Ponorogo, Fusilatnews – Musim kemarau yang cukup panjang tahun ini telah memberikan dampak signifikan pada sumber daya air di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sejak sebulan terakhir, Waduk Bendo, yang memiliki kapasitas volume sekitar 43 juta meter kubik air, mulai mengering.
Kondisi ini terlihat jelas di lokasi waduk, di mana warga dapat menyaksikan bongkahan tanah retak yang sebelumnya terendam air, kini muncul ke permukaan. Foto-foto yang beredar menunjukkan warga berjalan menyusuri dasar waduk yang kini kering, sebuah pemandangan yang mencolok setelah bulan-bulan sebelumnya waduk tersebut dipenuhi air.
Kekeringan ini mengindikasikan bahwa curah hujan yang sangat minim selama beberapa waktu terakhir telah mengakibatkan penurunan signifikan pada level air waduk. Ini menimbulkan kekhawatiran akan ketersediaan air bersih untuk keperluan sehari-hari dan irigasi pertanian di daerah tersebut.
Pihak berwenang di Ponorogo diharapkan dapat segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak musim kemarau ini, seperti memantau dan mengelola sumber daya air secara efisien serta mempromosikan praktik penghematan air di kalangan masyarakat. Dengan semakin meningkatnya perubahan iklim, tantangan seperti ini diharapkan dapat diatasi dengan lebih baik di masa depan.

























