• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Ada Wanita di Banyak Kasus Rasuah

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
June 7, 2023
in Feature
0
KSP: Panglima Itu Jabatan Politik!
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra

PEREMPUAN itu indah sebagai fiksi, namun berbahaya sebagai fakta (Rocky Gerung). Semakin cantik seorang wanita, semakin berbahaya dirinya (Novel To Liong To).

Sedemikian berbahayakah seorang wanita, apalagi yang cantik, sehingga Rocky Gerung dan novel To Liong To perlu menyampaikan “warning” (peringatan) semacam itu?

Tidak! Pada hakikatnya wanita adalah makhluk lemah, sehingga tidak berbahaya. Bahkan lembut dan mempesona.

Dengan demikian, ketika ada seorang wanita yang berbahaya, barangkali itu sebuah pengecualian dan mengingkari kodratnya sebagai seorang wanita.

Wanita juga ditakdirkan menjadi seorang ibu yang mengandung dan melahirkan anak, sehingga dengan sendirinya sudah membawa karakter seorang ibu yang sejuk dan damai. Apa pun kondisinya, seorang ibu tetaplah mulia di mata anaknya.

Namun, belakangan ada fenomena menarik. Apa itu? Ialah keberadaan wanita, cantik dan muda pula tentunya, dalam pusaran banyak kasus rasuah.

Sebut saja kasus korupsi atau rasuah yang melibatkan Ricky Ham Pagawak dan Hasbi Hasan.

Ricky Ham Pagawak adalah Bupati Memberamo Tengah, Papua, yang ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka suap/gratifikasi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) senilai Rp200 miliar untuk memenangkan tender sejumlah proyek pembangunan di wilayahnya.

Adapun Hasbi Hasan adalah Sekretaris Mahkamah Agung (MA) yang ditetapkan KPK sebagai tersangka korupsi pengurusan perkara di MA. 

KPK sudah mengungkap dugaan aliran uang Rp11,2 miliar ke Hasbi Hasan dan Dadan Tri Yudianto terkait pengurusan perkara Nomor: 326 K/Pid/2022 atas nama Budiman Gandi Suparman selaku Pengurus Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Intidana.

Kasus ini merupakan pengembangan dari perkara dugaan suap yang sebelumnya menyeret dua Hakim Agung, Sudrajad Dimyati dan Gazalba Saleh.

KPK telah memeriksa presenter televisi Brigita P Manohara di kasus korupsi dan TPPU Ricky Ham Pagawak, Senin (5/6/2023) dan Juli 2022 lalu. Brigita pun telah mengembalikan aset dan uang ratusan juta rupiah ke KPK yang diterima dari Ricky Ham Pagawak.

Dalam kasus Hasbi Hasan, KPK telah memeriksa finalis Indonesian Idol 2014 Windy Yunita Ghemary alias Windy Idol yang diduga mengelola rumah Hasbi di Jakarta Selatan serta diduga menerima sejumlah uang.

Sebelumnya, dalam kasus korupsi Gubernur Aceh Irwandi Yusuf juga ada seorang wanita bernama Fenny Steffy Burase, model cantik asal Manado, Sulawesi Utara, kelahiran 6 Mei 1983, yang kemudian menjadi istri Irwandi.

Juga ada empat artis cantik yang diperiksa KPK terkait kasus rasuah Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan, suami mantan Walikota Tangerang Selatan, Banten, Airin Rachmi Diany, dan juga adik kandung bekas Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah. Empat artis itu adalah Jennyfer Dunn, Rebbeca Heijman, Catherine Wilson dan Reni Yuliana.

Dalam kasus korupsi Simulator SIM yang melibatkan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Djoko Susilo, KPK juga sempat memeriksa dua istri mudanya, yakni Mahdiana dan Dipta Anindita.

Dalam kasus korupsi kuota impor sapi di Kementerian Pertanian yang melibatkan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq dan orang dekatnya Ahmad Fathanah, KPK juga memeriksa dua orang perempuan muda dan cantik, Darin Mumtazah dan Maharani Suciono.

Kekuasaan dan Seks

Terlepas dari apakah mereka yang terlibat rasuah ada transaksi seksual dengan wanita-wanita cantik di pusarannya itu atau tidak, fillsuf asal Prancis, Michel Foucault (1926-1984) berpendapat, kekuasaan dan seksualitas saling mengintervensi. Kekuasaan adalah seks, seks adalah kekuasaan. Hal ini berkelindan dengan Sindrom Cleopatra yang kerap menghantui kaum wanita. 

Cleopatra, Ratu Mesir, lahir tahun 69 SM, adalah sosok yang menggunakan seks dan kecantikannya untuk berkuasa dan memenangi pertarungan politik. Agar tidak terbuang dari lingkaran elite Istana Mesir, dia menikah dengan Ptolemeus XIII, saudaranya.

Untuk mengatasi kudeta yang dirancang pendukung saudaranya, dia bersekutu dan menikah dengan Kaisar Romawi Julius Caesar. Setelah Caesar terbunuh oleh Senat Romawi, Cleopatra merasa harus mencari pelindung lain agar bisa tetap menjadi Ratu Mesir. Pilihannya jatuh pada Mark Antony, teman Julius Caesar, dan kapten pasukan kavaleri yang mengontrol seluruh wilayah Mediterania.

Ada adagium, laki-laki memberikan cinta untuk mendapatkan seks, perempuan memberikan seks untuk mendapatkan cinta.

Cinta dapat diwujudkan melalui pemberian materi. Materi berlimpah biasanya dimiliki oleh mereka yang punya kuasa, baik secara politik maupun ekonomi.

Masuk akal bila kemudian banyak wanita di pusaran kasus rasuah, sehingga dianggap berbahaya karena menjerumuskan. Padahal bisa jadi kaum wanita itu justru terkena abu panas dari pelaku rasuah.

Akan tetapi masa depan laki-laki hancur berantakan gegara seorang wanita juga banyak faktanya. Sebut saja Ferdy Sambo dan Mario Dandy Satriyo. Dus, peringatan Rocky Gerung dan novel To Liong To ada benarnya.

Apalagi, secara ilmiah, banyak penelitian yang membuktikan bahwa secara fisik dan mental sesungguhnya wanita jauh lebih kuat daripada laki-laki. Wanita lebih kuat menahan beban hidup, di satu sisi menjadi ibu rumah tangga, tapi di sisi lain ia bekerja bahkan mencari nafkah, misalnya. 

Secara hormonal, wanita lebih kuat menahan rasa sakit, termasuk saat melahirkan, sehingga banyak wanita yang justru berumur lebih panjang daripada laki-laki. Itulah wanita!

Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik pada Konsultan dan Survei Indonesia (KSI).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Diduga Sebagai Penghubung Suap Hakim Agung. KPK Tahan Mantan Komisaris WIKA Beton

Next Post

RG : Dendam Negara Kepada Anies Baswedan

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Economy

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!
Feature

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Feature

AMBIGUITAS ASAS DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA

April 24, 2026
Next Post
Bos Formula E Puji Anies Usai Perhelatan Formula E

RG : Dendam Negara Kepada Anies Baswedan

Survei Indikator Politik Indonesia  Klaim Elektabilitas Anies Berada Urutan Ketiga, Prabowo Bersaing Ketat dengan Ganjar,

Trend Elektabilitas Anies Diklaim Turun, Demokrat Gelisah, Termakan klaim "Propaganda" Lembaga Survei

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026

AMBIGUITAS ASAS DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist