• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

Blok Ambalat Dikelola Bersama, Indonesia Rugi, Malaysia Diuntungkan

Redaktur Senior 01 by Redaktur Senior 01
July 13, 2025
in News, Politik
0
Blok Ambalat Dikelola Bersama, Indonesia Rugi, Malaysia Diuntungkan
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta — FusilatNews – Keputusan pemerintah Indonesia untuk mengelola Blok Ambalat secara bersama dengan Malaysia kembali menuai kritik tajam. Dalih menghindari konflik disebut-sebut sebagai alasan utama di balik kesepakatan ini, sebagaimana diungkapkan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Namun, di balik narasi damai tersebut, banyak pihak justru menilai langkah ini sebagai kekalahan diplomatik dan pelemahan kedaulatan Indonesia.

Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim beberapa waktu lalu membahas sengketa perbatasan yang selama ini kerap memicu ketegangan, termasuk soal Blok Ambalat. Dalam pernyataannya, Sjafrie menyebut pengelolaan bersama dilakukan agar tidak terjadi konflik terbuka di antara dua negara serumpun itu.

Namun sejarah dan fakta hukum berkata lain.

Ambalat Milik Indonesia, Bukan Wilayah Sengketa

Blok Ambalat secara sah diakui sebagai wilayah Indonesia berdasarkan perjanjian batas landas kontinen tahun 1969 dan Konvensi Hukum Laut Internasional (UNCLOS 1982). Sengketa muncul ketika Malaysia secara sepihak menerbitkan peta nasional tahun 1979 yang memasukkan Blok Ambalat ke dalam wilayahnya. Klaim Malaysia kemudian dikaitkan dengan kemenangan atas Pulau Sipadan dan Ligitan pada 2002, dua wilayah yang sebelumnya menjadi rebutan dan dimenangkan Malaysia lewat Mahkamah Internasional (ICJ).

Namun berbeda dengan Sipadan-Ligitan, Blok Ambalat tidak pernah menjadi bagian dari sengketa hukum internasional. Status hukumnya kuat berada di bawah yurisdiksi Indonesia.

Malaysia Diuntungkan, Indonesia Menanggung Rugi

Langkah kompromi pengelolaan bersama Ambalat dinilai justru menguntungkan Malaysia. “Ini bukan kerja sama. Ini kekalahan yang dibungkus diplomasi,” ujar seorang pakar hukum laut kepada FusilatNews, Minggu (13/7).

Ia menegaskan, jika logika kerja sama diterapkan di Blok Ambalat, maka seharusnya Indonesia juga menuntut pengelolaan bersama atas Sipadan dan Ligitan, dua wilayah yang diserahkan kepada Malaysia, meski dasar sejarah dan geografisnya sangat erat dengan Indonesia.

Menurut para pengamat, keputusan ini menunjukkan ketidakmampuan pemerintah Indonesia dalam mempertahankan wilayahnya sendiri. “Dalih menghindari konflik sama artinya dengan meremehkan kemampuan militer dan diplomasi Indonesia. Ini bukan langkah bijak, ini bentuk penyerahan secara halus,” lanjutnya.

Sumber Daya Migas Dipertaruhkan

Blok Ambalat dikenal sebagai wilayah kaya akan cadangan minyak dan gas. Indonesia pernah memberikan konsesi eksplorasi kepada beberapa perusahaan, termasuk ENI (Italia) dan Unocal (Amerika), untuk mengeksplorasi blok tersebut. Namun, Malaysia juga memberikan konsesi kepada Petronas pada area yang tumpang tindih, yang memicu ketegangan pada awal 2000-an.

Kini, alih-alih mempertahankan hak penuh atas kawasan yang sah milik Indonesia itu, pemerintah justru memilih berbagi.

Kedaulatan Tak Bisa Dinegosiasikan

Keputusan pengelolaan bersama ini, meski dibungkus dengan narasi damai dan hubungan baik antarnegara, dinilai melemahkan posisi Indonesia dalam menjaga kedaulatan wilayahnya sendiri. Banyak pihak menyerukan agar pemerintah mengevaluasi ulang kesepakatan tersebut dan menyuarakan sikap tegas terhadap upaya pengaburan batas negara.

“Ini bukan sekadar soal minyak dan gas, ini soal harga diri bangsa. Ketika kita menyerahkan hak atas wilayah sendiri demi stabilitas semu, maka kita sedang membiarkan kedaulatan kita digerogoti pelan-pelan,” tegas seorang pengamat hubungan internasional.

Penutup

Blok Ambalat seharusnya menjadi simbol ketegasan Indonesia dalam menjaga batas wilayahnya. Sayangnya, keputusan pengelolaan bersama ini justru menjadi preseden buruk dalam sejarah diplomasi maritim nasional. Satu langkah mundur di Ambalat bisa menjadi jalan bagi kompromi-kompromi lainnya di masa depan.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

PENGACARA PECAT KLIEN: Tim Advokasi Akademisi dan Aktivis Cabut Kuasa atas Eggi Sudjana

Next Post

China: Seperti Apa Rumah Sakit AI Itu?

Redaktur Senior 01

Redaktur Senior 01

Related Posts

Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati
daerah

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan
Economy

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP
Komunitas

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
Next Post
China: Seperti Apa Rumah Sakit AI Itu?

China: Seperti Apa Rumah Sakit AI Itu?

Gibran Syah Secara Legal (Hans Kelsen) dan Akan Rubuh Karena Tidak Legitimate (Max Weber)

Promethean Shame dalam Politik Dinasti: Ketika Jokowi Tumbang oleh Ciptaannya Sendiri

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Putusan MK tentang Presidential Threshold adalah Tragedi Demokrasi
Feature

Film Itu Karya Fiksi, Prof Yusril!

by Karyudi Sutajah Putra
May 15, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Menteri Koordinator Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi...

Read more
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam TNI yang Bubarkan Nonton Film Pesta Babi

May 13, 2026
Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

Konspirasi di Balik LCC 4 Pilar MPR

May 13, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026
Akhlak Dedi Mulyadi: Masih Akhlak Bupati

Kinerja KDM Dinilai Buruk, DPRD Jabar Sodorkan 83 Catatan Keras untuk Pemprov

May 15, 2026
Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

Trump Temui Xi di Beijing, China Tegaskan Peringatan Keras Soal Taiwan

May 15, 2026
KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

KAHMI Dukung Iran, Singgung Dukungan Prabowo terhadap BoP

May 15, 2026
“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

“Bacot” KSAD dan Akrobat Regulasi di Balik Pangkat Sang Ajudan

May 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Ketika Akhlak Melahirkan Syariah

May 16, 2026

Dari Mulyono Terbitlah Mulyadi

May 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist