• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Analisis Potensi Buruknya Pembagian Kekuasaan Politik dalam Kabinet Prabowo: Politisasi dan Potensi Merugikan

Ali Syarief by Ali Syarief
March 19, 2024
in Feature, Pemilu, Politik
0
Mengklaim Menang Pilpres, Koalisi Indonesia Maju Sudah Sepakat Bagi-bagi Kekuasaan
Share on FacebookShare on Twitter

Dalam era Pak Harto, pembentukan kabinet dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan pembangunan nasional. Dengan pendekatan tersebut, mantan anggota TNI diangkat untuk mengelola program pembangunan yang berhubungan dengan stabilitas politik, sementara para teknokrat ditempatkan untuk mengurusi pembangunan teknis. Namun, jika melihat tren yang muncul dalam pemerintahan Prabowo di masa depan, terlihat adanya kecenderungan yang berpotensi merugikan, yaitu pembagian kekuasaan kabinet yang bersumber dari partai politik pendukungnya.

Sebagai contoh pernyataan SBY,  Partai Demokrat bersama presiden terpilih nanti bertekad membawa masyarakat keluar dari kesusahan menuju kesejahteraan. Ia pun lantas menyinggung rekam jejak kepemimpinannya yang dimulai 2004 silam hingga 2014 lalu. SBY mengklaim mampu membebaskan Indonesia dari sengatan krisis ekonomi hingga mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal ini menimbulkan beberapa kekhawatiran terkait dengan efektivitas dan keberlanjutan pembangunan di Indonesia. Pertama, pembagian kabinet berdasarkan politik partai dapat mengorbankan kualitas dan kompetensi dalam pengambilan keputusan. Sebagai gantinya, kepentingan politik partai mungkin menjadi prioritas, bukanlah kemampuan dan pengalaman dalam memimpin dan mengelola.

Kedua, penempatan politisi dari partai-partai koalisi dalam posisi kunci dalam kabinet dapat mengakibatkan politisasi program pembangunan. Keputusan yang semestinya berdasarkan analisis dan kepentingan nasional dapat terpengaruh oleh pertimbangan politik yang sempit. Hal ini dapat merugikan pembangunan jangka panjang dan menimbulkan ketidakpastian bagi perekonomian dan stabilitas sosial.

Ketiga, pengalihan kekuasaan kepada politisi partai-partai koalisi tanpa mempertimbangkan kompetensi dan pengalaman mereka dalam bidang tertentu dapat menghambat efisiensi dan efektivitas pelaksanaan program-program pemerintah. Kabinet yang terdiri dari orang-orang yang lebih memperhatikan kepentingan partai daripada kepentingan nasional dapat menghambat proses pembangunan dan reformasi yang diperlukan untuk kemajuan negara.

Dengan demikian, jika tren ini terus berlanjut, bisa jadi era Prabowo akan ditandai oleh pembagian kekuasaan yang lebih didasarkan pada pertimbangan politik daripada kapasitas dan kompetensi individu. Hal ini berpotensi menghambat kemajuan dan perkembangan Indonesia sebagai negara yang berdaulat dan mandiri secara politik, ekonomi, dan sosial. Oleh karena itu, penting untuk mengawasi dan mengevaluasi proses pembentukan kabinet agar kepentingan nasional tetap diutamakan demi kemajuan bangsa.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PKS Menyatakan Menolak RUU DKJ, Apa yang Jadi Poin Keberatannya

Next Post

Polisi Temukan Beberapa Fakta Dalam Keluarga Terjun dari Lantai 22 Apartemen Teluk Intan Penjaringan

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?
Feature

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026
Feature

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026
Next Post
Polisi Temukan Beberapa Fakta Dalam Keluarga Terjun dari Lantai 22 Apartemen Teluk Intan Penjaringan

Polisi Temukan Beberapa Fakta Dalam Keluarga Terjun dari Lantai 22 Apartemen Teluk Intan Penjaringan

Tahapan Pemilu Tertunda: Indonesia Siap-siap Menyambut Sidang Rakyat?

Dewan Perwakilan Rakyat Minta Kesepakatan Pemerintah Terkait RUU DKJ Ditolak

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda
Feature

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

by Karyudi Sutajah Putra
April 22, 2026
0

Jakarta - Jika sebelumnya ada Fadli Zon dan Fahri Hamzah, atau duo F, kini ada Ade Armando dan Abu Janda,...

Read more
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026
Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

Sejarah yang Memilih Pahlawan: Mengapa Keumalahayati Lebih Layak Diangkat daripada R.A. Kartini?

April 22, 2026

Pemikiran Hibrid RA Kartini: Lokal dalam Pengalaman, Universal dalam Gagasan

April 22, 2026
Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

Pusdis Unhas Gelar Sosialisasi UTBK Inklusif, Siapkan Layanan Ramah Peserta Disabilitas

April 22, 2026
Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

Menguji Kesaktian Ade Armando dan Abu Janda

April 22, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

Halal Bihalal Emak-Emak Berubah Jadi Mimbar Perlawanan: Kritik Pedas ke Rezim Menggema dari Menteng

April 22, 2026
Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

Dibungkam Berulang, Pelapor Tumbang: Jejak Kontroversi Ubedilah Badrun dan Nasib Para Pengkritiknya

April 22, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist