Sudan terjerembab dalam perang saudara antara kekuatan yang sedang berkuasa, melawan kelompok yang setia kepada rezime terdahulu pimpinan mantan presiden terguling Omar Bashir dan saat ini sudah memasuki pekan kedua pertempuran antara dua faksi yang saling bermusuhan semakin berkecamuk.
Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia Faisal bin Abdullah Al-Amudi menyampaikan perkembangan proses evakuasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang diakibatkan perang saudara di Sudan.
Ia mengatakan 560 WNI Berhasil Dievakuasi dari Sudan ke Jeddah selanjutnya WNI yang berhasil dievakuasi akan diberikan kemudahan selama berada di kota Jeddah.
Ia menambahkan WNI yang berhasil dievakuasi akan diberikan fasilitas untuk visa, tempat tinggal sementara hingga kebutuhan pokok lainnya.
Sudan terjerembab dalam perang saudara antara kekuatan yang sedang berkuasa melawan kelompok yang setia kepada rezime terdahulu pimpinan mantan presiden terguling Omar Bashir dan saat ini sudah memasuki hari kesebelas.
Tentara Sudan dan Pasukan Reaksi Cepat (RSF) bentrok di dekat ibu kota Khartoum dan beberapa tempat lain di tengah laporan anggota rezim sebelumnya yang dipimpin oleh Omar al-Bashir melarikan diri dari penjara.
Sekarang ketakutan menyusul gencatan senjata yang diharapkan untuk meredakan ketegangan dalam konflik 11 hari menjadi sia-sia.
Menurut AFP Pada hari Rabu, senjata anti-pesawat menargetkan jet tempur di atas kota kembar Khartoum, Omdurman, setelah tentara melancarkan serangan udara terhadap pasukan pparamiliter pemberontak di ibukota Selasa malam.
Kedua pihak yang bertikai saling menyalahkan karena memulai permusuhan dan melanggar gencatan senjata, yang akan berakhir Kamis.
























