• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Crime

Bangsa Ini Pemaaf: Tapi Tidak Buta — Jika Ijazah dan Identitas Jokowi Benar Palsu, Eleganlah Bila Ia Minta Maaf

Damai Hari Lubis - Mujahid 212 by Damai Hari Lubis - Mujahid 212
October 16, 2025
in Crime, Feature, Tokoh/Figur
0
Perseteruan Raja Jawa vs Roy Suryo dan Ketidakakuran Kasunanan Surakarta vs Kasultanan Yogyakarta
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis
Pengamat KUHP (Kebijakan Umum Hukum dan Politik)


Indikasi:

  1. Hasil uji laboratorium forensik digital (labfordig) atas ijazah asli SMA dan S-1 Jokowi terlalu lama diumumkan sejak penyitaan oleh Polresta Surakarta yang dipublikasikan resmi pada 23 Juni 2025; atau

  2. Apakah hasil uji itu dianggap otomatis sama dengan pengumuman “ijazah identik” oleh Bareskrim Mabes Polri (22 Mei 2025), sehingga muncul SP3D?

Jika perspektif “otomatis identik” itu dijadikan dasar oleh Reskrimum Polda Metro Jaya, tentu menyalahi prosedur hukum. Sebab, kasusnya berbeda lokasi, waktu, dan status hukum: di satu sisi Jokowi adalah Terlapor di Dumas Mabes Polri, sedangkan di sisi lain ia Pelapor di Reskrimum Polda Metro Jaya.

Maka, Reskrimum semestinya menggelar perkara tersendiri sebelum menetapkan hasil atau status para Terlapor dari BAP penyidik. Tanpa gelar perkara yang melibatkan para pihak (Pelapor, Terlapor, dan ahli independen), wajar bila polemik hukum ini akan terus berlanjut dan menjadi semakin dilematis.


Banyak kalangan publik menengarai, Jokowi selama ini telah memainkan politik adu domba yang berpotensi memecah belah anak bangsa serta merusak integritas lembaga-lembaga negara. Eksistensi relawan Jokowi Lovers misalnya, patut dipertanyakan: untuk apa dan melawan siapa mereka bergerak?

Dalam praktiknya, kelompok relawan ini sering kali kehilangan kontrol dalam menyampaikan aspirasi. Sikap mereka yang kasar, disertai pembenaran intuitif dan penuh arogansi, lebih tampak sebagai upaya proteksi personal Jokowi serta pembelaan terhadap kelompok saudagar besar yang menjadi pendukung finansialnya pada Pilpres 2014 dan 2019. Ironisnya, mereka justru menutup mata terhadap penderitaan korban kebijakan Jokowi saat berkuasa.

Sementara di sisi lain, aktivis dan oposisi Jokowi justru berjuang atas dasar prinsip: melindungi masyarakat dari penyimpangan pejabat publik dan membela kepentingan bangsa. Karena itulah gerakan mereka mendapatkan simpati publik yang lebih luas.


Bayangkan jika negara tunduk atau kalah oleh kelompok relawan arogan yang hanya mengedepankan kepentingan pribadi dan kroni. Bangsa ini tentu berharap negara tetap hadir dan berpihak kepada seluruh rakyat, lintas golongan, bukan kepada segelintir pendukung yang dibesarkan oleh fasilitas dan media.

Pertanyaannya, apa misi sejati Jokowi dan kelompok relawannya?
Apakah sekadar adu domba antar anak bangsa — atau ada motif yang lebih dalam?

Banyak publik menduga, Jokowi memiliki agenda politik pribadi, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk jangka pendek, diduga ia tengah berupaya menutupi dan mengalihkan isu dugaan ijazah palsu yang hingga kini tak kunjung selesai secara transparan. Untuk jangka panjang, ia diduga berusaha menjaga kekuasaan politik dinasti, melindungi Gibran dari pelengseran, bahkan memproyeksikannya sebagai calon Presiden berikutnya.

Tak hanya itu, isu sensitif tentang asal-usul biologis atau identitas keluarga Jokowi yang ditengarai publik terkait dengan “organisasi terlarang” masa lalu, semakin memperkuat kesan bahwa Jokowi tengah berperang melawan bayangan dirinya sendiri.


Namun, bangsa ini pada dasarnya pemaaf, bukan pembenci.
Andai benar ijazah dan identitas Jokowi terbukti palsu, langkah paling elegan dan terhormat bukanlah menutupi, melainkan meminta maaf.
Sebab di mata rakyat yang berakal sehat, kejujuran lebih berharga daripada citra.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Swasembada Pangan Bukan Sekadar Janji: Saatnya Bulog Dibebaskan dari Belenggu BUMN

Next Post

Jokowi Gundah Dihantui Amarah Rakyat

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Damai Hari Lubis - Mujahid 212

Related Posts

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?
Feature

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026
Feature

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026
Feature

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Next Post
Jokowi Gundah Dihantui Amarah Rakyat

Jokowi Gundah Dihantui Amarah Rakyat

Wisuda Doktor Bersama Ahmad Sahroni, Siapa Sosok Kanjeng Pangeran Katno Hadi?

Wisuda Doktor Bersama Ahmad Sahroni, Siapa Sosok Kanjeng Pangeran Katno Hadi?

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Jangan Memangkas Akar IPTEK: Menilik Ulang Kebijakan Penutupan Prodi Murni

April 28, 2026

Dilema MBG: Antara Kedaulatan Dapur Keluarga dan Martabat Profesi Guru

April 28, 2026
Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet “4L”

Reshuffle Kabinet “4L”

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...