• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Contributor

TUHAN, MANUSIA, DAN CORONA VIRUS

Radhar Tribaskoro by Radhar Tribaskoro
December 16, 2021
in Contributor, Feature, News
0
TUHAN, MANUSIA, DAN CORONA VIRUS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Radhar Tribaskoro – Bandung Initiatives

Seorang teman memberi soal, apakah virus corona itu buatan manusia atau Tuhan? Dia ingin jawaban bahwa virus itu buatan manusia karena ia tidak ingin Tuhan dijadikan kambing hitam. Sebetulnya kekuatiran dia tidak tepat, sebab Tuhan Mahapencipta, Dia menciptakan semua yang baik dan semua yang buruk. Kedengarannya kontradiktif ya?

Dalam teologi (dan juga sains?) kontradiksi tidak bisa diterima, sebab semua yang ada di alam memiliki tujuan. Saya mencoba menguraikan disini pemahaman saya tentang kontradiksi, dalam bahasa logika sederhana agar kita semua mudah memahaminya.

Saya mulai dengan sebuah contoh. Bayangkan seorang manusia yang memelihara kambing, lalu suatu ketika ia memasukkan serigala ke dalam kandang. Satu per satu kambing disantap serigala itu. Apa yang dilakukan kambing? Apakah ia akan menyalahkan manusia yang memasukkan serigala? Tentu tidak bisa, karena kambing tidak menyadari keberadaan manusia. Kalau pun menyadari ia tidak bisa berkomunikasi. Kalaupun bisa berkomunikasi ia tidak bisa perintah manusia.

Itulah juga yang dihadapi manusia. Ia belum tentu menyadari keberadaan Tuhan. Ia belum tentu tahu cara berkomunikasi dengan Tuhan. Lebih dari itu ia tidak bisa perintah Tuhan. Ia hanya bisa berdoa tapi ia tidak akan pernah tahu kapan doanya dikabulkan.

Kalau kita percaya Tuhan kita mestinya tahu bahwa Tuhan tidak bekerja melalui keajaiban (mukjizat). Misalnya, dari tidak ada menjadi ada. Kemampuan istimewa itu hanya kadang2 saja Dia tunjukkan, melalui rasulNya. Kita tahu Dia tidak akan mengirimkan rasul lagi, dengan sendirinya tidak ada keajaiban lagi.

Selebihnya, bagi manusia biasa, Tuhan bekerja melalui (hukum) alam. Kalau kamu mau makan, bekerjalah. Kalau mau pintar, belajar. Kalau mau kaya, berhemat. Kuasai ilmu pengetahuan dan sains, karena keduanya adalah cara untuk mengerti hukum-hukum alam. Orang yang mengerti sains, mengerti cara kerja alam. Ia berjalan makin mendekati kebenaran.

Pertanyaan “kenapa Tuhan biarkan saya menderita” hanya setengah benar. Mengapa?

Kematian, penderitaan, kesedihan, kebahagiaan, semua adalah respon biologis dan psikologis yang muncul karena suatu sebab. Seseorang terantuk kakinya, terjatuh tepat di depan roda truk yang melintas. Mati dia. Apakah itu salah Tuhan, salah batu, atau salah truk? Seseorang menderita karena miskin. Itu salah majikan yang pelit? Pendidikan yang tidak lulus SD? Sistem menindas?

Paling mudah tentu menyalahkan Tuhan.

Yang sering kita lupa. Tuhan tidak menciptakan manusia sendirian. Tuhan juga menciptakan alam. Manusia dan alam saling berhubungan dalam pola sebab-akibat. Sesuatu itu pasti ada asal-usulnya. Kejadian pasti ada sebabnya.

Sebab bisa remeh bisa pelik. Bisa remeh tetapi karena berlangsung lama menjadi pelik. Lantas siapa yang menciptakan sebab?

Misalnya, coronavirus. Coronavirus adalah ciptaan Tuhan karena virus itu hidup dan bekerja sepenuhnya mengikuti hukum Tuhan.

Virus itu berasal dari virus lain yang tidak berbahaya namun berevolusi menjadi virus sangat berbahaya, dari virus yang menulari hewan menjadi menulari manusia. Virus adalah makhluk yang berevolusi. Evolusi adalah proses adaptasi mahluk hidup dengan lingkungannya. Kita bisa melihat evolusi sebagai hukum Tuhan yang mengatur bagaimana makhluk hidup dari waktu ke waktu memperbaiki kualitas hidupnya dengan belajar dari alam sekitarnya.

Tuhan menciptakan sebab. Ia adalah sebab dari semua sebab. Prima causa! Orang itu mati karena batu dan truk. Sementara batu dan truk bisa ada di sana karena Tuhan menghendaki. Saya tidak bisa mengubah kenyataan ini.

Tetapi saya bisa mengubah kenyataan saya dengan coronavirus. Virus itu tidak bisa menjangkiti saya bila saya bisa menjaga mata, hidung dan tenggorokan saya. Caranya saya bisa memakai masker, saya menjaga jarak, saya selalu membasuh tangan dan saya mendukung kebijakan lockdown pemerintah.

Saya bisa melakukan itu semua karena saya dianugerahi akal olehNya. Jadi kalau saya nanti bisa menaklukkan coronavirus, itu juga atas kehendakNya.

Saya telah bilang di atas bahwa coronavirus adalah ciptaan Tuhan. Ketika saya menaklukkan virus itu apakah saya telah mengalahkan Tuhan?

Tentu saja tidak. Sebab saya dan virus itu masih berada dalam hubungan sebab-akibat yang Ia ciptakan. Kalau Dia ijinkan virus memodifikasi kemampuannya sedikit saja, misal virus itu bisa terbang jauh tanpa droplet, separuh bumi ini sudah jadi mayat.

Coronavirus telah bekerja sebaik-baiknya sesuai dengan hukum Tuhan yang berlaku pada dirinya. Dalam pengertian itu kita memahami çoronavirus sebagai ciptaan Tuhan. Apakah virus itu diciptakan untuk menghukum manusia yang berdosa? Mungkin saja, apabila kita menganggap Tuhan murka karena ketidakmampuan manusia memanfaatkan ilmu pengetahuan yang Dia ciptakan untuk melawan virus. Orang bodoh cepat mati, begitu hukumnya ‘kan?

Jadi kalau anda mengaku hamba Tuhan jangan jadi orang bodoh. Anda harus bekerja keras mempelajari hukum-hukum Tuhan agar bisa mengalahkan coronavirus.

Saya yakin Tuhan suka itu. Nanti Dia akan bikin virus yang lebih pintar lagi. Tetapi sebaiknya kita melihatnya lebih sebagai tantangan bukan sebagai hukuman. Kita melihatnya sebagai cara Tuhan untuk membikin kita menjadi jauh lebih lebih lebih pintar lagi.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

WTC Hongkong Dilalap Api, Ratusan Orang Berhasil Diselamatkan

Next Post

IRONI FOOD ESTATE

Radhar Tribaskoro

Radhar Tribaskoro

Related Posts

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit
Economy

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

January 25, 2026
Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia
Feature

Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia

January 25, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Perencanaan Tanpa Ilmu, Ambisi Tanpa Ekologi

January 25, 2026
Next Post
IRONI FOOD ESTATE

IRONI FOOD ESTATE

Presiden Jokowi tanam cabai saat hujan deras

PAYUNGNYA KURANG BESAR PAK...

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi
News

Stigma NGO oleh Wamenham Bukti Negara Gagal Melindungi, Justru Lakukan Persekusi

by Karyudi Sutajah Putra
January 24, 2026
0

Jakarta-Fusilatnews -  - Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham) Mugiyanto Sipin menyampaikan inisiasi pendanaan untuk Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) atau...

Read more
OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

OTT Madiun dan Pati: Angin Segar Kubu Pilkada oleh DPRD

January 21, 2026
LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

LBH Keadilan: Stop Kriminalisasi Warga Tangsel!

January 20, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

January 25, 2026
Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia

Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia

January 25, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Perencanaan Tanpa Ilmu, Ambisi Tanpa Ekologi

January 25, 2026
Prabowo Salah Ngitung : Mengalahkan McDonald’s, Tapi Belum Mengalahkan Gizi Buruk

Prabowo Salah Ngitung : Mengalahkan McDonald’s, Tapi Belum Mengalahkan Gizi Buruk

January 25, 2026
Sri Lanka: Mengapa Negara ini Dalam Krisis Ekonomi?

Pelanggaran HAM: Ketika Negara Mengurangi Martabat Manusia

January 25, 2026
Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

Korupsi Moral di Era Keuangan Berlabel Syariah: Ketika Kepercayaan Dijarah dari Dalam

January 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

Judul Proyeknya Food Estate — Panennya Kelapa Sawit

January 25, 2026
Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia

Akal, Rezeki, dan Kegelisahan Manusia

January 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist