• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Berani Taruhan, Rekomendasi TGIPF Cuma Macan Kertas! 

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
October 17, 2022
in Feature
0
Berani Taruhan, Rekomendasi TGIPF Cuma Macan Kertas! 

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) menyampaikan hasil investigasi tragedi Kanjuruhan, kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Komisioner Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN)

JAKARTA – Ada dua rekomendasi Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan yang cukup sangar. Pertama, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan alias Iwan Bule beserta seluruh Komisioner Komite Eksekutif PSSI agar mengundurkan diri. Kedua, PSSI agar menggelar Kongres Luar Biasa (KLB) untuk memilih pengurus baru yang berintegritas dan bertanggung jawab.

Tetapi, penulis berani taruhan bahwa dua rekomendasi sangar itu cuma akan menjadi macan kertas: garang di atas kertas, tapi melempem dalam praktiknya!

Permintaan mundur atas Iwan Bule dkk itu sebagai bentuk tanggung jawab moral atas tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, pasca-laga Arena FC kontra Persebaya Surabaya, 1 Oktober lalu yang menewaskan sedikitnya 132 orang.

TGIPF pun menebar “ancaman”. Jika PSSI tidak segera menggelar KLB, maka pemerintah tidak akan memberikan izin kompetisi Liga 1, Liga 2 dan Liga 3.

Sekali lagi, penulis berani taruhan rekomendasi TGIPF itu cuma akan menjadi macan kertas belaka. Normatif. Berikut indikatornya:

Pertama, sehari setelah rekomendasi itu diserahkan ke Presiden Joko Wododo, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Mahfud Md menyatakan pihaknya tidak bisa memaksa Iwan Bule dkk mundur. Menurutnya, tak ada yang bisa secara hukum memaksa Iwan Bule dkk mundur. Desakan hanya bisa dilakukan secara moral dan etik.

Kedua, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengaku tidak sependapat dengan rekomendasi TGIPF yang meminta Iwan Bule mundur, karena itu merupakan bentuk intervensi pemerintah terhadap PSSI. 

Mahfud adalah Ketua TGIPF, dan Amali adalah Wakil Ketua TGIPF. Pernyataan keduanya bahwa pemerintah tidak bisa intervensi terhadap PSSI tersebut benar adanya. Tapi ganjil! Sebab, keduanya adalah bagian dari pemerintah. Kalau memang sudah tahu pemerintah tidak bisa intervensi, mengapa merekomendasikan agar Iwan Bule dkk mundur? Jadi, rekomendasi TGIPF itu sekadar normatif belaka, untuk memuaskan amarah publik.

Faktanya, tak akan bisa terlaksana. Kecuali ada kesadaran moral dari Iwan Bule dkk untuk mundur. Tetapi apakah para pejabat Indonesia, termasuk pejabat PSSI masih punya kesadaran moral untuk mundur? Ini musykil! 

Ketiga, Statuta PSSI, yang merupakan turunan dari Statuta FIFA, “kitab suci” mereka, sudah disusun sedemikian rupa agar KLB musykil dilaksanakan. Betapa tidak?

Simak saja Pasal 34 Statuta PSSI yang mengatur tahapan KLB. Ada lima tahapan yang harus dilalui jika PSSI mau KLB. Antara lain, pertama, atas permintaan Komite Eksekutif. KLB bisa dilaksanakan jika ada permintaan khusus dari Komite Eksekutif. Jika para Komisioner Komite Eksekutif PSSI sudah mengeluarkan permintaan itu, maka KLB harus dilaksanakan segera.

Kedua, permintaan KLB bisa berasal dari para anggota PSSI. Namun, jumlahnya harus dua per tiga dari total anggota dengan mengajukan secara tertulis. Permintaan ini harus menyebutkan hal-hal yang hendak dicantumkan di dalam agenda KLB. Namun, proses menuju KLB juga tidak sebentar. KLB harus dilaksanakan dalam jangka waktu 3 bulan setelah diterimanya permintaan. Apabila KLB tidak diadakan, anggota yang memintanya dapat mengadakan KLB sendiri.

Ketiga, sebagai upaya terakhir, jika kondisi tersebut terjadi, anggota bisa meminta bantuan organisasi yang lebih tinggi dari PSSI, dalam hal ini FIFA atau AFC.

