• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Ada Apa di Korsel? Darurat Militer Dinyatakan dan Dicabut dalam Hitungan Jam

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
December 4, 2024
in News
0
Ada Apa di Korsel? Darurat Militer Dinyatakan dan Dicabut dalam Hitungan Jam
Share on FacebookShare on Twitter

Seoul – Fusilatnews,–Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol, membuat keputusan mengejutkan dengan mencabut status darurat militer yang baru saja diberlakukan beberapa jam sebelumnya. Kebijakan ini, yang diumumkan pada Selasa (3/12/2024) pagi dan dicabut pada malam harinya, menimbulkan pertanyaan besar tentang situasi keamanan dan stabilitas politik di Semenanjung Korea.

Darurat militer diumumkan di tengah meningkatnya ketegangan setelah laporan aktivitas militer tak biasa dari Korea Utara di dekat zona demiliterisasi (DMZ). Langkah ini awalnya dinilai sebagai respons terhadap potensi ancaman keamanan, tetapi pencabutannya yang cepat memunculkan spekulasi mengenai pengambilan keputusan di tingkat pemerintahan.

Alasan dan Latar Belakang Darurat Militer

Presiden Yoon menyatakan bahwa status darurat militer diperlukan untuk merespons ancaman yang dianggap serius. “Ini adalah langkah untuk melindungi rakyat dan menjaga kedaulatan negara dalam situasi genting,” ujar Yoon dalam konferensi pers pagi hari.

Namun, langkah tersebut langsung mendapat kritikan keras dari kelompok oposisi dan masyarakat yang menilai kebijakan itu terlalu berlebihan dan berdampak buruk pada kebebasan sipil serta stabilitas ekonomi.

Pencabutan Cepat dan Respons Pemerintah

Beberapa jam setelah kebijakan diberlakukan, Presiden Yoon mengumumkan pencabutannya dengan alasan adanya masukan dari berbagai pihak. “Setelah meninjau kembali situasi dan menerima saran dari pemimpin oposisi serta pakar, kami memutuskan untuk mencabut darurat militer. Pemerintah tetap akan waspada dengan pendekatan lebih fleksibel,” ujar Yoon dalam pernyataan malam harinya.

Keputusan ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin merespons dinamika dengan cepat, meskipun dianggap kurang matang oleh sejumlah pihak. Sementara itu, beberapa sektor bisnis di Korea Selatan dilaporkan mengalami gangguan selama status darurat berlaku, meskipun dalam waktu singkat.

Reaksi Publik dan Oposisi

Langkah cepat pemerintah ini mendapat reaksi beragam. Partai Demokrat Korea, sebagai oposisi utama, mengkritik keras keputusan Presiden Yoon. “Ini bukti kurangnya koordinasi dan perencanaan strategis dalam menangani isu keamanan,” kata juru bicara partai tersebut.

Sebaliknya, beberapa pihak menilai pencabutan ini sebagai bentuk keberanian pemerintah untuk mengakui kekeliruan. “Lebih baik mengoreksi kebijakan daripada terus mempertahankan keputusan yang salah,” ujar Kim Min-jung, seorang aktivis HAM di Seoul.

Situasi di Semenanjung Korea

Meski status darurat telah dicabut, pemerintah Korea Selatan tetap memantau situasi di perbatasan dengan ketat. Aktivitas militer Korea Utara dilaporkan mulai menurun, tetapi ketegangan tetap dirasakan.

Pemerintah juga memperkuat koordinasi dengan sekutu internasional seperti Amerika Serikat dan Jepang untuk menjaga keamanan regional.

Keputusan yang dinamis ini mencerminkan kompleksitas politik dan keamanan di Semenanjung Korea. Meski telah dicabut, pertanyaan mengenai alasan sebenarnya di balik pemberlakuan dan pencabutan darurat militer tetap menjadi sorotan publik.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bank Indonesia Siapkan Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi Global 2025

Next Post

Visi dan Misi Negara – “Penembakan Oleh Densus 88 Pelanggaran Negara Untuk Melindungi Rakyat”

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara
Birokrasi

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?
Birokrasi

Pelantikan Senyap di Istana: Siapa Digeser, Siapa Diselamatkan?

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Next Post
Visi dan Misi Negara – “Penembakan Oleh Densus 88 Pelanggaran Negara Untuk Melindungi Rakyat”

Visi dan Misi Negara - "Penembakan Oleh Densus 88 Pelanggaran Negara Untuk Melindungi Rakyat"

Dugaan Pelanggaran Etik Nurul Ghufron, Dewas KPK Tak Mau Ungkap Terkait Pemeriksaan Dewas

OTT KPK Sita Rp 6,8 Milyar dari Pj Wali Kota Pekanbaru

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Kejujuran Menang di Jepang, Mungkinkah di Indonesia?

April 27, 2026

MENGGUGAT ETIKA KELUARGA DALAM RUANG NEGARA

April 27, 2026
Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

Prabowo Lantik 6 Pejabat Baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara

April 27, 2026
RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

RPP Manajemen ASN: Karpet Merah Dwifungsi dan Ilusi Resiprokalitas yang “Omong Kosong”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

Prabowo Itu Mau Apa? Merampingkan atau Menggemukan Kabinet di Tengah Kinerja yang Dipertanyakan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist