• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

BEDA ANTARA MEMBANGUN PERTANIAN DAN MEMBANGUN PETANI

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
October 2, 2025
in Economy, Feature
0
Seberapa Besar Protes Petani Berdampak Pada Perekonomian Eropa?
Share on FacebookShare on Twitter

 

Oleh: Entang Sastraatmadja

Jika ditelisik dari tujuan yang ingin dicapai, pembangunan pertanian jelas berbeda dengan pembangunan petani. Perbedaan ini penting dipahami agar dalam pelaksanaannya tidak terjadi salah tafsir, terutama bila keduanya ingin diwujudkan secara bersamaan.

Mengacu pada visi Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), terdapat dua tujuan utama yang saling terkait: kemajuan pertanian dan kemakmuran petani. Keduanya menjadi landasan logis bagi kiprah HKTI dalam mendorong organisasi untuk bekerja secara terarah.

Pembangunan Pertanian

Tujuan pembangunan pertanian adalah meningkatkan kemampuan dan efisiensi sektor pertanian untuk memenuhi kebutuhan pangan, meningkatkan pendapatan petani, serta kesejahteraan masyarakat. Secara spesifik:

  1. Meningkatkan produksi pangan dari segi kuantitas dan kualitas untuk memenuhi kebutuhan penduduk.
  2. Meningkatkan pendapatan petani melalui harga jual, produksi, dan efisiensi.
  3. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan akses pangan yang cukup, bergizi, dan terjangkau.
  4. Memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan kualitas, kuantitas, dan efisiensi produksi.
  5. Mengembangkan wilayah melalui investasi, infrastruktur, dan kualitas hidup masyarakat.
  6. Menjaga lingkungan dengan teknologi ramah lingkungan dan kesadaran pelestarian sumber daya alam.

Pembangunan Petani

Berbeda dengan pembangunan pertanian, pembangunan petani fokus pada kesejahteraan dan kemampuan petani dalam mengelola usaha tani mereka. Tujuan spesifiknya:

  1. Meningkatkan pendapatan petani melalui produksi, harga jual, dan efisiensi.
  2. Meningkatkan kualitas hidup petani dengan akses fasilitas kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.
  3. Meningkatkan kemampuan petani melalui pelatihan, pendidikan, teknologi, dan informasi.
  4. Meningkatkan keamanan pangan bagi petani.
  5. Mendorong partisipasi petani dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi hidup mereka.
  6. Memperluas akses petani ke pasar yang lebih menguntungkan.

Implikasi Kebijakan Nasional

Semangat Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih untuk mencapai swasembada pangan harus dikembalikan pada dua tujuan utama di atas: produksi pangan yang cukup dan kesejahteraan petani yang nyata. Peningkatan produktivitas harus seiring dengan peningkatan pendapatan petani. Pertanyaannya: apakah hal ini sudah merasuk dalam nurani para pembuat kebijakan pertanian di negeri ini?

Sebagai Ketua Umum DPN HKTI dua periode dan Ketua Dewan Pembina HKTI, Presiden Prabowo memahami visi dan misi HKTI dengan mendalam. Keyakinan ini diperkuat dengan peran Prof. Rahmat Pambudi sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina HKTI dan Dr. Fadli Zon sebagai Ketua Umum DPN HKTI—mereka diyakini sejalan dengan prioritas Presiden.

Namun, mencapai swasembada pangan bukanlah perkara mudah, terutama di tengah perubahan iklim ekstrem seperti El Nino dan La Nina. Kata kunci swasembada pangan adalah produksi yang melimpah dan berkelanjutan, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri serta memperkuat cadangan pangan nasional. Impor tetap dimungkinkan, tapi menurut standar FAO, tidak boleh melebihi 10% dari produksi nasional.

Semoga upaya mulia ini dapat tercapai, sekaligus menjadi berkah bagi perjalanan bangsa dan negara ke depan.

Entang Sastraatmadja, Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jumlah Warga Asing dengan Visa Terampil di Jepang Mencapai Rekor Tertinggi

Next Post

Kebakaran Tower 14 Hunian Pekerja Konstruksi IKN, Semua Pekerja Dievakuasi

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil
Feature

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?
Birokrasi

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026
Feature

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026
Next Post
Kebakaran Tower 14 Hunian Pekerja Konstruksi IKN, Semua Pekerja Dievakuasi

Kebakaran Tower 14 Hunian Pekerja Konstruksi IKN, Semua Pekerja Dievakuasi

PERGESERAN PARADIGMA EKONOMI INDONESIA: DARI BELENGGU NEOLIBERAL IMF MENUJU SOEMITRONOMICS BRICS

DUA MENTERI KEUANGAN, DUA WAJAH NEGARA

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Reshuffle Kabinet “4L”
Birokrasi

Reshuffle Kabinet “4L”

by Karyudi Sutajah Putra
April 27, 2026
0

Jakarta - Untuk kelima kalinya sejak dilantik sebagai Presiden RI pada 21 Oktober 2024, Prabowo Subianto melakukan reshuffle atau perombakan...

Read more
IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

IPW: Aneh, Polres Metro Depok Hanya Tetapkan Satu Tersangka Kasus Pengeroyokan

April 27, 2026
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Ketika Iman Jadi Transaksi: Kita Sedang Menawar Tuhan?

April 28, 2026

NEGARA DENGAN DEMOKRASI BOHONG-BOHONGAN

April 28, 2026
Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

Tragedi Bekasi: 14 Nyawa Melayang dalam Tabrakan KRL, Alarm Keras Keselamatan Transportasi

April 28, 2026
Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

Tuhan yang Mana Menghendaki Gibran Jadi Wapres?

April 28, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

Mungkinkah JK Juga Dilaporkan Jokowi? Tidak Mustahil

April 28, 2026
Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

Reshuffle Kabinet Prabowo 27 April 2026: Daur Ulang Stok Lama atau Perawatan Penjilat?

April 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...