• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

BEM SI Tegaskan Orde Baru Nihil Kebebasan, Sindir Gorengan Buzzer

fusilat by fusilat
April 19, 2022
in News
0
Tenggat Respons Jokowi Habis, Mahasiswa Siapkan Aksi Lebih Besar

Massa aksi Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (28/3). Foto: cnnindonesia/damariradat

Share on FacebookShare on Twitter

Koordinator Isu Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Dwiki Sandy kembali menegaskan pandangan terhadap Orde Baru yang memberangus kebebasan.
Hal itu disampaikan Dwiki merespon penyataan Koordinator BEM SI Kaharuddin yang sebelumnya menyebut Orde Baru memberikan kebebasan kepada masyarakat.

“Sebenarnya kita semua sepakat, jika di era orde baru tidak ada kebebasan, karena jelas diberangus oleh rezim saat itu,” kata Dwiki kepada CNNIndonesia.com, Senin (18/4).

Dwiki kemudian menyindir pihak pendukung dan buzzer pemerintah Joko Widodo yang memanfaatkan kegugupan Koordinator BEM SI yang salah ucap soal Orde Baru.

“Menurut saya itu hanya tergelincir narasi saja yang kemudian digoreng oleh buzzer dan pendukung pemerintah,” ujar Dwiki.

“Korpus kita, mungkin saat berbicara itu, sedikit keliru dalam menyampaikan, itu juga sudah beliau klarifikasi di akun Twitter resminya,” sambungnya.

Politikus PDIP Bela Koordinator BEM SI
Mantan aktivis ’98 sekaligus politikus PDIP, Masinton Pasaribu meminta publik tak buru-buru menghakimi Koordinator BEM SI Kaharuddin. Menurut Masinton, selagi masih mau melakukan koreksi, kesalahan Kahar mestinya masih dalam koridor yang bisa dimaklumi.

“Kita jangan menghakimi semangat perjuangan anak-anak muda dan mahasiswa yang mau turun ke jalan protes kesemena-menaan. Jika ada kesalahan kecil dan mau mengoreksi kekurangannya, bisa dimaklumi,” kata Masinton kepada CNNIndonesia.com, Senin (18/4).

Menurut dia, publik tak selaiknya menuntut mahasiswa untuk sempurna. Dia bilang, mahasiswa umumnya masih muda dan memiliki waktu untuk menjadi lebih matang.

Karena itu, ucap Masinton, tak etis semangat perjuangan mahasiswa dipadamkan dengan mengekspos kelemahan yang padahal masih bisa diperbaiki.

“Semangat perjuangan mereka jangan dipadamkan dengan mengekspos kelemahan yang masih bisa diperbaiki dengan belajar. Sepanjang tidak anti pancasila dan kebhinekaan,” katanya.

Masinton yang berada satu acara dengan Kahar saat menyampaikan pandangannya, mengaku sudah menyampaikan langsung agar Kahar meralat dan mengoreksi pernyataan.

Menurut dia, kekeliruan Kahar harus menjadi refleksi dan otokritik terhadap aktivis gerakan mahasiswa lain. Masinton terutama meminta aktivis mahasiswa terus memperkaya literasi sejarah pergerakan dengan membaca buku sejarah dan berdiskusi dengan angkatan ’98.

“Baca buku dan berdiskusi dengan senior lintas angkatan gerakan mahasiswa kami lakukan ketika saat mahasiswa. Misal dengan Bang Hariman dan kawan-kawan angkatan 74, Bang Rizal Ramli angkatan 77/78, begitupun dengan komunitas diskusi dan NGO,” katanya.

Sebelumnya, Kaharuddin menjadi sorotan lantaran menyebut pemerintahan Orde Baru telah menghadirkan kebebasan. Pernyataan Kaharuddin di sebuah stasiun televisi swasta itu kemudian viral di media sosial.

Pernyataan itu disampaikan Kahar saat membandingkan Orde Lama, Orde Baru, dan setelahnya atau pasca reformasi. Dia pun mempertanyakan bahwa masyarakat hari ini masih tak mendapat kesejahteraan maupun kebebasan.

Tak selang lama, Kahar pun memberikan klarifikasi atas pernyatannya. Lewat akun Twitter pribadinya, Kahar mengatakan maksud pernyataannya ialah bahwa rakyat mendapat kesejahteraan di masa Orba, namun tidak dengan kebebasan.

“Koreksi dari Ketua BEM SI: Orde Baru kita dapat kesejahteraan, tapi tanpa kebebasan dan keadilan. Panjang Nafas Perjuangan,” ucap Kahar.

Sumber

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pernyataan Masinton soal Luhut Brutus Istana Berujung Laporan ke MKD DPR

Next Post

Jusuf Kalla Sebut Presiden Pengganti Jokowi Harus Selesaikan Utang Triliunan

fusilat

fusilat

Related Posts

Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri
Birokrasi

Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

June 15, 2026
daerah

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN
Crime

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Next Post
JK Buka-bukaan Soal Wacana Penundaan Pemilu 2024

Jusuf Kalla Sebut Presiden Pengganti Jokowi Harus Selesaikan Utang Triliunan

NEGARA INI NEGARA KEBANGSAAN BUKAN NEGARA DEMOKRASI .

TNI DAN KERANCUAN POLITIK NEGARA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral
Feature

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

by Karyudi Sutajah Putra
June 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Entah siapa yang memberikan hak kepada Idrus Marham, sehingga bekas...

Read more
Rakyat Melawan!

Rakyat Melawan!

June 13, 2026
TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

TNI dan Komcad Bukan Alat Hadapi Demonstrasi Mahasiswa

June 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026
Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

Ironi Pahit 38 Tahun Mengabdi: Ketika Mobil Pensiunan Polisi Dicuri Rekan Sejawat di Markas Sendiri

June 15, 2026

DDII Depok Gelar Raker Perdana, Siapkan Program Dakwah 2026–2031

June 14, 2026
TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

TAJEN DI BALI: ARENA JUDI TERORGANISIR JADI KEJAHATAN KERAH PUTIH – TOKOH: HARUS DILEGALISIR UNTUK TUTUP RUANG KEHILANGAN

June 14, 2026
Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

Siapa Saja Pemakan Duit Pajak dan Hidupnya Hedon?

June 14, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

Idrus Marham dan Kebangkrutan Moral

June 15, 2026

MBG DAN PEKERJAAN BESAR TATA KELOLA NEGARA

June 15, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist