Diantara puluhan organisasi BEM (Barisan Emak Emak) yang biasa tampil memperkuat setiap Demo buruh, Mahasiswa, Masyarakat di ibukota DKI melawan kezoliman rezem olygarkhe, diantaranya “Aspirasi ” pimpinan Hj Wati Imhar dan ARM (Aliansi Rakyat Menggugat) bagian Wanitanya yang dikordinir Menuk.
Secara random mereka turut ber Munajat reuni Akbar 212 di masjid Atin, sebelah TMII, Jakarta timur, 2 Desember 2022 dari tahajud, Tausiyah, hingga pra sholat Jumat bersama jutaan umat nasional mendengarkan Tausiyah Imam besar Habib Rizieq Shihab, M Yusuf Martak, Anak tokoh ulama Maymon Zuber yang juga dihadiri Prof DR Eggi Sudjana Mastal, Alfian Tanjung, Hidayah Nurwahid, Edi Mulyadi, Takdirahsanjaya (KAHMI SII), Anhar Nasution.
Disela acara tiker dlapangan masjid, Ida Nurarida (ARM Geprakc) didampingi Pengacara Elida Nety dan para orator Teti, Siti, Evi, Vita, Tira, Saidah, berharap hadirnya Habib Rizieq semoga ghiroh muslim kembali bersatu selamatkan NKRIH yang selama ini biadab dipecah olygarkhe, NU Bekasi yang Islamo phobia ingin gagalkan acara ini.
Dari BEM Aspirasi para UMKM dengan ciri jilbab biru dengan membuka kuliner makan minum gratis di belakang Atin, Wati Imhar didampingi Jati Ningsih, Yanti, Ida menyatakan hal yang sama dan bersyukur pada Budaya reuni Akbar 212 semakin perkuat RI dengan 4 pilar : Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 45, NKRI.
Terbukti antara lain Wufud / rombongan muslim Ciamis ikhlas patungan biaya dengan konvoi kendara dan peduli dana gempa Cianjur terkumpul kendati tak sampai 100 M, pula acara 212 ini tidak mewariskan sampah ton.
Peserta 212 bersyukur akhirnya Tausiyah Munajat Akbar 212 ini dari Habib Rizieq, mengatakan panitia dari ragam unsur mengalami fitnah, gertak namun tegar karna ditolong SWT.
Terima kerima kasih pada DKM Atin menerima Munajat akbar 212 / 2022 semoga tambah makmur dari budaya acara ini dilarang di Monas dan masjid Istiqlal milik pemerintah.
Awalnya saya dilemma untuk hadir Munajat ini karna sehari sebelonnya akan tandang ribuan rombongan kerumah saya di Petamburan, termasuk dari Madura untuk kawal saya agar hadir di Masjid Atin.
Saya bingung bila datang tamu ribuan dari ragam zona maka saya bakal dipenjara pasal Coronavian lagi, akhirnya saya siap hadir untuk munajat non politik, namun kita tetap berharap Semoga pembantai ham 6 anggota FPI dibalas SWT. Dari pengalaman para wartawan hadir 212 berharap semoga PAM keamanan santun. * Mahdi


