Sejauh ini ada 86 voters atau pemilik suara di PSSI, yakni 34 Asosiasi Provinsi (Asprov), 18 klub Liga 1/2019, 22 klub Liga 2/2019, 10 klub Liga 3/2019, 1 Asosiasi Futsal, dan 1 Asosiasi Sepak Bola Wanita.

Berharap pada Komite Eksekutif tidak mungkin. Pertanyaannya, akankah voters PSSI mengajukan permintaan KLB? Rasanya juga tidak mungkin. Mengapa? Pertama, tak akan ada keberanian dari mereka. Kedua, mereka sudah dininabobokkan oleh PSSI. Sebab itu, rekomendasi agar PSSI menggelar KLB hampir dapat dipastikan tak akan terlaksana.

Alhasil, dua rekomendasi TGIPF, yakni agar Iwan Bule dkk mundur, dan agar PSSI menggelar KLB hanya akan menjadi macan kertas semata. Bahkan macan kertas yang ompong. Itulah!

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tito Karnavian Ucapkan Terima Kasih Kepada Anies, Usai Lantik Pj Gubernur DKI  Heru Budi Hartono

Next Post

Rp 2 Milyar Dari Ferdi Sambo Dalam USD dan Iphone Untuk 3 Orang Pesurunya

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Eksepsi Tifa Diterima, Jokowi Tak Perlu Membuktikan Ijazah di Persidangan
Feature

Re-Dakwaan JPU terhadap dr. Tifa: Tahapan Hukum Berlanjut Tanpa Putusan Sela Kedua

July 30, 2026
Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom
Crime

Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

July 30, 2026
Negara Bukan Pedagang: Mengapa Kekuasaan Sulit Menjadi Pebisnis yang Baik
Birokrasi

Negara Bukan Pedagang: Mengapa Kekuasaan Sulit Menjadi Pebisnis yang Baik

July 30, 2026
Next Post
Rp 2 Milyar Dari Ferdi Sambo Dalam USD dan Iphone Untuk 3 Orang Pesurunya

Rp 2 Milyar Dari Ferdi Sambo Dalam USD dan Iphone Untuk 3 Orang Pesurunya

Mendagri Tito Karnavian Lantik Heru Budi Hartono menjadi Penjabat Gubernur DKI

Mendagri Tito Karnavian Lantik Heru Budi Hartono menjadi Penjabat Gubernur DKI

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Birokrasi

Ketika Gaji Kepala Daerah Jadi Kambing Hitam

by Karyudi Sutajah Putra
July 30, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Calon Pimpinan KPK 2019-2024 Jakarta - Setiap ada kepala daerah ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), gaji...

Read more
Habis Nanik, Terbitlah Hotman

Habis Nanik, Terbitlah Hotman

July 23, 2026
Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

Mengamputasi Febrie, Mengantar Reda Manthovani?

July 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Eksepsi Tifa Diterima, Jokowi Tak Perlu Membuktikan Ijazah di Persidangan

Re-Dakwaan JPU terhadap dr. Tifa: Tahapan Hukum Berlanjut Tanpa Putusan Sela Kedua

July 30, 2026
Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

July 30, 2026
Negara Bukan Pedagang: Mengapa Kekuasaan Sulit Menjadi Pebisnis yang Baik

Negara Bukan Pedagang: Mengapa Kekuasaan Sulit Menjadi Pebisnis yang Baik

July 30, 2026
Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan

Jumhur Hidayat: Koperasi Desa Merah Putih Akan Hidupkan Ekonomi Hingga Kawasan Hutan

July 30, 2026

Krisis Qona’ah dan Sindrom Kebebalan Moral dalam Pusaran Korupsi

July 30, 2026

PASAL-PASAL DALAM DRAF RUU ADVOKAT MASIH MENYISAKAN AMBIGUITAS

July 30, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Eksepsi Tifa Diterima, Jokowi Tak Perlu Membuktikan Ijazah di Persidangan

Re-Dakwaan JPU terhadap dr. Tifa: Tahapan Hukum Berlanjut Tanpa Putusan Sela Kedua

July 30, 2026
Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

Pemalang Riwayatmu Kini: Habis Agung Terbitlah Anom

July 30, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist