Lumajang – Fusilatnews – Gunung Semeru, gunung tertimggi di Jawa 3776 m dpl mulai eaktif kembali dengan frekwensi erupsi meningkat sampai 19 kali dan disertai getaran tektonik dari 60 detik sampai 110 detik pada Jumat 11/11/2020 mulai jam 06.00 sampai jam 12 siang.
Pusat pemantauan Gunung Api di Gunung Sawur Kecamatan Pronojiwo Lumajang – Jawa Timur menjelakan tentang aktivitas gunung semeru beberapa hari ini.
“Gunung Semeru memang mengalami 19 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10 sampai 20 milimeter (mm)., dan lama gempanya sekitar 64 hingga 110 detik,” kata Petugas Pemantauan Gunung Api (PGA) Semeru, Mukdas Sofian di gunung Sawur.
Disamping erupsi juga tiga kali gempa guguran dengan amplitudo tiga sampai lima mm dan lama gempa 50 hingga 64 detik. enam kali gempa embusan dengan amplitudo tiga sampai lima mm, dan lama gempa 68 hingga 80 detik.
Empat kali gempa harmonik dengan amplitudo empat hingga 12 mm, dan lama gempa 112 sampai 323 detik. Ada pun gempa tektonik jauhnya terjadi satu kali dengan amplitudo enam mm, S-P 17 detik dan lama gempa 52 detik.
Aktivitas Gunung Semeru saat ini masih level III atau siaga. rekomendasi kepada masyarakat, tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan. Mereka harus menjauhi pusat erupsi atau puncak sejauh 13 kilometer (km).
Masyarakat dihimbau tidak beraktivitas dalam radius lima km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru. Karena area tersebut rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).


























