Jakarta-Fusilatnews.— Berbagai peringatan atau warning mengenai bahaya tertutar penyakit Aids pernah gencar di kampanyekan di negeri ini dan serempak diseluruh Dunia, saat penyakit tersebut sedang deras-derasnya mewabah. Terutama kepada mereka yang sangat beresiko terjangkit dan tertular, seperti penyandang LGBT, Waria, Petualang Sexual, Lesbi, homo, dll. Bukan saja dari sudut pandangan agama sebagai dosa yang sangat besar, akan tetapi pertaubatannya pun tidak akan dapat menyebuhkan secara total, menurut medis. Sebagaimana dimaklumi penyakit Aids, sampai saat ini belum ditemukan obatnya, kecuali menghindari dan menjaganya.
Rangkaian kegiatan Jaringan Indonesia Positive (Jaringan Orang HIV di Indonesia) bersama Seknas Meirinda Sebayang telah mensosialisasikan advokasi di 13 zona RI khususnya di DKI oleh Timotius Hadi dan I Made Mantara mengingatkan terus masyarakat akan bahaya Aids, yang bertempat di Hotel Ibis, Tanah Abang, Jakarta, 15 Maret 2023 siang.
Dipaparkan kemudian problema pasien-pasien yang semakin complex terlebih-lebih dengan wabahnya pandemic Covid19 dan Aids. Saat di screening pasien yang bergejala batuk ketika tes HIV di puskesmas di pandu dan yang belum tentu positiv.
Hakekatnya mulut terlindungi cair asam mencegah HIV ditherapy dengan alat Oft yang relatif belum dijual bebas, Pasien diambil sampel Cairan oral dimulutnya non Iler, yang sebelum therapy 30 menit tanpa makan minum.
Upaya pengobatan untuk sembuh dengan Layanan CSO di DKI bagi pribadi Pasien Aids yang positif tapi kemudian merasa malu takut diketahui fihak lain, sehingga banyak Pasien HIV wafat. Pasien-pasien umumnya TKW korban kekerasan pentolan yang cara pengobatannya juga didampingi konseling, dan biayanya cukup mahal. walau tes rutin bisa terbantu dicover dengan BPJS.
Penularannya Aids via sentuhan kenai luka di kulit yang berdarah missal, via hubungan terang, mulut, Vagina, dan pada tabung suntik virus yang nempel yang kini terpantau ada 400.000 Pasien Aids. Namun Pasien HIV yang tanpa isolasi bisa cepat dapat obat utama anti retroviral.
JIP DKI bermarkas di Jalan Kudus no.16 Menteng, Jakarta Pusat. * Mahdi





















