Dalam pidato kampanyenya Anies menyinggung alasan mengapa Kampung Tanah Merah menjadi tempat menggelar kampanye perdana. karena , Kampung Tanah Merah memiliki kedekatan historis dengannya sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta.
Jakarta – Fusilatnews – Setelah berpidto kampanye dipodium yang disediakan. Kandidat Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan meneruskna kampanye perdana dengan mengendarai motor menyusuri rute perjuangan sambil menyapa masyarakatdi Kampung Tanah Merah, Kelurahan Tugu Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, Selasa (28/11/).
Dalam pidato kampanyenya Anies menyinggung alasan mengapa Kampung Tanah Merah menjadi tempat menggelar kampanye perdana. karena , Kampung Tanah Merah memiliki kedekatan historis dengannya sebagai mantan Gubernur DKI Jakarta.
Selain itu, ia mengatakan, daerah itu merupakan simbol daerah terpinggirkan yang semestinya dinaikkan taraf hidupnya ke arah lebih baik.
Setelah berpidato, Anies turun dari panggung dan melanjutkan kampanyenya ke panggung utama. Jaraknya sekitar dua kilometer. Ia pun mengendarai motor Yamaha N-max abu-abu berpelat nomor B 4485 BRV. Sang istri, Fery Farhati Ganis dibonceng di belakangnya.
Keduanya mengenakan helm putih dengan gambar wajah Anies-Muhaimin di bagian belakangnya. Rupanya, tidak hanya Anies yang mengendarai motor, para pendukungnya juga turut mengikutinya dari belakang.
Rombongan menyusuri Jalan Perjuangan, Kampung Tanah Merah hingga sampai di panggung utama.
Sepanjang perjalanan, Anies menyapa warga. Warga, baik ibu-ibu, bapak-bapak, hingga anak-anak menyambut kehadiran Anies dengan gembira lewat lambaian tangan dan teriakan, “Pak Anies, Pak Anies.”
Sekitar lima menit kemudian, Anies bersama rombongan tiba di panggung utama. Warga yang sudah menunggu menyambutnya dengan antusias. Mereka mengumandangkan yel-yel, “Anies-nya satu, pendukungnya banyak.”
Anies tiba di lokasi sekitar pukul 09.45 WIB. Anies datang bersama sang istri Fery Faryati Ganis. Anies tampak mengenakan kemeja putih lengan panjang tergulung seperempat dan celana hitam. Sang istri juga terlihat kompak mengenakan kemeja putih dan kerudung abu-abu.
Warga yang sudah menunggu menyambutnya dengan teriakan, “Pak Anies, Pak Anies.”
Aktivitas pertama yang dilakukan di sana, yakni menyampaikan pidato sambutan di sebuah panggung kecil. Anies berbicara soal alasan mengapa Kampung Tanah Merah dijadikan tempat dimulainya kampanye.
Anies menjelaskan alasannya, Kampung Tanah Merah adalah daerah yang ia datangi pertama kali ketika menjadi calon gubernur DKI Jakarta. Oleh sebab itu, Kampung Tanah Merah memiliki kedekatan historis dengan dirinya.
“Masih ingat tahun 2016? Waktu itu kami baru menerima amanat menjadi calon gubernur. Warga Tanah Merah datang ke rumah. Waktu itu meminta saya untuk menjadi calon gubernur,” ujar Anies.
“Saya bilang, (belum ada) partai politik yang mengusung. Ternyata ada partai yang mencalonkan. Dan ketika saya mencalonkan, tempat mana yang saya datangi? Tanah Merah,” lanjut dia.
Kampung Tanah Merah, menurut Anies, bukan sekadar permukiman, tetapi juga simbol masyarakat terpinggirkan yang semestinya diangkat derajatnya.
Anies menyinggung kebijakannya saat menjadi Gubernur DKI Jakarta memberi akses bagi warga Tanah Merah terhadap layanan kependudukan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Upaya yang sama akan Anies kerjakan bagi Indonesia.
Setelah menyampaikan sambutan, Anies sempat mengajak warga foto bersama. Anies dan istrinya berada di atas panggung, sementara warga berada di bawah panggung.
Hingga pukul 10.20 WIB, Anies melanjutkan kampanyenya di panggung yang terletak sekitar dua kilometer dari panggung pertama.
Hingga pukul 10.54 WIB, Anies masih melangsungkan pidato keduanya dari atas panggung. Acara kampanye itu sendiri berlangsung kondusif

























