• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Update Korban Banjir Bandang Sumbar, 50 Meninggal, 27 Hilang

Redaktur Senior 03 by Redaktur Senior 03
May 14, 2024
in Feature
0
Update Korban Banjir Bandang Sumbar, 50 Meninggal, 27 Hilang

Banjir bandang di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) (Foto: ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

Share on FacebookShare on Twitter

Menurut Suharyanto jumlah korban ini berpotensi bertambah karena saat ini BNPB masih mengupayakan untuk mendatangkan alat berat guna mempermudah proses pencarian dan evakuasi.

Jakarta – Fusilatnews – Hasil update terakhir korban meninggal dunia akibat banjir bandang di sejumlah wilayah Sumatera Barat(Sumbar) bertambah menjadi 50 orang dan dinyatakan hilang27

“Korban jiwa yang meninggal dunia akibat bencana tersebut tercatat menjadi 50 orang, 27 orang hilang, 37 orang luka-luka, serta 3.396 jiwa mengungsi,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dalam keterangan tertulis, Selasa (14/5).
Rincian korban meninggal dunia itu yakni di Kota Padang Panjang dua orang, Kabupaten Agam 20 orang, Kabupaten Tanah Datar 19 orang, Kota Padang satu orang, dan Kabupaten Padang Pariaman delapan orang.

Menurut Suharyanto jumlah korban ini berpotensi bertambah karena saat ini BNPB masih mengupayakan untuk mendatangkan alat berat guna mempermudah proses pencarian dan evakuasi.

“Untuk membantu mencari (korban) yang masih hilang alat berat itu masuk harus secepat mungkin karena kan Basarnas punya golden time di 6×24 jam, kita akan tetap upayakan mencari sampai ketemu apabila ada pihak keluarga atau ahli waris yang minta tetap dicarikan ya kita harus cari,” tuturnya.

Selain itu, kata Suharyanto, pihaknya juga terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan dasar ribuan masyarakat terdampak yang kini harus mengungsi.

Suharyanto menegaskan hingga Senin kemarin pengiriman bantuan logistik masih dilakukan. meski masih ada tempat dan jalur yang masih tertutup dan terisolir, sehingga rencananya pengiriman bantuan akan dilakukan menggunakan jalur udara maupun darat dengan memakai jembatan darurat.

“Kita sepakat dan meyakinkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat terdampak ini betul -betul harus dipenuhi dengan baik ketika dia korban, luka-luka, maupun yang sekarang mengungsi. Kita pastikan dan tadi kita sudah berikan bantuan awal baik yang bersifat dana maupun barang kebutuhan sehari hari dan ini akan dievaluasi terus menerus sesuai perkembangan,” ucap dia.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan penyebab banjir bandang di Sumbar. Berikut fakta-fakta peristiwanya.

1. Wilayah terdampak
Bencana banjir bandang di kawasan Gunung Marapi, Sumbar, terjadi pada Sabtu (11/5) lalu. Sebanyak empat kabupaten terdampak cukup parah akibat banjir bandang tersebut, yaitu:

Kabupaten Agam
Kabupaten Tanah Datar
Kabupaten Tanah Panjang
Kabupaten Padang Pariaman.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat yang bermukim di sekitar bantaran sungai yang berhulu ke Gunung Marapi agar selalu waspada akan potensi risiko bahaya susulan. Warga diharap melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman.

2. Penyebab
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan penyebab terjadinya banjir bandang di kawasan kaki Gunung Marapi, Sumatera Barat (Sumbar). Dwikorita menyebut intensitas hujan sedang hingga lebat menjadi pemicu terjadinya banjir bandang.

3. Jumlah korban tewas
Sebanyak 50 orang meninggal dunia dalam peristiwa banjir bandang di Sumatera Barat (Sumbar).

“Hingga Senin (13/5/2024 ) pukul 21.00 WIB tercatat total korban meninggal dunia akibat bencana ini mencapai 50 orang,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Senin (13/5/2024).malam

Sebanyak 35 jenazah berhasil diidentifikasi dengan rincian di Kabupaten Agam 19 orang, Kabupaten Tanah Datar sembilan orang, Kabupaten Padang Panjang dua orang, Kabupaten Padang Pariaman tujuh orang. Dua jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi.

4. Jumlah orang hilang
Selain itu, hingga Minggu malam (13/5/2024), jumlah orang yang dilaporkan hilang akibat banjir bandang di Sumbar adalah 27 orang, dengan rincian 24 orang hilang dari Kabupaten Tanah Datar dan tiga lainnya dari Kabupaten Agam.

5. Pemkab Agam tetapkan 14 hari masa tanggap darurat

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menetapkan masa tanggap darurat banjir bandang dan banjir lahar dingin Gunung Marapi selama 14 hari. Masa tanggap darurat itu dimulai sejak tanggal 12 hingga 25 Mei mendatang.

Selama masa tanggap darurat, akan difokuskan pada upaya pencarian dan evakuasi korban, termasuk perbaikan rumah dan lahan pertanian warga terdampak. Saat ini, sejumlah alat berat dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengerukan dan normalisasi aliran sungai.

6. Jalan Padang-Bukittinggi putus
Banjir bandang di Sumatera Barat menyebabkan kerusakan, salah satunya jalan putus. Diketahui, jalan utama yang menghubungkan Padang dan Bukittinngi lumpuh total.

“Iya banjir melanda Kawasan di sekitar Gunung Marapi sejak pukul 23.00 WIB. Itu terdampak beberapa kecamatan di Agam dan Tanah Datar. Saat ini hujan masih berlangsung,” kata Kapolres Padang Panjang AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, dikutip dari detikSumut, Minggu (12/5/2024).

Polisi mengatakan jalan yang menghubungkan Padang ke Bukittinggi saat ini terputus akibat banjir bandang. Selain itu, beberapa kawasan di Lembah Anai juga mengalami longsor.

“Saat ini jalan di Lembah Anai kita tutup. Jadi pengendara tidak bisa melewati jalan Padang-Bukittinggi untuk saat ini. Selain itu sepanjang jalan ada beberapa longsor dan jalan retak di Agam dan Tanah Datar,” jelasnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Menteri Bahlil Rayu Australia Investasi Baterey EV

Next Post

Dua Warga Ukraina dan Satu Warga Rusia, Produksi dan Edarkan Narkotika Melalui Jaringan Digital Darknet

Redaktur Senior 03

Redaktur Senior 03

Related Posts

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi
Birokrasi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Feature

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Next Post
Dua Warga Ukraina dan Satu Warga Rusia, Produksi dan Edarkan Narkotika Melalui Jaringan Digital Darknet

Dua Warga Ukraina dan Satu Warga Rusia, Produksi dan Edarkan Narkotika Melalui Jaringan Digital Darknet

Gunung Semeru “Batuk” Semburkan Asap Vulkanic Setinggi 600 Meter

Gunung Semeru "Batuk" Semburkan Asap Vulkanic Setinggi 600 Meter

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci
daerah

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

by Karyudi Sutajah Putra
April 23, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Untuk ke-9 kalinya, Setara Institute merilis data Indeks Kota Toleran (IKT). Ada 10 kota yang masuk dalam kategori...

Read more
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Kebenaran Al-Qur’an melalui Surat Al-Lahab: Ketika Waktu Menjadi Saksi

April 23, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Saya Pikir, Memilih Prabowo Keluar dari Labirin Jokowi

Peringkat Utang Indonesia Anjlok: Ketika Negara Terjebak Membayar Masa Lalunya

April 23, 2026
Symbul Kerinduan Kolektif – Tergila-gila kepada Purbaya

Menkeu Tak Tahu Pajak Tol: Kebijakan Negara Jalan Sendiri, Koordinasi Dipertanyakan

April 23, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist