• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Walaupun Didukung Istana, Rakyat Banten Tak Gentar Kalahkan Aguan dan Batalkan Proyeknya

fusilat by fusilat
March 8, 2025
in Feature, Law
0
Walaupun Didukung Istana, Rakyat Banten Tak Gentar Kalahkan Aguan dan Batalkan Proyeknya
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Menuk Wulandari, Aktivis Aliansi Rakyat Menggugat (ARM)

Matahari belum tinggi ketika ratusan warga berkumpul di lapangan desa. Seorang nelayan tua maju ke depan, tubuhnya ringkih, tapi suaranya tegas.

“Kita bukan melawan orang biasa,” katanya. “Kita melawan pengusaha yang punya akses langsung ke Istana!”

Sorot mata warga menajam. Mereka tahu siapa yang ia maksud: Sugianto Kusuma alias Aguan, taipan properti yang telah lama menguasai megaproyek di berbagai daerah. Kali ini, ambisinya menyasar tanah mereka di Banten.

Laut yang selama ini menjadi sumber penghidupan akan dipagari. Lahan pertanian akan diubah menjadi kompleks mewah. Mereka dipaksa angkat kaki dengan kompensasi yang tak masuk akal.

“Kalau kita diam, kita akan jadi buruh di tanah sendiri,” seru nelayan tua itu. “Atau lebih buruk lagi, kita akan terusir!”

Suasana kian panas. Kaum ibu menggenggam tangan anak-anak mereka, pemuda desa mengepalkan tangan. Perlawanan ini bukan sekadar soal tanah—ini soal harga diri.

Janji Manis, Realitas Pahit

Pejabat daerah datang dengan senyum lebar, membawa pidato soal investasi dan kesejahteraan.

“Proyek ini akan membuka ribuan lapangan kerja!” kata mereka dengan suara meyakinkan.

Namun, warga melihat kenyataan yang berbeda. Mereka hanya diberi dua pilihan: pindah atau diusir.

Bu Siti, ibu tiga anak, mengusap matanya yang berkaca-kaca.

“Kami ini rakyat kecil, bukan batu yang bisa dipindahkan seenaknya,” katanya.

Dokumen proyek diperiksa. Kejanggalan bermunculan: izin lingkungan diproses kilat, konsultasi publik hanya formalitas, dan perusahaan cangkang yang terafiliasi dengan Aguan bermunculan.

Semua tahu bahwa Aguan bukan pengusaha biasa. Sejak Orde Baru, namanya selalu muncul dalam proyek raksasa. Dari satu rezim ke rezim lain, ia tetap bertahan, dilindungi kekuasaan.

Dan kini, rakyat Banten harus berhadapan dengannya.

Teror dan Ancaman, Tapi Rakyat Tak Gentar

Di balik layar, tekanan politik mulai terasa. Aktivis diteror. Polisi menghalangi protes.

Seorang jurnalis yang menulis tentang kasus ini mendapat ancaman: “Hati-hati, jangan bermain api.”

Tapi rakyat Banten tak gentar.

Di media sosial, protes membesar. Tagar #BantenMelawan menjadi trending. Dari kampus hingga pesantren, suara perlawanan makin nyaring.

“Kita bukan hanya melawan Aguan,” kata seorang pemuda. “Kita melawan sistem yang selalu mengorbankan rakyat demi kepentingan segelintir elite!”

Gugatan dilayangkan ke pengadilan. Sidang berlangsung panas. Pengacara perusahaan membawa tumpukan dokumen, mencoba meyakinkan hakim.

“Semua prosedur sudah kami ikuti,” klaim mereka.

Namun, di luar ruang sidang, ribuan warga berkumpul. Mereka mengangkat poster bertuliskan: “Tanah Kami, Hidup Kami!”

Ketika Oligarki Mulai Goyah

Pejabat daerah panik. Media internasional mulai meliput. Proyek yang semula dianggap tak tergoyahkan, tiba-tiba goyah.

Lobi-lobi politik bergerak. Ada tawaran kompromi. Tapi rakyat Banten menolak.

Kisah rakyat Banten melawan taipan seperti Aguan bukan sekadar pertarungan tanah. Ini adalah potret bagaimana negara semakin tunduk pada kepentingan oligarki.

Pemerintah terus berbicara tentang investasi dan pertumbuhan ekonomi—tapi siapa yang benar-benar menikmatinya?

Di berbagai daerah, tanah rakyat terus dirampas atas nama pembangunan. Petani kehilangan sawah, nelayan kehilangan laut, rakyat miskin terusir demi gedung pencakar langit.

Banten hanyalah satu contoh. Di Kendari, warga melawan tambang nikel. Di Rempang, rakyat menolak penggusuran. Di Kendeng, petani masih berjuang menentang pabrik semen.

Skenarionya selalu sama: rakyat dipaksa minggir, penguasa dan pengusaha berpesta pora.

Namun, perlawanan rakyat Banten membuktikan bahwa oligarki tidak selalu menang. Ketika rakyat bersatu, proyek yang didukung Istana pun bisa digagalkan.

Hukum Bisa Dibeli, Tapi Solidaritas Rakyat Tidak

Kemenangan ini bukan akhir. Ini adalah awal dari perlawanan yang lebih besar.

Karena satu hal yang pasti:

Rakyat yang sadar haknya, tak akan pernah bisa dikalahkan!

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo, Permisivisme, dan Bayang-Bayang 1998

Next Post

Seorang Terpelajar Harus Sudah Berbuat Adil Sejak Dalam Pikiran

fusilat

fusilat

Related Posts

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026
Feature

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026
Economy

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
Next Post
Seorang Terpelajar Harus Sudah Berbuat Adil Sejak Dalam Pikiran

Seorang Terpelajar Harus Sudah Berbuat Adil Sejak Dalam Pikiran

Aliansi Emak-Emak Indonesia Ikut Aksi ‘Indonesia Gelap’, Serukan Kritik Tajam ke Prabowo

Signal Terulang Peristiwa Reformasi 1998 Sudah Menyala

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi
Feature

Prabowo Mulai Panik!

by Karyudi Sutajah Putra
April 29, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Mungkin merasa terdesak oleh lawan-lawan politiknya. Setelah...

Read more
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Bom Waktu APBN-P 2026: Rupiah Jebol, Subsidi Meledak, Rakyat yang Nanggung

April 29, 2026
HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

HMI–KAHMI Ditegaskan Saling Terikat dalam Pembinaan Kader di Perguruan Tinggi

April 29, 2026
Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

Koperasi vs Ritel Raksasa: Perang yang Sudah Kalah Sebelum Dimulai

April 29, 2026

Tinta Darah dan Garis di Atas Peta: Ketika Dunia Menjadi Kue yang Dibagi Habis

April 29, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Presiden Prabowo, Waspada! Gejolak September Bisa Jadi Strategi Politik Tersembunyi

Prabowo Mulai Panik!

April 29, 2026

Antara Pembatasan Gawai dan Pendidikan Digital

April 29, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist