Sementara itu, Gibran juga disebut telah bertemu dengan Prabowo untuk membahas kementerian baru yang akan menjalankan program makan siang dan susu gratis.
Jakarta – Fusilatnews – Wakil Ketua Dewan Pakar TKN Prabowo-Gibran, Budiman Sudjatmiko, mengatakan perlu pendekatan khusus agar program tersebut dapat terlaksana.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo – Gibran memaparkan beberapa cara yang akan dilakukan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka untuk mewujudkan program makan siang dan susu gratis.
“Urgensi program dan merupakan bagian dari program terbaik hasil cepat yang telah disampaikan oleh Prabowo-Gibran, sehingga memerlukan pendekatan khusus agar segera terlaksana,” ujarnya, Kamis (22/2/2024). Menurutnya, ada berbagai upaya yang akan dilakukan Prabowo-Gibran untuk mewujudkan program itu, libatkan desa
Sekitar 10.000 dari 74.961 desa akan terlibat untuk memproduksi padi, sehingga kebutuhan program makan siang dan susu gratis terpenuhi.
Menurut Budiman , Prabowo-Gibran akan melibatkan desa terkait bahan pangan yang dibutuhkan dan basis produksi komoditi dalam program makan siang dan susu gratis.
Pihaknya akan membangun peternakan ayam petelur dan pedaging, lengkap dengan penggemukan sapi dan usaha sapi perah.
Prabowo-Gibran juga akan melibatkan 2.000 desa nelayan untuk menyediakan ikan segar. Ribuan desa lainnya akan diajak untuk memenuhi kebutuhan sayur, buah, dan bumbu masak.
Semua itu harus dibiayai oleh APBN tentu saja angka kebutuhan APBN yang besar dan fantastis dapat dialokasikan oleh pemerintahan Prabowo-Gibran dengan relatif mudah melalui efisiensi anggaran dan peningkatan penerimaan negara,” jelas Budiman.
Budiman mengutarakan, pendekatan gotong royong dalam mewujudkan makan siang gratis ini diperkirakan mampu menghemat 40-50 persen dari kebutuhan pembiayaan dari APBN.
Berapa Anggaran Subsidi Tahun 2024?
Dengan menggandeng berbagai berbagai kementerian Selain keterlibatan masyarakat, untuk menjalankan program makan siang dan susu gratis.
Berbagai kementerian yang dimaksud adalah Kementerian Pertanian, Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal, Kementerian UMKM Koperasi, Kementerian Kesehatan, dan KemendikbudristeDal
Dalam mewujudkan program tersebut, pemerintahan Prabowo-Gibran akan mengacu komposisi 4 sehat 5 sempurKar
Karenanya, butuh 6,7 juta ton beras dan 1,2 juta ton daging ayam setiap tahunnya agar acuan komposisi tersebut bisa diwujudkan.
Budiman juga menjelaskan, program ini juga akan membutuhkan sekitar 1 juta ton daging ikan,
500.000 ton daging sapi, hingga 4 juta kiloliter (kL) susu sapi. Mantan politisi PDI-P ini menuturkan,
Program makan siang dan susu gratis diperkirakan menelan anggaran sekitar 50-60 persen dari kebutuhan atau sebesar Rp 120 triliun
Agar APBN dapat dihemat, Prabowo-Gibran akan melakukan pendekatan collaborative farming bersama industri pangan swasta nasional dan BUMN pangan.
“Industri pangan swasta nasional dan BUMN pangan ditargetkan untuk membiayai sekitar 40-50 persen dari kebutuhan modal produksi pangannya,” ujar Budiman.
Sementara itu, Gibran juga disebut telah bertemu dengan Prabowo untuk membahas kementerian baru yang akan menjalankan program makan siang dan susu gratis.
























