Karawang-FusilatNews – Warga Desa Rengasdengklok Utara, Kabupaten Karawang, dikejutkan dengan penampakan seekor buaya sepanjang dua meter di sebuah got pemukiman pada Sabtu (4/1/2025). Buaya tersebut diduga merupakan hewan peliharaan yang lepas dari kandangnya.
Penemuan buaya itu pertama kali dilaporkan oleh Ega (32), seorang warga setempat. Saat itu, ia melihat hewan predator tersebut berenang di got kecil dekat rumahnya.
“Saya lihat di got dekat rumah. Panjangnya kurang lebih dua meter. Karena penasaran tapi takut mendekat, saya panggil warga lain untuk memastikan kalau itu benar buaya,” ujar Ega kepada detikJabar, Minggu (5/1/2025).
Penampakan buaya itu membuat warga berkerumun di lokasi. Namun, kehadiran banyak orang tampaknya membuat buaya tersebut panik dan mencoba bergerak menyusuri saluran got.
“Kayanya buaya itu takut banyak orang, jadi dia lari ngikutin saluran got. Tapi karena ukurannya besar, pergerakannya juga terhambat,” kata Ega.
Salah seorang warga yang nekat mendekati buaya itu akhirnya berhasil menangkap dan mengamankannya dengan cara mengikat tubuh hewan tersebut. Buaya itu kemudian disimpan sementara di rumah warga sebelum dievakuasi.
Diduga Peliharaan Lepas, Warga Minta Penyelidikan
Ega menduga bahwa buaya tersebut adalah hewan peliharaan milik warga sekitar yang kabur dari kandangnya.
“Asalnya di mana saya juga nggak tahu, tapi sangat mustahil buaya hidup di got sekecil itu. Saya pikir ini hewan peliharaan yang lepas dari sangkar pemiliknya,” jelas Ega.
Ia juga meminta pihak berwenang untuk menyelidiki kasus ini lebih lanjut.
“Kejadian seperti ini sangat berbahaya. Kami minta pihak berwenang untuk menyelidiki siapa pemiliknya dan memeriksa izin terkait pengadopsian buaya tersebut,” tegasnya.
Buaya Akan Diserahkan ke Taman Buaya di Subang
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Rohmat Ilyas, membenarkan laporan penemuan buaya tersebut.
“Iya, kemarin buaya itu sudah dievakuasi ke rumah warga untuk penanganan lebih lanjut,” kata Rohmat.
Hingga kini, pihak BPBD belum mengetahui siapa pemilik buaya tersebut. Namun, Rohmat memastikan bahwa buaya itu akan diserahkan ke taman buaya di Blanakan, Kabupaten Subang, untuk penanganan lebih lanjut.
“Kalau pemiliknya belum diketahui. Buayanya dalam penanganan kita dan akan diserahkan ke taman buaya di Blanakan,” pungkasnya.
Sumber : Detikom

























