• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

80 Tahun Peringatan Proklamasi Indonesia Semakin Dikhianati

Ir. Prihandoyo Kuswanto by Ir. Prihandoyo Kuswanto
August 9, 2025
in Feature, Politik
0
80 Tahun Peringatan Proklamasi Indonesia Semakin Dikhianati
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Prihandoyo Kuswanto-Ketua Pusat Studi Kajian Rumah Pancasila

Pendahuluan

Di tengah gegap gempita menjelang Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, perhatian publik tiba-tiba tersedot pada fenomena tak biasa: berkibarnya bendera hitam bergambar tengkorak, mirip simbol bajak laut dalam anime One Piece, di berbagai tempat.

Bukan karena nilai seni, bukan pula karena kreativitas rakyat, tetapi karena simbol ini dianggap mewakili sebuah pesan makar. Fenomena ini bukan sekadar aksi iseng atau spontanitas massa—indikasi yang muncul justru mengarah pada kemungkinan adanya operasi intelijen asing. Jika ditarik benang merahnya, pola ini sejalan dengan rangkaian peristiwa politik yang berujung pada kudeta konstitusi yang dibungkus dalam Amandemen UUD 1945.

Pengibaran Bendera Perompak Bukan Kebetulan

Bagi mereka yang terbiasa bergiat di dunia aktivisme, fenomena seperti ini bukan hal yang asing. Gerakan yang terorganisir memiliki tanda-tanda yang mudah terbaca: narasi yang seragam, respon publik yang dibentuk, dan logistik yang tersentralisasi.

Contohnya, pernyataan yang berulang di masyarakat: “Masa negara takut dengan bendera?” Narasi seperti ini adalah framing yang sengaja dibangun untuk mengaburkan maksud sebenarnya dari aksi tersebut. Bahkan, ada akademisi yang menganggap remeh fenomena ini tanpa menyadari bahwa negara telah mengalami kudeta konstitusi melalui proses amandemen yang manipulatif.

Melihat keseragaman simbol dan koordinasi di berbagai daerah, wajar jika kita menduga bahwa pengibaran bendera bajak laut ini adalah bagian dari skenario besar. Apalagi, sejarah menunjukkan bahwa operasi intelijen selalu bekerja melalui simbol, momentum, dan opini publik.

Operasi Intelijen dan Grand Desain Politik

Fenomena ini memunculkan pertanyaan mendasar yang harus dijawab secara sistematis:

  1. Apa tujuan pengibaran bendera bajak laut tersebut?
  2. Siapa penggeraknya?
  3. Siapa aktor intelektual di baliknya?
  4. Dari mana sumber logistiknya?
  5. Jaringan apa yang digunakan?
  6. Target politik apa yang hendak dicapai?
  7. Sasaran strategisnya ke arah mana?

Informasi yang dihimpun menunjukkan bahwa ini bukanlah gerakan spontan, melainkan bagian dari operasi intelijen yang terstruktur. Tujuannya bisa berlapis: menciptakan instabilitas, mendistorsi citra Presiden Prabowo, hingga memuluskan agenda menggulingkannya melalui delegitimasi.

Keseragaman bentuk bendera yang dikibarkan di banyak titik menandakan adanya pusat koordinasi. Penyediaan logistik yang seragam menunjukkan keterlibatan pihak yang memiliki sumber daya dan kemampuan organisasi yang mumpuni.

Kepentingan di Balik Layar

Beberapa kepentingan yang mungkin bermain antara lain:

  • Oligarki – Pihak yang merasa dirugikan oleh kebijakan pemerintah dapat memicu kekacauan demi mempertahankan kepentingan ekonomi-politik mereka.
  • Persaingan Kekuasaan – Misalnya, dinamika internal blok politik tertentu yang memanfaatkan sentimen publik untuk melemahkan lawan, termasuk seruan purnawirawan agar Gibran dilengserkan.
  • Isu Politik Nasional – Kasus seperti dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi bisa dimanfaatkan untuk memperkeruh suasana politik.
  • Kepentingan Asing – Amerika Serikat dan Tiongkok, dengan agenda menguasai sumber daya mineral Indonesia, berpotensi ikut memainkan peran dalam destabilisasi ini.

Langkah awal yang mereka lakukan adalah melemahkan fondasi negara melalui amandemen konstitusi yang manipulatif. Setelah itu, mereka memanfaatkan demokrasi liberal yang longgar untuk membiarkan simbol-simbol subversif, seperti bendera bajak laut, berkibar bebas tanpa kontrol.

Kesimpulan: Kewaspadaan Nasional

Negara ini telah dikudeta konstitusinya, namun kita diam. Kini, simbol negara dilecehkan, dan kita kembali diam. Sikap apatis seperti ini justru memberi ruang bagi skenario proxy war untuk berjalan mulus.

Sudah saatnya dibentuk sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata) yang kuat untuk menutup celah rongrongan terhadap kedaulatan negara, baik dalam bentuk fisik maupun simbolis. Rakyat harus bersatu melawan segala upaya pelecehan terhadap Sang Saka Merah Putih.

Pertanyaan penting yang harus kita jawab bersama: Siapa yang akan mempertahankan Indonesia ketika perang asimetris sedang berlangsung? Apa tujuan dari pengibaran bendera bajak laut ini? Apakah kita yakin tidak ada motif politik dan kekuatan terorganisir di baliknya?

Jawabannya jelas: setiap gerakan memiliki motif. Karena itu, waspadalah—sebab kedaulatan tidak hanya hilang di medan perang, tetapi juga diabaikan di tengah perayaan kemerdekaan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Koalisi Sipil Tolak Perluasan Komando Teritorial

Next Post

Negara Penghasil Nikel Terbesar, Lithium Impor. Kebijakan Apa Ini?

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Ir. Prihandoyo Kuswanto

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Uraikan Gambaran Pemimpin Masa Depan Menteri Bahlil Sindir Anies Hanya Pintar Bicara dan Pidato

Negara Penghasil Nikel Terbesar, Lithium Impor. Kebijakan Apa Ini?

Menteri Sri Mulyani Pusing, Dipaksa Blokir Anggaran K/L Rp50 T?

Efisiensi ala Sri Mulyani: Anggaran Dipangkas, Prioritas Presiden Tetap Nomor Satu

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...