• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Arogansi Koboi Jalanan

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 23, 2023
in Crime, Feature
0
Ribuan Mahasiswa Konvoi Demo, Lautan Massa Membelah Jalanan Surabaya

Ribuan mahasiswa melakukan konvoi menuju Gedung DPRD Surabaya (CNN Indonesia/Farid)

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Hery Wibowo, Ketua Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Padjadjaran

Jakarta – Sepanjang Februari ini, publik Indonesia dikagetkan sejumlah kekerasan (yang mengarah pada arogansi) dari pengendara kendaraan yang dianggap mewah atau dianggap menunjukkan status/kelas sosial tertentu di masyarakat. Kekerasan dilakukan dalam berbagai bentuk, baik verbal maupun fisik seperti pemukulan atau pun perusakan kendaraan pihak lain.

Beragam praktik kekerasan itu, bila disimpulkan sementara, mengerucut pada perilaku arogan yang menunjukkan superioritas satu pihak ke pihak lain.

Personal Troubles atau Public Issues

Telaah sosiologis mendorong kita untuk dapat membedakan personal troubles dan public issues. Saat kasus aksi arogan di tempat umum jarang terjadi, dapat dikatakan bahwa aksi itu masuk kategori personal troubles. Individunyalah yang bermasalah. Pelaku memang arogan, merasa kuat, merasa superior dan merasa berhak menginjak-injak orang yang (dia pikir) berada di bawah level sosialnya.

Belum lagi jika dilihat bahwa kasus arogansi itu cenderung dilakukan oleh orang yang (secara asumtif) memiliki status sosial lebih tinggi kepada yang lebih rendah.

Penggunaan jenis kendaraan yang secara sosial dilihat sebagai simbol kemewahan (atau kesuksesan?) juga berpotensi membuat penggunanya merasa “tinggi” dan berhak melakukan sesuatu berbasis “ketinggiannya” itu. Ketika sesuatu terjadi di luar perkiraannya, dan membuat sedikit ketidaknyamanan psikologis, perilaku arogan dapat keluar dan meledak. Bertumpuk stres internal dan eksternal dalam satu waktu, sehingga menjadi sulit untuk dikendalikan.

Namun perlu juga diperhatikan ketika arogansi di jalan raya terus meningkat, dan terjadi secara hampir merata di berbagai daerah, maka ada kekawatiran terjadi peningkatan status dari personal troubles menjadi public issues.

Bisa jadi hal itu merupakan peringatan dini terkait sistem perlalulintasan yang mungkin saja meningkatkan ambang stres dan bahkan depresi. Kemacetan berjam-jam, jalanan yang sempit, jam berangkat dan pulang kantor yang bersamaan, akan memengaruhi kondisi emosional pengendara. Satu stimulan kecil dapat memantik dan mengakibatkan kobaran api kemarahan di atas batas.

Hal itu juga boleh jadi merupakan peringatan dini memburuknya sikap dan kepribadian warga negara. Karena itu, tidak salah jika disiapkan skema preventif dengan mendesain pola pendidikan karakter dan edukasi kewarganegaraan yang dapat diakses seluruh anggota masyarakat.

Negara dan sejumlah praktisi pendidikan perlu hadir untuk merespon hal ini, bukan hanya secara rehabilitatif dan kuratif, tetapi juga preventif. Sudah saatnya perilaku warga negara dibentuk melalui kesadaran penuh dan program yang berkesinambungan.

Lensa Sosiologis

Sudut pandang sosiologis, memiliki kaidah sendiri dalam mengkaji perilaku sosial di masyarakat. Pertama adalah seeing the general in the particular. Aksi arogansi itu kemungkinan besar seperti fenomena gunung es. Hanya sedikit yang muncul ke permukaan, dan diselesaikan secara hukum. Ribuan kasus serupa bisa saja terjadi di berbagi lokasi jalan saat para pengendara berlalu lintas, dalam variasi tingkat keparahan.

Kedua, seeing personal choice in social context. Pilihan pribadi dipengaruhi kekuatan sosial. Masyarakat adalah sumber pengaruh yang kuat pada pilihan perilaku individu. Sebuah tingkah laku ”baru’ dalam hal ini tidak muncul begitu saja. Patut diduga bahwa para pengemudi pelaku arogansi di jalan raya secara sosiologis telah mendapatkan ’pengaruh’ tertentu untuk melakukan hal tersebut. Apakah sering melihat contoh serupa, dorongan untuk menunjukkan identitas sosial tertentu, keinginan untuk diakui kejantanan dan keberaniannya dan lain-lain.

Sejujurnya perilaku yang menunjukkan superioritas kepada sesama pengguna jalan bukan hal yang baru, sehingga hal itu menjadi kekuatan sosial khusus bagi individu pengguna jalan lainnya. Sangat mungkin sudah terbentuk pola umum yang sudah terhayati bahwa jika seseorang dianggap mengganggu kendaraan kita, maka teriaklah atau marahilah yang bersangkutan.

