Kementerian PUPR dalam menyambut lebaran 2023 ini sedang mempersiapkan kondisi sarana umum terutama jalan yang menghubungkan antar kota baik antar provinsi maupun antar kota dalam provinsi.
Jakarta – Fusilatnews – Untuk momen mudik Lebaran tahun 2023, terdapat sejumlah yang dilakukan Kementerian PUPR. Baik itu yang telah selesai dilakukan maupun yang masih dalam proses.
Operasional Jalan Tol Hingga Maret 2023, terdapat 70 ruas jalan tol operasi yang dikelola oleh 49 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), dengan panjang total 2.623,51 kilometer.
Rinciannya, jalan tol di Pulau Jawa membentang hingga sepanjang 1.716, 15 kilometer; Sumatera 738,46 kilometer; Kalimantan 97,27 kilometer; Sulawesi 61,46 kilometer, serta Bali 10,07 kilometer.
Namun untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas mudik, Kementerian PUPR akan mengoperasikan 12 ruas tol secara fungsional. “Ada beberapa ruas-ruas fungsional sepanjang 217,2 kilometer untuk persiapan Lebaran tahun 2023,” ungkap Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi V DPR, Selasa (28/3/2023).
Adapun daftar 12 ruas tol yang direncanakan beroperasi fungsional sebagai berikut:
Jalan Tol Cinere-Jagorawi (Cijago) Seksi 3B Krukut-Limo sepanjang 2,2 kilometer Jalan Tol Serpong-Cinere Seksi 2 Pamulang-Cinere sepanjang 3,6 kilometer Jalan Tol Cibitung-Cilincing Seksi 4 Taruma Jaya-Cilincing sepanjang 7,3 kilometer Jalan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) ruas Cimalaka-Dawuan sepanjang 28,2 kilometer Jalan Tol Sigli-Banda Aceh (Sibanceh) ruas Blang Bintang-Baitussalam sepanjang 13,2 kilometer
Jalan Tol Ciawi-Sukabumi Seksi 2 Cigombong-Cibadak sepanjang 11,9 kilometer Jalan Tol Cimanggis-Cibitung Seksi 2A Jatikarya-Cikeas sepanjang 3,5 kilometer Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) Seksi 4A Probolinggo-Interchange (IC) Gending sepanjang 8,6 kilometer Jalan Tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat ruas Kuala Tanjung-Pematang Siantar 96,5 kilometer dan Dolok Merawan Sinaksak sepanjang 20,40 kilometer
Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan Paket 3 Kutanegara-Sadang sepanjang 8,5 kilometer Jalan Tol Solo-Yogyakarta sebagian Seksi 1.1 sepanjang 6,1 kilometer Jalan Tol Stabat-Tanjung Pura sebgian Seksi 2 sepanjang 7,2 kilometWac
Wacana Diskon Tarif Tol Tak hanya mendorong penyelesaian sejumlah ruas tol untuk bisa dioperasikan secara fungsional, Kementerian PUPR juga melobi para BUJT agar memberi diskon tarif
Dari sisi kesiapan jalan nasional, kondisi kemantapannya sudah di atas 90 persen dan tengah ditingkatkan hingga mendekati momen mudik LebaMenur
Menurut Basuki, Jalur Pantai Utara (Pantura) Jawa masih menjadi rute jalan favorit para pemudik. Jalur Pantura memiliki panjang 1.229 kilometer dengan kondisi kemantapan 92 persen. Masih terdapat sebagian jalan rusak di jalur ini, khususnya di daerah Kudus.
“Nanti 2 kilometer yang sedang kita rigid akan segera selesai dan bisa dimanfaatkan,” tandas Basuki dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (4/4/2023).
Kemudian, Lintas Tengah Jawa sepanjang 1.197 kilometer dengan kondisi kemantapan 95 persen, Jalan Lintas Selatan Jawa sepanjang 888 kilometer dengan kondisi mantap 97 persen. Lalu, Jalan Pantai Selatan (Pansela) Jawa sepanjang 1.523 kilometer dengan kondisi kemantapan 93 persen.
Berikutnya, jalan nasional yang siap digunakan di Pulau Bali sepanjang 363,3 kilometer terdiri dari Jalan Lintas Selatan dan Jalan Lintas Utara dengan kondisi mantap 98,3 persen. Jalan nasional Trans-Sumatera sepanjang 7.918 kilometer, yaitu Jalan Lintas Barat 2.562 kilometer dalam kondisi mantap 97 persen, Jalan Lintas Timur 3.019 kilometer kondisi 95 persen, dan Jalan Lintas Tengah 2.338 kilometer dengan kondisi mantap 93 persen.
Beralih ke Kalimantan, ruas jalan nasional yang digunakan sepanjang 6.556 kilometer terdiri dari Lintas Utara kondisi mantap 95,32 persen, Lintas Tengah 80,17 persen, dan Lintas Selatan 90,96 persen. Sementara, di Pulau Sulawesi, ruas lintas jalan nasional yang digunakan sepanjang 5.400 kilometer juga sudah dalam kondisi mantap.





















