“Kami makin hari makin menemukan kondisi di lapangan yang menunjukkan bahwa makin banyak yang menginginkan perubahan. Termasuk apakah kita ingin kehidupan bernegara kita dijaga tatanannya, kehormatannya, kewibawaannya, bila iya maka kita dorong perubahan,” pungkasnya.
Jakarta- Fusilatnews – Di Tengah prediksi berbagai lembaga survei yang menempatkan pasangan bakal calon presiden/wakil presiden Anies Baswedan/ Muhaimin Iskandar tempatkan oleh Populi Center dan Charta Politika, SMRC, Poltracking. dan beberapa lembaga survei lainnya pada nomor tiga dalam elektabilitas Calon Presiden Anies Baswedan menunjukkan semakin optims
“Ya kita terus jalan, kita terus bekerja, kita terus menjangkau semua dan kami makin hari makin optimistis,” kata Anies ditemui di Grand Serela Yogyakarta, Jumat (10/11).
Anies optimis membawa perubahan dari berbagai situasi atau fakta yang ia temui selama dirinya bersafari ke berbagai daerah. Salah satunya soal harga kebutuhan pokok yang menurutnya masih belum semuanya terjangkau oleh kalangan masyarakat.
Demikian pula soal lapangan pekerjaan yang baginya masih harus diperluas. Suara dan pesan yang ia bawa dari masyarakat adalah motivasi buat Anies untuk menghadirkan perubahan ke arah lebih baik di segala aspek.
“Kami makin hari makin menemukan kondisi di lapangan yang menunjukkan bahwa makin banyak yang menginginkan perubahan. Termasuk apakah kita ingin kehidupan bernegara kita dijaga tatanannya, kehormatannya, kewibawaannya, bila iya maka kita dorong perubahan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Populi Center mengklaim pasangan capres-cawapres Koalisi Indonesia Maju, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka unggul dibanding dua pasangan lain di Pilpres 2024.
Hasil itu tergambar dalam klaim hasil survei terbaru dalam simulasi tiga tokoh calon presiden dan wakil presiden.
Sebesar 43,1 persen responden memilih pasangan Prabowo-Gibran. Lalu di urutan kedua itu Ganjar-Mahfud sebesar 23 persen, disusul kemudian Anies-Muhaimin sebesar 22,3 persen.
Manager Public Opinion Populi Center Hartanto Rosojati mengatakan mayoritas responden mengaku telah yakin dengan pilihannya tersebut.
“Kita tanyakan apakah pilihan anda ini telah matang atau masih mungkin berubah dan total itu sekitar 71,8 persen publik menjawab ‘Ya, mantap’,” ujarnya dalam konferensi pers, Jakarta, Kamis (9/11).
Sementara angka responden yang masih mungkin berubah pilihannya sebesar 27,4 persen dan menolak menjawab hanya 0,8 persen.
Survei ini sendiri dilakukan pada 29 Oktober-5 November 2023 terhadap 1.200 responden. Metode secara tatap muka dengan aplikasi Populi Center.
Pemilihan sampel dengan multistage random sampling dan margin of error kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.
Survei Charta Politika juga menengklaim Anies-Cak Imin pada posisi paling buncit dengan elektabilitas sebesar 24,3 persen. Sementara, Ganjar-Mahfud unggul dengan elektabilitas mencapai 36,8 persen dan pasangan Prabowo-Gibran berada di urutan kedua dengan selisih sekitar 2 persen.
Dalam survei terbaru Indikator Politik Indonesia, Prabowo-Gibran diklaim di posisi pertama mengantongi 36,1 persen. Sementara Ganjar-Mahfud 33,7 persen; dan Anies-Cak Imin 23,7 persen.