Eksistensi Sosial

Seseorang yang berani melabrak orang lain di muka umum dan menjadi tontonan publik, patut diduga bahwa yang bersangkutan butuh pengakuan sosial. Ia merasa perlu melakukan hal tersebut untuk memenuhi satu kebutuhan khusus dalam dirinya. Sejatinya, individu yang terlalu ingin diakui eksistensinya, justru perlu dikasihani.

Patut diduga bahwa dalam kehidupan kesehariannya, yang bersangkutan tidak cukup didengarkan segala keluhannya, tidak cukup diapresiasi segala prestasinya, dan tidak cukup diakui pemikirannya. Dampaknya, ia mencari pemenuhan kebutuhan tersebut pada cara-cara yang tidak terduga dan bahkan berpotensi melukai ego orang lain.

Kebutuhan dasar seseorang secara individu adalah untuk diakui. Sejumlah orang telah memiliki jalur untuk diakui kepintarannya, kepakarannya, prestasinya, kontribusinya dan lain-lain melalui akses yang legal dan bermartabat. Namun, ada sejumlah anggota masyarakat yang masih dahaga terkait pemenuhan kebutuhan untuk diakui itu. Maka, begitu ada celah, ia akan ambil kesempatan tersebut.

Berbasis self determinant theory (Kirkland dkk, 2011), salah satu kebutuhan dasar manusia adalah kebutuhan akan otonomi, atau kendali penuh atas sikap dan perilakunya sendiri. Maka, seseorang akan merasa semakin nyaman dengan dirinya ketika kebutuhan berotonomi, atau melakukan tindakan berbasis keinginannya sendiri terpenuhi. Namun jelas, hal ini tidak boleh kebablasan sampai mencederai pihak lain.

Upaya pemenuhan kebutuhan psikologis pribadi, tetap perlu untuk selalu berada dalam koridor harmoni sosial. Namun fakta sosial di lapangan berkata lain. Aksi kekerasan demi kekerasan terjadi, dan sebagian di antaranya diwarnai sikap arogan. Ketika hal itu terjadi berulang dan memakan banyak korban, maka peringatan dini untuk membangun pendidikan karakter bangsa tidak boleh lagi diabaikan.

Masyarakat dibentuk melalui sekumpulan nilai dan norma yang disepakati bersama, walaupun tidak harus selalu tertulis. Arogansi pribadi/atau kelompok masyarakat tertentu dapat mencederai nilai dan norma yang disepakati bersama tersebut.

Bangunan utuh masyarakat dapat menjadi oleng dan goyah, sehingga memerlukan keseimbangan baru. Pihak berwenang tidak boleh membiarkan praktik-praktik itu. Perlu segera dilakukan langkah hukum untuk mencegah perbuatan semacam itu menjadi “tradisi” atau membudaya.

Kesadaran berwarga negara seyogianya dapat tercermin dari penghayatan akan penggunaan fasilitas umum bersama. Jalan raya adalah fasilitas umum bersama yang seharusnya digunakan sebaik-baiknya, sesuai dengan kebutuhan. Perilaku arogan pada penggunaan fasilitas negara hanya akan merusak dan menciderai keharmonisan bermasyarakat.

Dikutip dari Kompas.com, Kamis 23 Februari 2023.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mantan Bupati Purwakarta Dedy Mulyadi Resmi Cerai Dengan Isterinya Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. Apa Yang Terjadi Dengan Rumah Tangga Mereka Berdua?

Next Post

Dipertahankan Polri, Kompolnas Minta Eliezer Konsisten Jujur

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT
Feature

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK
Feature

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026
Next Post
Kompolnas Minta Tes Urine Polisi ‘Incognito’

Dipertahankan Polri, Kompolnas Minta Eliezer Konsisten Jujur

Naik Delman, Anies Menghadiri Deklarasi Calon Presiden Dari PKS

Naik Delman, Anies Menghadiri Deklarasi Calon Presiden Dari PKS

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
JK & Seekor Gajah
Feature

JK & Seekor Gajah

by Karyudi Sutajah Putra
April 21, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Gajah itu panjang. Itu bila hanya dilihat...

Read more
Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

Menunggu Pertarungan Head to Head JK vs Jokowi

April 19, 2026
JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

JK Buka Front Pertempuran Lawan Jokowi

April 19, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026
Harga BBM Nonsubsidi Naik Mulai Hari Ini, Berikut Daftar Lengkapnya

DPR Ingatkan Dampak Kenaikan BBM Nonsubsidi, Kelompok Rentan Terancam Terjepit

April 21, 2026
KETIKA PRESIDEN BICARA DENGAN MASYARAKAT

Alergi Kritik, Tanda Tak Siap Memimpin

April 21, 2026
Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

Jokowi Merendah, Buzzer Menggila: Merespon Pernyataan JK

April 21, 2026

Pilihan yang Bukan Pilihan

April 21, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

Wapres Gibran Traktir Anak Yatim Belanja Buku di Timika

April 21, 2026
JK & Seekor Gajah

JK & Seekor Gajah

April 21, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist