• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Feature

Blunder Akut dalam Strategi Publik Opini: Bahlil Membingkai Jokowi Sebagai Raja Jawa

Ali Syarief by Ali Syarief
August 23, 2024
in Feature, Politik
0
Raja Jawa Itu Bernama Jokowi?
Share on FacebookShare on Twitter

Pada sambutan pertamanya di hadapan kader Golkar setelah dikukuhkan sebagai Ketua Umum, Bahlil Lahadalia melontarkan pernyataan yang mengejutkan: “Hati-hati dengan Raja Jawa.” Pernyataan ini, yang tampaknya dirancang sebagai bagian dari strategi membangun opini publik melalui apa yang disebut “fear off arousing,” justru berbalik menjadi bumerang yang merugikan dirinya dan partainya.

Strategi Publik Opini dan Dampaknya

Dalam teori komunikasi, membangun opini publik sering melibatkan penciptaan narasi yang mempengaruhi persepsi masyarakat. Salah satu metode yang digunakan adalah “fear off arousing,” yaitu menciptakan ketakutan untuk membangkitkan kewaspadaan atau kecemasan terhadap sesuatu atau seseorang. Tujuannya adalah untuk memperkuat posisi atau legitimasi pihak tertentu dengan cara membuat pihak lain tampak sebagai ancaman.

Bahlil, dalam konteks ini, tampaknya ingin menggunakan strategi ini untuk memperkuat posisinya dengan cara mengarahkan perhatian publik pada sosok yang dianggap sebagai ancaman. Meskipun Bahlil tidak menyebutkan nama secara langsung, ungkapan “Raja Jawa” telah secara luas diterjemahkan oleh publik sebagai merujuk mengerucut kepada Presiden Jokowi. Dengan menggunakan istilah tersebut, Bahlil mencoba memframing sosok yang dianggap memiliki kekuatan dan pengaruh besar, menciptakan narasi bahwa ada kekuatan besar yang perlu diwaspadai.

Baca : https://fusilatnews.com/raja-jawa-itu-bernama-jokowi/

Namun, ada beberapa masalah mendasar dengan pendekatan ini:

  1. Pengalihan Fokus: Dengan mengaitkan istilah “Raja Jawa” dengan seseorang yang dianggap memiliki kekuatan besar, Bahlil tidak hanya merusak citra figur yang dipersepsikan sebagai ancaman tetapi juga mengalihkan perhatian dari isu-isu penting yang seharusnya menjadi perhatian utama. Alih-alih membahas visi dan misi Golkar di bawah kepemimpinannya, Bahlil malah terjebak dalam perdebatan tentang siapa yang dianggap sebagai ancaman.

  2. Resonansi Negatif: Istilah “Raja Jawa” mengandung konotasi historis dan budaya yang kuat dalam konteks politik Indonesia. Meskipun Bahlil tidak menyebutkan Jokowi secara langsung, masyarakat luas mengasosiasikan istilah tersebut dengan presiden yang berkuasa. Hal ini dapat dilihat sebagai upaya untuk merendahkan atau mencemarkan nama baik Jokowi. Ini bukan hanya berisiko memicu reaksi negatif dari pendukung Jokowi, tetapi juga bisa memperburuk hubungan politik antara Golkar dan pihak-pihak yang berkoalisi atau berhubungan dengan Jokowi.

  3. Respons Publik dan Kontroversi: Pernyataan Bahlil memicu respons sinis dari beberapa tokoh politik dan publik. Misalnya, Sri Sultan Hamengkubuwono X menganggap ungkapan tersebut sebagai sesuatu yang tidak pantas dan tidak produktif. Reaksi ini menunjukkan bahwa tidak semua tokoh politik atau publik menerima framing Bahlil dengan cara yang sama. Alih-alih membangun opini positif, pernyataan ini malah menambah kontroversi dan memperburuk citra Bahlil di mata publik.

Dampak terhadap Masyarakat dan Politik

Dampak dari pernyataan ini terhadap masyarakat sangat signifikan. Dalam konteks politik, ketidakmampuan untuk mengelola opini publik dengan hati-hati dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap sebuah partai atau individu. Dalam hal ini, meskipun Bahlil tidak menyebut Jokowi secara langsung, pernyataannya telah memicu persepsi bahwa Jokowi adalah sosok yang perlu diwaspadai. Ini bisa memperburuk hubungan politik dan memperkuat posisi Jokowi di mata pendukungnya.

Pernyataan tersebut juga bisa mengarah pada pembentukan aliansi politik baru atau memperburuk ketegangan yang sudah ada. Dengan memframing seseorang sebagai ancaman besar, Bahlil mungkin secara tidak langsung memicu solidaritas di antara pendukung figur yang dianggap sebagai ancaman dan pihak-pihak yang merasa terancam oleh strategi politiknya.

Kesimpulan

Dalam politik, strategi komunikasi dan publik opini harus dilakukan dengan penuh pertimbangan. Bahlil Lahadalia, dengan pernyataannya tentang “Raja Jawa,” tampaknya telah melakukan kesalahan strategis yang serius. Meskipun tidak menyebut Jokowi secara langsung, pernyataan tersebut telah menciptakan ketidakpastian dan ketegangan yang tidak perlu. Alih-alih memperkuat posisinya atau memajukan agenda Golkar, pernyataan tersebut malah menambah kontroversi dan berpotensi merusak hubungan politik yang penting. Dalam jangka panjang, blunder ini bisa menjadi penghalang bagi efektivitas kepemimpinan Bahlil dan keberhasilan Golkar dalam kancah politik nasional.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Komnas HAM Desak Polisi Bebaskan 159 Demonstran Sementara Polda Metro Jaya Klaim Tidak Ada Penangkapan

Next Post

Pikiran Progresif Wilson Lalengke Tentang Jurnalisme Digital

Ali Syarief

Ali Syarief

Related Posts

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?
Economy

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh
Feature

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026
Feature

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Next Post
Pikiran Progresif Wilson Lalengke Tentang Jurnalisme Digital

Pikiran Progresif Wilson Lalengke Tentang Jurnalisme Digital

Gerindra Tunjuk Taj Yasin Gantikan Kaesang di Pilgub Jateng

Gerindra Tunjuk Taj Yasin Gantikan Kaesang di Pilgub Jateng

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa
Feature

Letkol Teddy dan Senyum Mona Lisa

by Karyudi Sutajah Putra
April 24, 2026
0

Oleh: Karyudi Sutajah Putra, Analis Politik Konsultan & Survei Indonesia (KSI) Jakarta - Letkol Teddy Indra Wijaya kini sudah bisa...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

RPP Tugas TNI: Wujud Remiliteriasi yang Bahayakan Kehidupan Demokrasi

April 24, 2026
Jangan Lawan Parpol!

Jangan Lawan Parpol!

April 24, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Bersama Kesulitan, Ada Kemudahan

April 25, 2026
Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

Mengapa Bangsa Jepang Membeli: Antara Budaya, Kebutuhan, dan Filsafat Hidup

April 25, 2026
Mas Wowo – Jangan Seperti Cowboy, Masuk Kota Hanya Bikin Onar

Siapa yang Harus Mengerti: Presiden Memahami Rakyat atau Rakyat Memahami Presiden?

April 25, 2026
Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

Mengapa Anak Sulung Lebih Cerdas: Ketika Kuman Mengalahkan Stereotip

April 25, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

Apa Urgensi Melibatkan Militer dalam Rekrutmen Manajer Koperasi MP?

April 25, 2026
Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

Mengapa Kita Hidup? Antara Ruh dan Mekanisme Tubuh

April 25, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...