Jakarta, Fusilatnews.com – Seorang ibu gantung diri di Pinrang, Sulawesi Selatan. Sebelum gantung diri, wanita itu sempat meracuni kedua putranya hingga tewas. Motif ia melakukan aksi bunuh diri tersebut juga sudah diketahui. Berikut ulasannya, dikutip dari detik.com, Rabu (21/9/2022).
Penemuan Ibu Gantung Diri di Pinrang
Ibu rumah tangga yang berinisial B (37) tewas gantung diri. Mayat perempuan itu ditemukan pada Senin (19/9/2022) pukul 11.00 WIB di Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. “Pada saat ditemukan anggota (polisi) posisi perempuan inisial B tersebut sedang tergantung,” kata Kapolres Pinrang AKBP Roni Mustofa, dilansir detikSulsel, Rabu (21/9/2022).
Selain itu, dua putra B juga ditemukan meninggal di sampingnya. Kedua bocah laki-laki itu diduga tewas karena meminum racun. “Selain korban, ada dua orang anaknya juga yang kemungkinan meninggal karena racun,” jelasnya.
Beredar Pesan Suara dari B Sebelum Gantung Diri
Sebelum bunuh diri, B sempat mengirimkan rekaman suara kepada suaminya. Kasat Reskrim Polres Pinrang AKP Muhalis menjelaskan isi dari rekaman tersebut. “Ada rekaman voice note dia kirim ke suami melalui WhatsApp. Dia bilang harus keluarkan jaminan hari ini tetapi tidak punya uang, makanya dia malu,” kata Muhalis.
Selain utang, B juga meminta sang suami agar merelakan kedua anaknya yang meninggal akibat meminum racun yang ia berikan. Dia mengatakan jika anak-anaknya itu yang akan mendampinginya nanti. “Dia bilang dia sudah kirim ke surga anaknya (minum racun),” katanya.
Motif B Gantung Diri: Malu Belum Bayar Utang
Terungkap jika alasan B gantung diri dan membunuh kedua anaknya adalah karena malu tidak bisa membayar utang. Selain mengirimkan rekaman suara kepada suaminya, B juga meninggalkan catatan utang yang ditemukan di sekitar lokasi gantung diri. “Iya, ada ditemukan semacam catatan utang-piutang,” jelas Kapolres Pinrang AKBP Roni Mustofa.
AS, suami dari B tidak menyangka istrinya akan tega melakukan aksi tersebut. Ia mengaku hubungannya dengan sang istri berjalan dengan harmonis. “Tidak ada masalah (dengan istri). Kami sangat mesra dan harmonis,” ungkap AS, Rabu (21/9/2022).
AS juga tidak curiga kepada sang istri sebelum ditemukan tewas tergantung. Sebelum kejadian, B hanya memintanya ke luar rumah untuk menagih piutang. “Saya pergi saat kejadian, dia suruh saya ke Baranti (daerah di Sidrap),” lanjut AS soal kasus ibu gantung diri di Pinrang.
Hingga saat ini, AS tidak percaya bahwa istrinya tewas gantung diri setelah meracuni kedua anaknya. Dia mengaku sangat sayang kepada anak dan istrinya. “Semua anak dekat ke saya. Termasuk dua anak itu (yang tewas minum racun) dekat ke saya. Saya sangat memanjakan anak,” jelas AS lagi. (F-2)





















