• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Bercokolnya Muka-muka Lama di PSSI

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
February 17, 2023
in Feature
0
KLB PSSI: Ada yang Jadi Pemain Sekaligus Wasit!

Logo PSSI Sumber : ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Mantan Komisioner Komite Perubahan Sepakbola Nasional (KPSN)

Jakarta – Tak tanggung-tanggung, dua menteri memimpin PSSI: Menteri BUMN Erick Thohir dan Menpora Zainudin Amali. Keduanya terpilih dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Jakarta, Kamis (16/2/2023). Erick ketua umum, Amali wakil ketua umum. Amali didampingi Ratu Thisa Destria sebagai wakil ketua umum juga.

Ihwal menteri menjadi Ketua Umum PSSI bukanlah hal baru. Sebelumnya, Azwar Anas (1991-1999) dan Agum Gumelar (1999-2003) juga terpilih menjadi Ketua Umum PSSI secara berurutan ketika keduanya menjabat Menteri Perhubungan. Kali ini yang baru adalah dua menteri sekaligus, Erick Thohir dan Zainudin Amali, terpilih menjadi Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI.

Selain mereka, 12 orang terpilih sebagai anggota Komite Eksekutif atau Executive Committee (Exco) periode 2023-2027. Mereka adalah Eko Setiawan, Endri Erawan, Juni A Rahman, Muhammad, Rudi Yulianto, Sumardji, Vivin Cahyani, Pieter Tanuri, Arya Mahendra Sinulingga, Khairul Anwar, Ahmad Riyadh, dan Hasnuryadi Sulaiman.

Dari 12 nama itu, separuhnya adalah muka-muka lama, yakni Endri Erawan, Juni A Rahman, Vivin Cahyani, Hasnuryadi Sulaiman, Pieter Tanuri, dan Ahmad Riyadh. Mereka adalah anggota “kabinet” Ketua Umum PSSI 2019-2023 Mochamad Iriawan alias Iwan Bule. Bahkan 2 di antara 6 muka lama itu sudah menjabat sebelum era Iwan Bule, atau era Edy Rahmayadi, yakni Pieter Tanuri dan Juni A Rahman. 

Tidak itu saja. Ratu Tisha juga muka lama di PSSI yang sebelumnya menjabat sekretaris jenderal, namun terpental di era Iwan Bule, digantikan Yunus Nusi yang pada KLB kemarin membuat drama dengan mundur dari posisi wakil ketua umum terpilih sehingga digantikan Zainudin Amali, peraih jumlah suara di bawahnya. Maka selamatlah muka Menpora, tidak jadi “hilang”.

Kalau Yunus Nusi tak mundur, Amali benar-benar akan kehilangan muka. Bagaimana bisa seorang menteri berebut kursi wakil ketua umum PSSI saja kalah? Apa kata dunia? Yunus Nusi disinyalir bakal mendapat kompensasi kursi sekjen.

Kini, ketika muka-muka lama bercokol di PSSI, lalu apa yang bisa diharapkan dari mereka untuk kemajuan sepakbola Indonesia? 

Saat kasus “match fixing” atau pengaturan skor pertandingan mencuat, muka-nuka lama itu ada di PSSI. Bahkan Ratu Tisha sebagai sekjen beberapa kali diperiksa Satgas Anti-Mafia Bola Polri. Klimaksnya adalah penahanan Joko Driyono, wakil ketua umum yang kemudian menjadi Plt Ketua Umum PSSI setelah mundurnya Edy Rahmayadi. 

Ratu Tisha dan lain-lain tetap melenggang bebas. Bahkan Ratu Tisha berlanjut sebagai sekjen di era Iwan Bule sampai kemudian dilengserkan. Kini, Ratu Tisha telah “come back” ke PSSI.

Sebelum terpilih, Erick Thohir menebar janji akan melakukan 5 hal jika berhasil merebut kursi PSSI-1, yakni melanjutkan putaran Liga 2 dan Liga 3, mengejar ketertinggalan sepakbola Indonesia dari negara-negara lain, membenahi kualitas wasit, menerapkan VAR (video assistant referee), dan membangun “tranining center” untuk Timnas Indonesia. Yang spektakuler dari janji Erick adalah membangun “training center”.

Janji spektakuler Erick Thohir itu, yakni membangun “training center” juga dijanjikan Iwan Bule menjelang KLB PSSI 2019. Jika terpilih, polisi dengan bintang tiga di pundak itu akan membangun “soccer camp” dan kantor PSSI. Sampai akhirnya lengser, apakah 2 janji spektakuler Iwan Bule itu terwujud? Ternyata tidak!

Kabinet Erick Thohir pun diprediksi tidak akan lebih baik daripada kabinet Iwan Bule. Pasalnya, muka-muka lama masih bercokol di PSSI. Status quo pun terjadi. Apalagi menjelang Pemilu 2024, Erick dan Amali akan lebih sibuk mengurus politik.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ada Nama Mensesneg Dalam Dokumen Tolak Gelar Profesor Kehormatan

Next Post

Nurdin Halid Kepada Erick Thohir, Ada banyak “binatang buas” di PSSI

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Economy

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!
Feature

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Feature

AMBIGUITAS ASAS DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA

April 24, 2026
Next Post
BUMN Tidak Menjadi Sponsor Formula E, Ini Alasanya

Nurdin Halid Kepada Erick Thohir, Ada banyak "binatang buas" di PSSI

Cak Imin Dinilai Galau Akut, Usul Tunda Pemilu Tapi Mau Nyapres 2024

Survei SMRC Khusus NU: Elektabilitas Cak Imin, Mahfud dan Khofifah Seimbang

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?
Law

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

by fusilat
April 24, 2026
0

Jakarta-FusilatNews - Masyarakat tengah menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam judicial review (uji materiil) Undang-Undang (UU) No. 34 Tahun 2004...

Read more
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

10 Kota Paling Toleran: Salatiga Jawara, Ambon Juru Kunci

April 23, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026

Kesenjangan Ekonomi & Sosial, Dampak Kesenjangan Hukum & Politik (Saatnya Kebijakan Berpihak kepada Koperasi & UMKM dengan Dukungan Ekosistemnya)

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026

AMBIGUITAS ASAS DALAM HUKUM PIDANA INDONESIA

April 24, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

Memperluas Koter, Mempersempit Ruang Sipil

April 24, 2026
Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

Birutė Galdikas dan Cara Ia Membaca Indonesia (Sebuah Catatan Personal)

April 24, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist