• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

“BEAS PERELEK”

by
November 3, 2024
in Feature, Seni & Budaya
0
Bapanas Klaim Dua Pekan ke Depan Harga Beras Bisa Turun. Kelamaan
Share on FacebookShare on Twitter

Perelek adalah tradisi masyarakat Sunda yang dilakukan dengan mengumpulkan beras atau uang dari warga yang memiliki kelebihan. Selanjutnya, uang atau beras tersebut digunakan untuk kepentingan umum atau membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan material. Tradisi ini sudah ada sejak sebelum Indonesia Merdeka. Seiring dengan perkembangan jaman, perelek, kini mulai menghilang dari kehidupan masyarakat.

Dalam kehidupan agraris masyarakat Jawa Barat, dikenal sebuah tradisi sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa syukur, yaitu tradisi “beas perelek”. Istilah beas perelek sendiri muncul dari ciptarasa bahasa onomatope, yaitu bunyi yang terdengar akibat dari suara segenggam butiran beras yang dimasukan ke dalam ruas bambu.

Program Beas Perelek memiliki manfaat yang sangat signifikan dalam membantu meringankan beban warga yang mengalami kekurangan pangan. Hasil dari program ini dapat berperan sebagai sumber ketersediaan pangan dalam menghadapi masa- masa paceklik atau situasi darurat lainnya.

Perelek memiliki beberapa manfaat, di antaranya:
– Membina kebersamaan dan partisipasi warga masyarakat,
– Membantu masyarakat yang kesusahan dan membutuhkan bantuan materil,
– Membantu warga lansia dan kurang mampu,
– Menumbuhkan karakter peserta didik, seperti empati, kepekaan, kepedulian, dan kasih sayang.

Setelah dicermati, ternyata dalam program beas perelek memiliki nilai-nilai yang bersinergi dengan falsafah hidup manusia Sunda, yaitu silih asah, silih asah dan silih asuh. Beas perelek ini representasi dari nilai-nilai itu semua.

Menurut para ahli, perelek adalah tradisi masyarakat Sunda yang memiliki beberapa manfaat, di antaranya :
– Pemberdayaan masyarakat, karena perelek merupakan tradisi yang dapat membantu meringankan beban warga yang mengalami kekurangan pangan.
– Nilai-nilai luhur, karena perelek memiliki nilai-nilai yang bersinergi dengan falsafah hidup manusia Sunda, yaitu silih asah, silih asuh, dan gotong royong.

  • Meningkatkan kepedulian, karena perelek dapat meningkatkan kepedulian dan rasa empati masyarakat.
  • Menajamkan sikap kebersamaan, karena perelek dapat menajamkan sikap kebersamaan dan gotong royong masyarakat.
  • Membentuk jejaring pengaman sosial, karena perelek dapat membentuk jejaring pengaman sosial di masyarakat.

Menghilangnya budaya “beas perelek” dalam kehidupan masyarakat, tentu sangat kita sayangkan. Padahal, kalau kita telaah dari semangat yang terkandung dalam kegiatan beas perelek, maka didalamnya terdapat budaya adiluhung yang perlu kita kembangkan bersama. Sikap berbagi dan kebersamaan antar sesama anak bangsa, tercermin dalam program beas perelek ini.

Program beas perelek, sejatinya memiliki nilai-nilai kemuliaan dalam mengarungi kehidupan. Ditengah-tengah kehidupan masyarakat yang belum mampu terbebas dari kesenjangan sosial-ekonomi masyarakat, kehadiran beas perelek, bisa menjadi solusi untuk membantu golongan masyarakat berpendapatan rendah, memperoleh bahan pangan pokoknya.

Memang, sekarang ini ada Program Bantuan Langsung Beras, yang diberikan kepada 22 juta rumah tangga penerima manfaat sebesar 10 kg beras per bulan selama 12 bulan. Persoalannya, apakah program ini bakal dilanjutkan di masa depan ? Program Bantuan Langsung Beras selama 12 bulan tersebut membutuhan beras sebesar 2,64 juta ton.

Padahal, disisi lain, kita juga memahami, dunia perberasan yang kita alami sedang berada dalam kondisi yang tidak baik-baik saja. Produksi beras secara nasional menurun dengan angka cukup signifikan. Harga beras di pasar melejit tinggi dan sulit untuk dikembalikan ke harga yang wajar. Impor beras pun terekam tidak mampu dihindari. Bahkan tersiar kabar, impor beras 2024 ini bisa menembus angka 5 juta ton.

Atas suasana perberasan yang kita hadapi sekarang, wajar jika banyak pihak yang menyebut Indonesia kini sedang menghadapi “darurat beras”. Itu sebabnya, menjadi cukup masuk akal, bila Pemerintah terkesan serius untuk menggenjot produksi setinggi-tingginya menuju swasembada. Pemerintah, sudah waktunya memiliki sikap, impor beras adalah hal memalukan, bagi bangsa yang pernah tercatat sebagai bangsa yang berswasembada beras.

Namun begitu, penting diingatkan, menghadapi “darurat beras”, kita tidak mungkin akan memperoleh solusi terbaik, jika hanya mengandalkan penanganan pada sisi produksi, tanpa melakukan solusi terhadap sisi konsumsinya. Apalagi, kalau hal ini dikaitkan dengan semakin membengkaknya kebutuhan beras di dalam negeri.

Hal ini, jelas mengajak kepada segenap komponen bangsa untuk menggarap program diversifikasi pangan secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan. Upaya meragamkan pola makan masyarakat agar tidak tergantung pada satu jenis komoditas bahan pangan, perlu digarap dalam bentuk gerakan dan tidak cocok lagi ditempuh melalui pola dan pendekatan keproyekan.

Gerakan Penganekaragaman pangan, perlu digarap sungguh-sungguh, seiring dengan upaya menggenjot produksi beras setinggi-tingginya menuju swasembada. Kebersamaan penanganan antara aspek produksi dan konsumsi, mutlak ditempuh, agar diperoleh hasil yang optimal dan tidak terkesan ada yang dianak-emaskan.

Akhirnya penting disampaikan, program beas perelek, perlu dihangatkan kembali agar sesama anak bangsa mampu menjalin dan mengokohkan rasa senasib dan sepenanggungan sebagai bangsa. Bukan saja hal ini akan membantu masyarakat yang kurang mampu merasakan nikmatnya pembangunan, namun juga menumbuhkan sikap berbagi yang lebih nyata. (PENULIS, KETUA HARIAN DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tauladan Prabowo; “Kepemimpinan Kaisar Ottoman: Fondasi Pemerintahan Bersih dan Berkeadilan”

Next Post

Prabowo Minta yang Tidak Mau Bersama GSN Minggir

Related Posts

Economy

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika
Economy

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus
Feature

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
Next Post
Ribuan Anggota Gerakan Solidaritas Nasional Bacakan Ikrar di Depan Prabowo

Prabowo Minta yang Tidak Mau Bersama GSN Minggir

Falsafah Masyarakat Baduy dan Kekaisaran Ottoman: Menemukan Kesamaan dalam Nilai-nilai Kearifan Lokal dan Kepemimpinan

Falsafah Masyarakat Baduy dan Kekaisaran Ottoman: Menemukan Kesamaan dalam Nilai-nilai Kearifan Lokal dan Kepemimpinan

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan
Crime

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

by fusilat
April 27, 2026
0

Jakarta-FusilatNews.- Suharyono alias Dobrak (42), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, kini menyandang status tersangka berdasarkan Surat Ketetapan Tersangka...

Read more
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

Ekonomi Kita: Alarm Darurat, Tapi Yang Sibuk Justru Retorika

April 27, 2026
Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

Merawat Akar di Tanah Rantau: Halal Bihalal IKM Pare yang Tak Pernah Putus

April 27, 2026
PBNU: SKANDAL POLITIK – DARI INFILTRASI ZIONIS HINGGA ALIRAN DANA HARAM, MARWAH NU TERGERUS

Jaga NU dari Para Penghamba Kekuasaan

April 27, 2026
Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

Ketika Tembakan Membungkam Retorika: Ironi Trump dan Pers

April 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Manajemen Risiko Kebijakan Program Terpadu Pencegahan Open Drug Scene di Kawasan Perkotaan Indonesia (Studi Banding Kensington Avenue, Philadelphia dan Kawasan Pasar Senen, Jakarta)

April 27, 2026
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...