Jakarta – Fusilatnews.— Banyak pihak yang mempertanyakan, mengapa Anies Baswedan tidak diundang pada ajang Formula E ke 2 di Jakarta baru-baru ini. Kedatangannya Bersama keluarga, mendapat cemooh dari para haters. Lalu kita bertanya, mengapa dan ada apa? Tidak sulit di jawab, sejak Anies Baswedan terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta, sejak itu pula beranak pinak para buzzer, specialist membully Anies Baswedan. Selama 5 tahun, hamper setiap kebijakan, program dan ucapan-ucapan Anies Baswedan, menjadi sorotan dan dinegatifkan oleh mereka kaum pembencinya.
Rocky Gerung, tokoh akal sehat, buka suara soal eks Gubernur DKI, Anies Baswedan yang tak diundang Formula E Jakarta. Ia terheran-heran selain mantan kepala daerah, Anies merupakan inisiator atau penggagas balap mobil listrik tersebut.
Rocky Gerung mengatakan, Formula E merupakan ajang lomba yang identik dengan Anies Baswedan. “Rasanya aneh jika inisiator justru datang ke sirkuit sebagai penonton biasa dan membeli tiket ekonomi dengan biaya sendiri”, ungkap Rocky.
Lebih lanjut dikatakan; “Padahal Formula E kan identik dengan Anies Baswedan. Ini sama saja seperti Hari Pancasila 1 Juni di Istana dan Bu Mega tidak diundang, itu masalahnya sama saja,” ujar Rocky Gerung soal Anies tak diundang ke Formula E Jakarta, dikutip Selasa (6/6).
Rocky bertanya-tanya, mengapa Anies tak diundang dan duduk di kursi VIP Formula E Jakarta? Padahal, di tempat yang sama, ada sejumlah tokoh politik, pejabat negara dan selebritis yang diundang. Kenyataan tersebut menurutnya seperti membuktikan, negara masih dendam kepada Anies.
“Yang jadi pertanyaan kan kenapa Anies tidak diundang, sementara yang lain diundang dan dapat duduk di VIP? Orang akan tafsirkan bahwa artinya penguasa sekarang masih dendam pada Anies, padahal Anies mengatakan dalam demokrasi biasa saja,” tuturnya.
Menurut dia, kehadiran Anies tentu dibutuhkan Formula E Jakarta. Sebab, dia merupakan inisiator dan penggagas pertama balapan tersebut. Kehadiran Anies, menurutnya, akan memudahkan jurnalis asing di lapangan mengeruk informasi soal sejarah dan latar belakang Formula E Jakarta.
“Dendam-dendam politik itu merusak watak bangsa ini. Nanti jurnalis asing mau bikin wawancara tentang Formula E, tapi Anies tidak hadir dan duduk di samping Sandiaga Uno. Itu kan jadi pertanyaan tidak etis,” ungkapnya.
Anies Baswedan di sirkuit Formula E Jakarta. Foto: Bacapres Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Anies Baswedan, menjagokan Mitch Evans juara Formula E 2023 Jakarta. Anies sedih Evans kecelakaan dan gagal finis. (Silvia Ng/detikcom)
Sebelumnya, Anies Baswedan datang ke sirkuit Formula E Jakarta bersama istri dan anak-anaknya. Dia datang bukan sebagai tamu undangan, melainkan penonton biasa yang menempati tribun ekonomi di Grand Stand 2E.
Meski tak diundang panitia, namun Anies mengaku tak sakit hati. Bahkan, dia tetap merasa senang saat menyaksikan Formula E Jakarta dari kursi ekonomi bersama penonton lainnya.
“Seru sekali Formula E Jakarta. Kita nonton di Grand Stand tadi dengan penonton-penonton yang semangat semua. Seru, apalagi ketika memasuki menit-menit akhir,” kata Anies.






















