• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Visi dan Misi Negara – “Penembakan Oleh Densus 88 Pelanggaran Negara Untuk Melindungi Rakyat”

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
December 4, 2024
in Crime, Feature
0
Visi dan Misi Negara – “Penembakan Oleh Densus 88 Pelanggaran Negara Untuk Melindungi Rakyat”
Share on FacebookShare on Twitter
Prihandoyo Kuswanto ( Ketua Pusat Studi Pancasila )

Mengabaikan visi dan misi negara sama saja dengan melanggar sumpah jabatan. Namun, ironisnya, banyak elite politik, pakar tata negara, dan kelompok cendekiawan yang seolah abai terhadap arah kehidupan berbangsa dan bernegara. Padahal, visi dan misi negara adalah dasar filosofis yang membimbing bangsa menuju tujuan mulia kemerdekaan.

Makna Visi dan Misi Negara

Visi Negara Indonesia, sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945, adalah kemerdekaan yang Merdeka, Bersatu, Berdaulat, Adil, dan Makmur. Visi ini merupakan cita-cita luhur yang hanya bisa diwujudkan melalui sistem yang berlandaskan Pancasila.

Namun, saat arah kemerdekaan yang tercantum dalam UUD 1945 diubah melalui amandemen, visi tersebut kehilangan landasan sistemik untuk diwujudkan. Ketidakcocokan antara sistem Presidensial yang bercorak individualisme, liberalisme, dan kapitalisme dengan cita-cita bangsa menjadi penghambat utama. Sistem semacam ini cenderung mengedepankan persaingan, kekuatan modal, dan kooptasi demokrasi oleh kekuatan ekonomi, sehingga visi dan misi negara semakin jauh dari realisasi.

Korelasi Visi dan Pancasila

Setiap elemen visi negara terkait erat dengan nilai-nilai Pancasila:

  1. Merdeka: Menggambarkan penghormatan terhadap hak asasi manusia sesuai sila pertama dan kedua.
  2. Bersatu: Mengacu pada sila ketiga, yang menekankan pentingnya persatuan di tengah keberagaman bangsa.
  3. Berdaulat: Mencerminkan sila keempat, yang menuntut kedaulatan negara dalam pengambilan keputusan dan penentuan nasib bangsa.
  4. Adil dan Makmur: Mengimplementasikan sila kelima, yakni keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Visi tersebut diwujudkan melalui empat misi utama:

  1. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
  2. Memajukan kesejahteraan umum.
  3. Mencerdaskan kehidupan bangsa.
  4. Ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Penyimpangan dari Misi Negara

Misi pertama, yang menuntut negara untuk melindungi rakyat dan wilayahnya, sering kali dilanggar. Beberapa kasus, seperti konflik agraria di Wadas, Rempang, dan proyek infrastruktur lainnya, menunjukkan bahwa negara lebih berpihak pada kepentingan korporasi daripada rakyat. Perampasan tanah, penggusuran paksa, hingga pengerahan aparat keamanan untuk menindas rakyat, mencederai hak-hak dasar warga negara.

Penembakan tanpa proses hukum oleh Densus 88 adalah contoh lain dari pelanggaran terhadap kewajiban negara dalam melindungi hak hidup dan martabat warga negaranya. Praktik semacam ini jelas melenceng dari visi dan misi negara.

Rekomendasi: Pembubaran PSN yang Tidak Sejalan dengan Visi Negara

Proyek Strategis Nasional (PSN), yang seharusnya menjadi instrumen pembangunan, sering kali menjadi alat untuk melanggar hak rakyat. Selama proyek ini bertentangan dengan visi dan misi negara, maka keberadaannya perlu dievaluasi, bahkan dihentikan.

Melalui refleksi ini, kita diingatkan bahwa keberhasilan bangsa bukan hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari sejauh mana negara melindungi dan mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyatnya. Visi dan misi negara harus kembali menjadi kompas utama dalam setiap kebijakan dan tindakan.

Dalam Kereta Turangga menuju Bandung

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ada Apa di Korsel? Darurat Militer Dinyatakan dan Dicabut dalam Hitungan Jam

Next Post

OTT KPK Sita Rp 6,8 Milyar dari Pj Wali Kota Pekanbaru

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan
Birokrasi

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026
Cross Cultural

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026
Next Post
Dugaan Pelanggaran Etik Nurul Ghufron, Dewas KPK Tak Mau Ungkap Terkait Pemeriksaan Dewas

OTT KPK Sita Rp 6,8 Milyar dari Pj Wali Kota Pekanbaru

Disebut “Ahli Nujum”, Infobank Picture Luncurkan Film Dokumenter “Robby Djohan, The Story of a Legendary Banker”

Disebut "Ahli Nujum", Infobank Picture Luncurkan Film Dokumenter "Robby Djohan, The Story of a Legendary Banker"

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

MENGGUGAT ETIKA KELUARGA DALAM RUANG NEGARA

April 27, 2026
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...