Dikutip dari laman resmi Kemenhub, LRT Jabodebek bisa menampung hingga 700 penumpang dan rata-rata frekuensi 400 perjalanan per harinya. Angkutan umum ini terintegrasi dengan moda transportasi lainnya yakni, Trans Jakarta dan Jaklingko, Trans Patriot, KRL Komuter, Kereta Bandara Soekarno Hatta, dan Kereta Cepat Jakarta – Bandung.
Jakarta – Fusilatnews – Kereta Lintas Rel Terpadu (LRT ) Jabodetabek, memasuki tahap uji coba, Dalam uji coba kali ini melibatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Menteri BUMN Erick Thohir hingga Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.
Uji coba Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek berangkat dari Stasiun LRT Harjamukti, Depok, Jawa Barat menuju stasiun Stasiun LRT Cawang, Jakarta pada Kamis (3/8) pag
Terlihat pula sejumlah selebritas dan pemengaruh (influencer) seperti Olga Lydia hingga Ulin Yusron ikut mencoba naik LRT bersama Jokowi.
Jokowi berangkat dari Stasiun Harjamukti pada pukul 08.10 WIB. Rombongan tiba di Stasiun LRT Cawang sekitar pukul 08.43 WIB.
Jokowi sempat meninjau kondisi Stasiun Cawang bersama Heru, Erick dan Budi Karya Sumadi. Setelah itu, Jokowi melanjutkan perjalanannya ke Stasiun LRT Dukuh Atas.
“Tadi kita coba dari Harjamukti ke Cawang, lalu Cawang ke Dukuh Atas. Saya sudah tiga kali coba ya nyaman,” kata Jokowi di dalam LRT.
Ini menjadi kali kedua Jokowi melakukan uji coba LRT Jabodebek. Pada Desember 2022 lalu, Jokowi menjajal LRT dari Stasiun LRT Harjamukti, Depok sampai ke Stasiun TMII, Jakarta Timur.
Dikutip dari laman resmi Kemenhub, LRT Jabodebek bisa menampung hingga 700 penumpang dan rata-rata frekuensi 400 perjalanan per harinya. Angkutan umum ini terintegrasi dengan moda transportasi lainnya yakni, Trans Jakarta dan Jaklingko, Trans Patriot, KRL Komuter, Kereta Bandara Soekarno Hatta, dan Kereta Cepat Jakarta – Bandung.
Lintas Rel Terpadu Jabodebek atau yang disingkat LRT Jabodebek adalah lintas rel terpadu yang berada di daerah Jabodebek.
Sesuai namanya, lintas rel terpadu ini melayani daerah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi yang termasuk dalam DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Sistem LRT ini masih dalam sebagian sudah rampung sebagian lainnya masih dalam proses konstruksi yang akan dioperasikan oleh PT Kereta Api Indonesia.
Pembangunan LRT Jabodebek melibatkan empat BUMN yakni PT Adhi Karya, PT Len Industri, PT INKA, dan PT Kereta Api Indonesia.
Layanan LRT Jabodebek akan mengadakan uji coba operasional dibagi 2 tahap, dimulai tanggal 12 s.d 26 Juli 2023 untuk pihak Kementerian Perhubungan, Direktorat Jenderal Perkeretaapian, jurnalis, dan komunitas, sedangkan tanggal 27 Juli s.d 15 Agustus 2023 akan diuji coba untuk masyarakat umum yang sudah mendaftar melalui formulir daring.
Operasional secara komersial akan diperkirakan pada 18 Agustus 2023, Satu hari setelah HUT Kemerdekaan RI ke-78 tahun bersama dengan operasional Kereta Cepat Jakarta Bandung.























