• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ada “Dewan Kolonel” di PDIP

fusilat by fusilat
September 20, 2022
in Feature
0
Ada “Dewan Kolonel” di PDIP
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

JAKARTA – Mulanya mungkin iseng, eh lama-lama jadi “gayeng”. Akhirnya, Fraksi PDI Perjuangan di DPR membentuk apa yang disebut “Dewan Kolonel”. Apa itu?  Dewan, mungkin karena dibentuk di DPR. Kolonel, mungkin karena para anggotanya memosisikan diri sebagai “kolonel”. Jadilah Dewan Kolonel.  Kolonel, kita tahu, adalah kepangkatan di TNI Angkatan Darat, yang posisinya satu trap di bawah brigadir jenderal, dan satu trap di atas letnan kolonel. 

Ada pula “Dewan Jenderal” di atas Dewan Kolonel yang konon diisi dua “jenderal”, yakni Ketua dan Sekretaris FPDIP, Utut Adianto dan Bambang Wuryanto.  Pencetus ide Dewan Kolonel ini katanya adalah Johan Budi, anggota FPDIP yang latar belakangnya murni sipil: wartawan dan juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).  Ternyata sipil terkadang lebih militer daripada militer itu sendiri. Kok bukan Tubagus Hasanuddin, anggota FPDIP berlatar militer dengan pangkat terakhir mayor jenderal, misalnya, yang punya ide pembentukan Dewan Kolonel dan Dewan Jenderal? 

Dewan Kolonel ini terdiri atas 22 anggota FPDIP. Mereka berasal dari lintas komisi, mulai dari Komisi I hingga Komisi XI DPR. Mereka diklaim para loyalis Ketua DPP PDIP Puan Maharani untuk pencalonan Ketua DPR RI itu sebagai kandidat calon presiden pada Pilpres 2024.

Koordinator Dewan Kolonel ini adalah Trimedya Panjaitan. Kata salah seorang anggotanya, Hendrawan Supratikno, Dewan Kolonel adalah forum komunikasi lintas poksi (kelompok komisi) untuk tukar-menukar informasi dan gagasan menyongsong perhelatan politik ke depan.

Pertanyaannya, mengapa anggota Dewan Kolonel ini hanya 22 orang? Padahal total anggota FPDIP adalah 128 orang. Mungkin itu baru sementara. Pada akhirnya semua akan bergabung dengan Dewan Kolonel ini. Kecuali mereka yang benar-benar berani “mbalela” atau membangkang. Kecuali mereka yang berani menanggung risiko untuk kena sanksi “recall” atau pergantian antarwaktu. 

Pemetaan Internal

Dus, pembentukan Dewan Kolonel ini, jika memang benar serius, “hidden agenda”-nya adalah melakukan pemetaan internal fraksi: mana yang loyal dan mana yang tidak loyal kepada Puan. 

Mungkin ada pula yang tidak loyal kepada Puan, tapi loyal kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Di internal PDIP memang hanya ada dua orang itu, yakni Puan dan Ganjar, yang disebut-sebut sebagai kandidat capres 2024. Puan didukung struktural partai, Ganjar didukung nonstruktural partai.

Pilpres 2024 masih dua tahun lagi. Mengapa Dewan Kolonel sudah dibentuk? Kalau dibentuk menjelang pilpres, diyakini banyak yang akan membangkang. Apalagi mereka yang sudah tidak diajukan lagi sebagai calon anggota legislatif Pemilu 2024. Atau kalaupun masih dicalonkan, tapi dapat nomor sepatu, bukan nomor peci. Waktu dua tahun masih lumayan untuk mengumpulkan pundi-pundi kekayaan. 

Jika mau jujur, tidak semua anggota FPDIP adalah loyalis Puan. Merekalah yang berpikir dengan akal sehat. Sebab, dari hasil survei berbagai lembaga, elektabilitas Puan selalu jongkok. Sebaliknya, elektabilitas Ganjar selalu berkibar. Jika dipaksakan mengusung Puan, mereka khawatir PDIP justru akan keok pada Pemilu 2024. Sebab, PDIP tak dapat “coat tail effect” dari Puan, sebagaimana efek ekor jas yang didapat PDIP dari Jokowi pada Pemilu 2014 dan 2019. Berbeda jika Ganjar yang diusung. 

Ujung-ujungnya, mereka tidak dapat kursi di Senayan. Ingat, elektabilitas personal adalah senjata pamungkas dalam pilpres. Elektabilitas partai tak begitu signifikan. Hal ini sudah dibuktikan Susilo Bambang Yudhoyono dalam Pilpres 2004 di mana saat itu Partai Demokrat “bukan siapa-siapa”.

Ihwal Dewan Kolonel atau Dewan Jenderal, dari sisi nama juga tidak menjual. Bahkan bisa membangkitkan trauma masa lalu, mengingat Dewan Jenderal pernah digunakan oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1965 untuk menamai para jenderal yang mereka asumsikan hendak mengkudeta Bung Karno. Apalagi ini menjelang 30 September.

Atau dengan nama Dewan Kolonel dan Dewan Jenderal ini PDIP justru hendak mencitrakan diri sebagai lawan politik dari PKI, mengingat selama ini PDIP terlanjur distigmatisasi “dekat-dekat” dengan PKI?

Semoga apa yang dikatakan Said Abdullah, yang videonya sedang naik pesawat jet pribadi sambil merokok viral di media sosial benar adanya. Kata Ketua Badan Anggaran DPR dari PDIP itu, Dewan Kolonel hanya candaan belaka. Semoga!

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI), Jakarta.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pemerintah Bagi-Bagi 300 Ribu Paket Kompor Listrik Gratis Rp1,8 Juta

Next Post

Siapa Saja Pasukan ‘Dewan Kolonel’ Puan Untuk Capres2024? Berikut Daftarnya dari Komisi I sampai XI

fusilat

fusilat

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Siapa Saja Pasukan ‘Dewan Kolonel’ Puan Untuk Capres2024? Berikut Daftarnya dari Komisi I sampai XI

Siapa Saja Pasukan 'Dewan Kolonel' Puan Untuk Capres2024? Berikut Daftarnya dari Komisi I sampai XI

Gerakan 30 September dan Salah Perhitungan Aidit – (Bagian 1 dari 3 tulisan)

Gerakan 30 September dan Salah Perhitungan Aidit - (Bagian 1 dari 3 tulisan)

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist