• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

100 Hari Tanpa Aksi: Mengapa Prabowo Hanya Bisa Omon-Omon, Bukan Bekerja?

Ini Kritik Santun Pak Presiden

Ali Syarief by Ali Syarief
October 22, 2024
in Feature, Layanan Publik, Politik
0
Presiden Prabowo Berjanji Paling Lambat 4-5 Tahun Kita akan Swasembada Pangan
Share on FacebookShare on Twitter

Program 100 hari kerja sering kali dijadikan tolak ukur awal keberhasilan seorang presiden baru. Namun, dalam konteks Prabowo Subianto, janji-janji ambisius yang mungkin ia buat selama kampanye tidak akan mudah dilaksanakan. Kenyataannya, hingga akhir Desember 2024, tangan Prabowo akan terikat oleh aturan dan anggaran yang telah ditetapkan oleh pemerintahan sebelumnya, yaitu rezim Jokowi.

Tersandera APBN 2024

Periode antara November dan Desember 2024 akan menjadi masa transisi di mana Prabowo tidak memiliki ruang gerak yang cukup untuk mewujudkan janji-janji politiknya. Salah satu tantangan terbesar adalah Undang-Undang APBN 2024 yang telah disusun dan disahkan oleh pemerintahan Jokowi. UU APBN 2024 ini bukan hanya sekadar anggaran, tetapi juga cetak biru bagi kebijakan dan program kerja yang harus diimplementasikan oleh pemerintahan berikutnya.

Dalam hal ini, Prabowo tidak memiliki pilihan selain menjalankan program kerja yang telah disusun oleh pendahulunya. Keterbatasan ini berarti bahwa Prabowo tidak dapat memulai program 100 hari yang idealis dan independen, karena program dan anggarannya telah diatur dalam rancangan APBN yang tidak ia buat.

APBN 2025: Warisan Jokowi

Lebih jauh lagi, meskipun Prabowo mungkin berharap untuk memulai inisiatif baru di awal 2025, faktanya APBN 2025 sudah selesai disusun pada April hingga Agustus 2024 melalui proses musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) di bawah pemerintahan Jokowi. Artinya, Prabowo akan tetap harus bekerja dalam kerangka kebijakan yang disusun oleh Jokowi hingga akhir 2025.

Kenyataan ini membuat janji-janji Prabowo tentang program 100 hari kerja tidak lebih dari “omong-omong belaka.” Janji ambisius untuk segera menghadirkan perubahan drastis akan sulit terealisasi karena secara praktis, ia harus melanjutkan program yang sudah ada, bukan memulai dari awal.

Tantangan Politik dan Persepsi Publik

Tidak hanya keterikatan pada APBN, Prabowo juga menghadapi tantangan dalam hal persepsi publik. Banyak yang berharap pada kepemimpinannya untuk segera menghadirkan perubahan. Jika dalam 100 hari pertama ini Prabowo gagal memenuhi ekspektasi, maka kredibilitasnya di mata publik bisa merosot. Ini menjadi tantangan besar dalam menjaga popularitasnya di tengah kondisi politik yang serba terikat.

Kenyataan bahwa APBN 2024 dan 2025 adalah “warisan” Jokowi juga bisa dimanfaatkan oleh lawan politiknya untuk menyerang dan menuding Prabowo sebagai presiden yang gagal memimpin, meski ia baru menjabat.

Apa yang Bisa Dilakukan Prabowo?

Meski terbatas, Prabowo masih bisa melakukan beberapa langkah strategis, seperti memperkuat tim kabinetnya, memastikan transisi yang mulus, serta membangun komunikasi politik yang baik dengan parlemen dan pemangku kepentingan. Namun, untuk mewujudkan perubahan yang lebih signifikan, tampaknya kita harus menunggu hingga 2026, saat Prabowo bisa bekerja dengan anggaran yang benar-benar ia susun sendiri.

Kesimpulannya, program 100 hari kerja Prabowo tidak akan lebih dari sekadar wacana hingga ia memiliki kontrol penuh atas kebijakan anggaran. Untuk saat ini, janji-janji besar hanya akan berakhir sebagai omong-omong belaka, sementara ia harus menjalankan program yang diwariskan oleh pemerintahan sebelumnya.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sukseskan Swasembada Pangan, Erick Siap Berantas Oknum yang Hambat Penyaluran Pupuk ke Petani

Next Post

Aliansi Anak Bangsa Ajukan Praperadilan, Tuding Kemeninfo dan Bareskrim Lalai Tegakkan Hukum

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir
Feature

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026
Feature

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026
Next Post
Aliansi Anak Bangsa Ajukan Praperadilan, Tuding Kemeninfo dan Bareskrim Lalai Tegakkan Hukum

Aliansi Anak Bangsa Ajukan Praperadilan, Tuding Kemeninfo dan Bareskrim Lalai Tegakkan Hukum

Survei Reuters/Ipsos: Harris Unggul Tipis 46%-43% atas Trump di Tengah Ketidakpuasan Pemilih

Survei Reuters/Ipsos: Harris Unggul Tipis 46%-43% atas Trump di Tengah Ketidakpuasan Pemilih

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026
Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 26, 2026

Menjaga Langit Nusantara: Menakar Marwah Bebas Aktif di Tengah Krisis Karakter Bangsa

April 26, 2026

KSP Sentil Puan: Prabowo-Gibran Lahir dari Pelanggaran Etika

April 26, 2026

Manajemen Risiko Nestlé, Risiko Kesehatan & Politik, Reputasi & Business Sustainability serta Sasaran Program MBG di Indonesia

April 26, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tanggapan PAN dan Gerindra Terkait Keakraban  Jokowi-Prabowo-Erick Thohir

Prabowo, Klaim, dan Bayang-Bayang Kemunafikan (Disonansi Kognitif)

April 27, 2026

Belajar dari Kongo, Perebutan Kepentingan Geopolitik & Ekonomi di Kawasan Afrika (Neo-Kolonialisme Dulu dan Relevansi Kekinian, Termasuk Kawasan Asia Tenggara)

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist