Harga BBM Lengkapnya

fusilat

fusilat

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
BBM Pertamina Naik per 1 Oktober 2023, Ini Daftar Harga BBM Lengkapnya

BBM Pertamina Naik per 1 Oktober 2023, Ini Daftar Harga BBM Lengkapnya

4 Ton Ikan Impor Asal Tiongkok, di Segel KKP

4 Ton Ikan Impor Asal Tiongkok, di Segel KKP

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist