• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Usai Bencana, Permadi Ramalkan Muncul “Ratu Adil”

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
December 7, 2022
in News
0
Usai Bencana, Permadi Ramalkan Muncul “Ratu Adil”
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Fusilatnews. – Paranormal Permadi SH berpendapat, bencana alam yang terus terjadi di Indonesia belakangan ini pertanda Tuhan murka melalui alam semesta karena manusia telah kehilangan jati dirinya sehingga menjadi serakah. Namun, katanya, bencana itu akan melahirkan “Satria Piningit” yang kemudian menjadi “Ratu Adil” yang akan membawa kejayaan Nusantara.

“Tuhan murka melalui alam semesta, karena manusia Indonesia telah kehilangan jati dirinya sehingga menjadi serakah. Bencana demi bencana pun terjadi dan akan terus terjadi sampai manusia sadar dan menghentikan keserakahannya. Setelah ini akan muncul ‘Satria Piningit’ yang kemudian menjadi ‘Ratu Adil’,” kata Permadi SH saat dihubungi, Rabu (7/12/2022).

Menurut Permadi, jati diri manusia Indonesia adalah berbudi luhur atau berakhlak mulia, berjiwa Pancasila, dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. 

Tuhan, manusia dan alam semesta, kata Permadi, “samat-sinamatan” atau saling mengamati. “Ketika Tuhan melihat manusia serakah, Dia akan murka dan menumpahkan kemurkaannya itu melalui alam semesta dengan bencana,” jelas Permadi yang juga mantan anggota DPR RI.

Bencana tersebut, katanya, bisa berupa gempa bumi, tsunami, banjir bandang, angin puting beliung, tanah longsor, kebakaran hutan, dan erupsi gunung berapi atau gunung meletus seperti Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, baru-baru ini, dan sebagainya. “Jadi ada empat unsur alam yang menimbukan bencana, yakni tanah, air, api dan angin,” cetusnya. 

Ia lalu merujuk contoh keserakahan manusia. Antara lain maraknya “illegal logging” atau pembabatan hutan ilegal, maraknya “illegal minning” atau tambang ilegal seperti di Kalimantan Timur yang sekarang sedang heboh karena diduga melibatkan pejabat-pejabat Polri, maraknya “illegal fishing” atau pencurian ikan, dan maraknya kasus korupsi di Indonesia yang bukan hanya dalam bilangan miliaran, melainkan sudah triliunan bahkan puluhan triliun rupiah seperti kasus Jiwasraya dan Asabri.

“Begitu pun rekening gendut para petinggi negeri, baik di eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Termasuk Polri yang sekarang sedang ‘goro-goro’ atau gonjang-ganjing,” jelas Permadi.

Di legislatif, kata Permadi, banyak anggota DPR RI dan DPRD yang terlibat korupsi. Bahkan ia merujuk contoh top pimpinan legislatif yang terlibat korupsi, yakni mantan Ketua DPR RI Setya Novanto dan mantan Ketua DPD RI Irman Gusman. 

Di eksekutif pun menurut Permadi demikian, yakni sudah puluhan menteri terlibat korupsi dan masuk penjara. 

Adapun di yudikatif, Permadi merujuk contoh top pimpinan lembaga yudikatif yang terlibat korupsi, yakni Akil Mochtar yang saat itu menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi (MK). 

Demikian pula di lembaga yudikatif lainnya, yakni Mahkamah Agung (MA) di mana ada mantan Sekretaris MA Nurhadi dan belakangan dua hakim agung terlibat korupsi, yakni Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh. “Korupsi sudah meliputi semua lini dan menjangkau semua trias politika, yakni legislatif, eksekutif dan yudikatif,” sesal Permadi.

“Ada dua faktor penyebab korupsi, yakni ‘need’ (kebutuhan) dan ‘greed’ (keserakahan). Korupsi di Indonesia kebanyakan faktornya adalah keserakahan. Inilah yang membuat Tuhan murka melalui alam semesta,” lanjutnya. 

Ketika dengan keserakahannya manusia merusak alam semesta melalui “illegal logging”, “illegal minning” dan “illegal fishing”, kata Permadi, maka alam semesta pun terluka. “Nah bencana alam seperti banjir bandang, tanah longsor, tsunami, kebakaran hutan, dan gempa bumi itulah cara alam menyembuhkan diri dari luka-lukanya. Dengan itu alam melenyapkan sebagian manusia durhaka. Sepanjang manusia tidak bersahabat dengan alam, maka alam pun tidak akan bersahabat dengan manusia. Jadi bencana demi bencana itu terjadi bukan karena fenomena alam semata, karena alam dan manusia selalu ‘samat-sinamatan’. Apa yang dilakukan manusia terhadap alam akan dikembalikan oleh alam kepada manusia,” terang Permadi.

Lahir “Satria Piningit”

Apakah bencana yang terjadi di Indonesia akan berakhir? Menurut Permadi, justru akan berlanjut dengan skala yang lebih besar dan luas. “Ini sudah Kehendak Tuhan melalui alam semesta. Tak seorang pun bisa menghentikan. Sampai terjadi ‘goro-goro’ (kekacauan),” tukas Permadi. 

“Goro-goro” itulah yang menurut Permadi, mengutip “jangka” atau ramalan Jayabaya, akan melahirkan “Satria Piningit” yang kemudian menjadi “Ratu Adil” (raja, pemimpin atau presiden yang adil, arif dan bijaksana) yang akan menghentikan angkara murka manusia dan kekacauan di Bumi Pertiwi ini. “Bencana akan berhenti setelah muncul ‘Satria Piningit’,” tegasnya.

Ditanya tentang siapa sosok “Satria Piningit” itu, apakah mereka yang elektabilitasnya tinggi sebagai kandidat calon presiden untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 seperti Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo atau Anies Baswedan, secara diplomatis Permadi menepis, “Saya tidak tahu. Namanya saja ‘Satria Piningit’ (satria yang terselubung). Kalau sudah ada yang tahu, namanya bukan ‘piningit’ lagi, dong.”

Permadi diminta komentar soal bencana alam yang banyak terjadi di Indonesia belakangan ini seperti tanah longsor, banjir bandang, gunung meletus atau erupsi, dan gempa bumi, dan mengapa hal itu bisa terjadi.

Seperti diberitakan, gempa bumi dengan kekuatan Magnitudo 5,6 terjadi di Cianjur, Jawa Barat, Senin (21/11/2022). Sedikitnya 331 orang menjadi korban meninggal dunia. 

Pada Minggu (3/12/2022), gempa bumi Magnitudo 6,1 mengguncang Garut, Jabar. Berselang sehari, gempa bumi berkekuatan Magnitudo 2,9 juga terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya, Jabar.

Lalu, gempa bumi juga mengguncang Jember, Jawa Timur, dengan Magnitudo 6,0, Selasa (6/12/2022) pukul 13.07 WIB. (F-2)

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bom Bunuh Diri Bandung, Hendardi Pertanyakan Deradikalisasi BNPT

Next Post

Pelaku Bom Bunuh Diri Mapolsek Astanaanyar Ternyata Eks Napiter Bom Cicendo Berstatus “Merah”, Duh!

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi
daerah

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Next Post
Isu Kekaisaran Sambo dan Konsorsium 303, Kapolri : Tidak Ada Toleransi, Saya Copot

Pelaku Bom Bunuh Diri Mapolsek Astanaanyar Ternyata Eks Napiter Bom Cicendo Berstatus "Merah", Duh!

Klarifikasi IPW : Aliran Dana Ferdy Sambo Mengalir ke Anggota DPR

Ketua IPW: Waspadai Aksi 'Lone Wolf' Jelang Pernikahan Kaesang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal
Komunitas

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

by Karyudi Sutajah Putra
April 30, 2026
0

FusilatNews - Indonesia Police Watch (IPW) mengapresiasi Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Rudi Darmoko yang tidak segan-segan untuk menangkap...

Read more
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

IPW Apresiasi Kapolda NTT Terkait Mafia BBM Ilegal

April 30, 2026

KEADILAN PERADABAN DALAM KASUS KEBON BINATANG BANDUNG

April 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist