Jakarta – Fusilatnews – Ada beberapa permasalahan bangsa yang belum dikemukakan Anies Baswedan dalam debat capres di Istora Senayan, Ahad malam, “Kami percaya betul dengan kapasitas Pak Anies, tetapi dengan tema yang empat ditambah dua subtema baru tentang politik luar negeri sama globalisasi kan singkat banget,” kata Juru bicara Timnas Amin (Anies-Muhaimin), Billy David, saat ditemui di Sekretariat Perubahan Timnas Amin, Kebayoran Baru, Ahad malam, (7/1/ 2024).
Debat capres kali ini mengambil isu pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri. Adapun isu seperti buruh migran, Papua, hingga global trade, kata Billy, masih belum muncul.
Meski begitu, Billy menilai penampilan Anies sudah cukup optimal, mengingat waktu yang terbatas. “Kita tidak bisa membahas semua tema sebanyak itu,” kata dia.
Billy menegaskan untuk program yang belum tersampaikan di dalam debat capres, Timnas akan mendiskusikan ke publik.
“Dalam beberapa hari ke depan mungkin kami akan sampaikan dalam bentuk sosial media atau kami susun dalam bentuk poster,” ujar Billy.
Dalam kesempatan debat Ahad malam kemarin terjadi sedikit ketegangan anatara calon presiden Anies Baswedan dengan Calon Presiden Prabowo ketika Anies mencoba klarifikasi soal Luas Kepemilkan Lahan, Prabowo Subianto:
Calon presiden Anies Baswedan dan Prabowo Subianto saling silang pendapat soal soal luas lahan yang dimiliki Prabowo. Anies dalam pemaparan visi misinya sempat berbicara soal lebih dari separuh tentara tak memiliki rumah dinas, sementara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto justru memiliki punya lebih 340 hektare tanah.
Anies kemudian bermaksud mengklarifikasi ucapan itu saat menjawab pertanyaan moderator tentang pertahanan siber. Dia mengatakan angka yang dia sebut terlalu kecil.
“Maaf Pak Prabowo angkanya terlalu kecil. Bukan 320 hektare, tapi 340 ribu hektare. Saya klarifikasi,” ucapnya.
Mendengar klarifikasi itu, Prabowo sontak memotong. Dia menyatakan data yang Anies sampaikan salah. “Itu pun salah. Itu pun salah. Mas Anies jangan,” ucap Prabowo.
Namun sebelum Prabowo sempat melanjutkan interupsinya, moderator segera mengingatkan Menteri Pertahanan itu untuk bicara pada waktunya.
Isu soal kepemilikan lahan oleh Prabowo Subianto ini juga sempat dibahas dalam Pilpres 2019. Saat itu, Jokowi yang menjadi petahana juga menyindir soal ratusan ribu hektare lahan milik mantan menantu Presiden Soeharto itu.
Saat itu, Jokowi menyatakan Prabowo memiliki 340 ribu hektare lahan dengan rincian 220 ribu hektare lahan di Kalimantan Timur dan 120 ribu hektare lahan di Aceh.
Jusuf Kalla yang saat itu menjadi Wakil Presiden pun angkat bicara. Dia mengaku sebagai orang yang menandatangani pembelian lahan oleh Prabowo di Kalimantan Timur tersebut pada 2004. Meskipun demikian, pria yang dikenal dengan sebutan JK itu menyatakan pembelian itu sesuai dengan undang-undang.


























