“Semua persoalan di TPS, selesaikan di TPS! Jangan mau keluar dari TPS. Ribut ya ribut di situ sampai selesai,” kata Syaugi di Yayasan Darul Musthofa Al Madinatul Munawwaroh, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa, (26/12) .
Jakarta – Fusilatnews – Kapten timnas capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) Marsekal Madya (Purn) Muhammad Syaugi Alaydrus dalam arahannya kepada para relawan untuk tidak segan laporkan segala indikasi kecurangan selama pemilu
Para relawan diminta melakukan pengawasan sampai hari pencoblosan.
“Semua persoalan di TPS, selesaikan di TPS! Jangan mau keluar dari TPS. Ribut ya ribut di situ sampai selesai,” kata Syaugi di Yayasan Darul Musthofa Al Madinatul Munawwaroh, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa, (26/12) .
Jika tak dituntaskan di TPS Syaugi mengkhawatirkan dugaan kecurangan yang tak tuntas di TPS tersebut jika dibawa ke pemeriksaan lanjutan, justru akan sulit diawasi relawan. Syauqi meminta relawan berani menghentikan segala bentuk kecurangan sesaat setelah mengetahuinya.
“Kalau banyak orang dan ada kecurangan, bisa teriak. Kan banyak orang yang jadi tahu kan. Kalau kami ada gerakan rakyat pakai kentongan. Kalau ada sesuatu, rakyat pukul kentongan atau teriak,” ucapnya.
Arahan disampaikan oleh Syauqi dalam rangkaian Training of Trainer (ToT) relawan AMIN.
Dalam kegiatan itu hadir pula Ketua Tim Hukum Nasional Amin Ari Yusuf Amir, Asisten Pelatih Timnas AMIN Tamsil Linrung, dan Tim Hukum Nasional DKI Aziz Yanuar. Tak hanya itu, dari tokoh ulama hadir pula Muhsin bin Zeid Al Attas.
ToT relawan AMIN ini digelar sejak pagi dan selesai pukul 15.20. Kegiatan itu turut diramaikan oleh para relawan Anies – Cak Imin, jawara Betawi, dan tokoh masyarakat Betawi.

























