• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Adab dan Kepantasan: Refleksi dari Sikap Jokowi terhadap Try Sutrisno

Ali Syarief by Ali Syarief
October 8, 2024
in Feature, Pendidikan
0
Adab dan Kepantasan: Refleksi dari Sikap Jokowi terhadap Try Sutrisno
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam sebuah acara pernikahan sahabat saya, ada momen yang begitu berkesan ketika saya melihat seorang tamu undangan istimewa, Jenderal (Purn) Try Sutrisno. Beliau, mantan Wakil Presiden Republik Indonesia yang pernah mendampingi Presiden Soeharto, tampak hadir tanpa ditemani istrinya. Meski berada di tengah keramaian tamu undangan, beliau terlihat menyendiri, seolah-olah keberadaannya menciptakan jarak dengan tamu lainnya yang mungkin merasa segan untuk mendekat.

Saya memutuskan untuk menghampirinya dan menyapanya langsung. Senyum hangat segera merekah di wajahnya saat saya berkata, “Pak, bapak ini Jenderal yang paling ganteng dan tampan.” Dengan tawa yang begitu lepas, beliau membalas, “Bisa saja….” Suatu momen penuh kehangatan dan candaan yang sederhana, namun sarat makna.

Namun, momen ini juga membawa saya merenungkan satu hal. Try Sutrisno bukanlah sosok sembarangan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Presiden di era Presiden Soeharto, sebuah posisi yang kala itu hanya diperuntukkan bagi tokoh-tokoh yang sangat senior, terpandang, dan memiliki jejak panjang dalam pengabdian kepada bangsa. Di mata banyak orang, beliau adalah figur yang dihormati tidak hanya karena jabatannya, tetapi juga karena pengabdiannya kepada negara sebagai mantan Panglima TNI dan seorang negarawan.

Namun, ada sebuah insiden yang mengusik hati nurani saya dan mungkin banyak orang yang menyaksikannya. Dalam peringatan HUT TNI baru-baru ini, terjadi sebuah peristiwa yang sangat disayangkan terkait dengan adab dan etika seorang presiden. Saat itu, Presiden Joko Widodo tampak menyalami beberapa mantan wakil presiden yang hadir, seperti Jusuf Kalla (JK) dan Boediono. Namun, yang mengejutkan, Jokowi tidak menyalami Try Sutrisno yang berada di sebelah mereka.

Berdasarkan kesaksian yang tersebar, Pak Try sudah siap untuk berdiri menyambut salam Jokowi, tetapi Ibu Try, istrinya, melarangnya untuk berdiri. Seolah-olah, mereka telah memahami bahwa salam tersebut tak akan datang. Benar saja, Jokowi berlalu begitu saja, tanpa sedikit pun menoleh atau memberikan penghormatan kepada Pak Try. Ironisnya, momen salam ini pun bukan inisiatif murni Jokowi, melainkan didahului oleh presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang dengan penuh hormat menyalami para tokoh bangsa itu.

Pertanyaan yang timbul adalah: apakah sikap ini pantas? Bagaimana kita harus memandang tindakan seorang presiden yang tidak menunjukkan penghormatan kepada para pendahulunya, terlebih kepada seorang mantan wakil presiden yang juga seorang pahlawan nasional?

Adab adalah cerminan dari kualitas seseorang, terutama dalam posisi publik yang menuntut keteladanan seperti presiden. Dalam tradisi bangsa kita, menghormati yang lebih tua, terlebih lagi yang pernah berjasa besar bagi negara, adalah hal yang sangat dijunjung tinggi. Dalam konteks ini, sikap Jokowi yang mengabaikan Try Sutrisno bukan hanya sebuah tindakan yang menunjukkan kurangnya penghormatan, tetapi juga mencerminkan etika yang kurang elok sebagai pemimpin negara.

Kepantasan dalam bersikap, terutama terhadap tokoh senior bangsa, adalah salah satu bentuk penegasan bahwa seorang pemimpin tidak hanya dinilai dari keputusan politiknya, tetapi juga dari bagaimana ia berinteraksi dan memperlakukan orang lain, terutama mereka yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa ini. Jokowi, sebagai presiden, semestinya menjadi teladan dalam hal ini. Mengabaikan figur seperti Try Sutrisno, yang telah berjuang demi negara, adalah sebuah tindakan yang menodai nilai-nilai kepemimpinan yang baik.

Bahkan, salam yang Jokowi berikan kepada para mantan wapres lain pun dilakukan seakan-akan terpaksa, hanya karena Prabowo melakukannya lebih dulu. Ini semakin mempertegas bahwa tindakan Jokowi tidak didasarkan pada adab yang sejati, melainkan lebih kepada formalitas yang terkesan dingin dan tanpa kehangatan.

Dalam dunia politik yang keras dan penuh intrik, sangat penting bagi seorang pemimpin untuk tetap menjaga nilai-nilai kebangsaan yang luhur, termasuk penghormatan kepada para tokoh yang telah berjasa. Dalam hal ini, Jokowi seharusnya menyadari bahwa posisinya sebagai presiden menuntut lebih dari sekadar menjalankan tugas pemerintahan. Ia juga dituntut untuk menjadi panutan dalam adab dan sikap hormat terhadap para pendahulu yang telah memberikan sumbangsih besar bagi bangsa.

Penutup dari refleksi ini adalah bahwa tindakan Jokowi yang tidak menyalami Try Sutrisno adalah sebuah kekhilafan yang tidak bisa dianggap sepele. Seorang pemimpin tidak boleh kehilangan sentuhan adab, karena dari sanalah keluhuran seorang pemimpin sesungguhnya terpancar. Dalam hal ini, sudah seharusnya Jokowi lebih peka dan bijak dalam bersikap, terutama kepada para mantan pemimpin yang pernah mengemban tanggung jawab besar bagi negara.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Prabowo Tunggu Waktu Tepat Teken Keppres IKN: Jokowi Ingatkan, Pindah IKN Tak Sekadar Fisik

Next Post

Lilin, Protes di Seluruh Dunia Memperingati Ulang Tahun Serangan Hamas ke Israel

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Feature

REVISI UU NOMOR 18 TAHUN 2003 TENTANG ADVOKAT: UNTUK SIAPA?

July 3, 2026
Feature

PRESIDEN KUAT VS PRESIDEN DOMINAN

July 3, 2026
Feature

Ketika Allah Memuliakan Profesi Seorang Pencatat (​Mengapa Akuntansi Bukan Sekadar Menghitung Angka, tetapi Menjaga Amanah Peradaban)

July 3, 2026
Next Post
Lilin, Protes di Seluruh Dunia Memperingati Ulang Tahun Serangan Hamas ke Israel

Lilin, Protes di Seluruh Dunia Memperingati Ulang Tahun Serangan Hamas ke Israel

Tokyo : Shibuya dan Shinjuku Larang Minum Alkohol di Jalanan

Tokyo : Shibuya dan Shinjuku Larang Minum Alkohol di Jalanan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

Membaca Langkah Catur Raja Juli Kembalikan Amplop Gratifikasi

July 3, 2026

REVISI UU NOMOR 18 TAHUN 2003 TENTANG ADVOKAT: UNTUK SIAPA?

July 3, 2026
IPW Laporkan Kapolres Depok ke Propam: Tersangka Diduga Ditahan 11 Jam Tanpa Dasar Hukum

IPW Laporkan Kapolres Depok ke Propam: Tersangka Diduga Ditahan 11 Jam Tanpa Dasar Hukum

July 3, 2026
Rakornas KKP Sepakati Percepatan Enam Program Prioritas Kelautan dan Perikanan Dukung Swasembada Pangan

Rakornas KKP Sepakati Percepatan Enam Program Prioritas Kelautan dan Perikanan Dukung Swasembada Pangan

July 3, 2026

PRESIDEN KUAT VS PRESIDEN DOMINAN

July 3, 2026

Ketika Allah Memuliakan Profesi Seorang Pencatat (​Mengapa Akuntansi Bukan Sekadar Menghitung Angka, tetapi Menjaga Amanah Peradaban)

July 3, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Diledek PDIP,  PSI Partai Lebih Banyak Baliho Daripada Pengurusnya,  PSI Mencak-mencak Tak Terima

Membaca Langkah Catur Raja Juli Kembalikan Amplop Gratifikasi

July 3, 2026

REVISI UU NOMOR 18 TAHUN 2003 TENTANG ADVOKAT: UNTUK SIAPA?

July 3, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist