• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Birokrasi

Bukan Kemenkes, Mestinya Kemhan Gandeng Polri dan Komnas HAM Usut Kematian Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KMP

Karyudi Sutajah Putra by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
in Birokrasi, Crime, News
0
Bukan Kemenkes, Mestinya Kemhan Gandeng Polri dan Komnas HAM Usut Kematian Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KMP
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta – FusilatNews.-Imparsial memandang investigasi atas meninggalnya lima peserta Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) bagi calon Manajer Koperasi Merah Putih (KMP) tidak cukup apabila dilakukan hanya dengan melibatkan Kementerian Kesehatan. Mengingat peristiwa ini menyangkut hilangnya nyawa warga sipil dalam sebuah program yang diselenggarakan oleh negara, proses penyelidikan seharusnya dilakukan secara independen, transparan, dan akuntabel.

“Oleh karena itu, Kementerian Pertahanan seharusnya menggandeng pihak Kepolisian RI untuk melakukan penyelidikan karena kematian lima peserta Latsarmil tersebut jelas merupakan kematian yang tidak wajar,” kata Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra, Kamis (2/7/2026).

Hal ini, katanya, sejalan dengan prinsip hak asasi manusia (HAM) sebagaimana yang tertuang dalam _Minnesota Protocol on the Investigation of Potentially Unlawful Death yang menegaskan bahwa setiap kematian yang berpotensi melawan hukum harus diselidiki secara independen, imparsial, cepat, efektif, dan transparan.

“Dalam perspektif HAM, hak untuk hidup juga mencakup kewajiban prosedural negara untuk melakukan investigasi terhadap setiap kematian yang diduga melibatkan aparat negara atau terjadi dalam penguasaan negara,” jelasnya.

Dalam kasus kematian lima orang peserta Latsarmil, kata Ardi, sudah jelas bahwa mereka sedang mengikuti program yang dijalankan oleh negara. “Untuk itu, Kepolisian harus dilibatkan untuk melakukan penyelidikan. Peristiwa kematian peserta Latsarmil merupakan kematian yang terjadi dalam penyelenggaraan suatu kegiatan negara. Untuk mengetahui penyebab kematian maupun ada tidaknya unsur pidana harus dipastikan melalui mekanisme hukum acara pidana, bukan hanya melalui investigasi administratif internal Kementerian Pertahanan atau hanya dengan melibatkan Kementerian Kesehatan. Apabila hasil penyelidikan menemukan adanya dugaan tindak pidana, misalnya kelalaian yang menyebabkan kematian atau bentuk kekerasan, maka proses tersebut harus ditingkatkan ke tahap penyidikan sesuai KUHAP,” pintanya.

Lebih dari itu, kata Ardi, untuk memastikan investigasi ini dilakukan sejalan dengan prinsip perlindungan HAM sebagaimana dijamin Konstitusi dan Undang-Undang (UU) Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, maka Komnas HAM juga harus membentuk tim investigasi independen untuk menilai apakah peristiwa tersebut juga mengarah pada pelanggaran HAM, khususnya terkait hak untuk hidup atau bahkan dugaan pelanggaran terhadap hak untuk tidak disiksa dalam konteks perlakuan yang kejam atau tidak manusiawi sebagai bentuk penghukuman. Konvensi Anti Penyiksaan menyatakan bahwa seseorang tidak boleh mendapatkan perlakuan atau penghukuman yang kejam, tidak manusiawi atau merendahkan martabat manusia,” paparnya.

“Pelibatan Kepolisian dan Komnas HAM menjadi penting untuk menghindari potensi konflik kepentingan yang dapat muncul apabila investigasi hanya dilakukan oleh institusi yang menyelenggarakan atau terlibat dalam pelaksanaan pelatihan tersebut. Investigasi yang independen akan memperkuat kepercayaan publik terhadap hasil penyelidikan sekaligus memastikan adanya pertanggungjawaban apabila ditemukan kelalaian, penyalahgunaan kewenangan, atau praktik-praktik pelatihan yang melampaui standar keselamatan. Negara memiliki kewajiban untuk mengungkap secara tuntas penyebab kematian para peserta, termasuk mengevaluasi aspek perencanaan, metode pelatihan, pengawasan, serta kesiapan fasilitas kesehatan selama kegiatan berlangsung,” lanjutnya.

Atas dasar itu, Imparsial mendesak pemerintah untuk, pertama, menghentikan seluruh program yang bernuansa militeristik yang ditujukan kepada masyarakat sipil. Program yang menyasar masyarakat sipil tidak boleh mengadopsi pendekatan yang dirancang untuk pendidikan prajurit militer tanpa mempertimbangkan prinsip proporsionalitas, keselamatan, dan penghormatan terhadap hak asasi manusia. Apabila penghentian ini tidak dilakukan, kejadian serupa berpotensi terulang dan semakin memperkuat militerisasi di ranah sipil yang justru bertentangan dengan prinsip negara hukum, supremasi sipil, dan perlindungan hak asasi manusia.

Kedua, membentuk tim investigasi independen yang melibatkan Kepolisian RI dan Komnas HAM RI atas kematian lima orang peserta Latsarmil calon manajer Koperasi Desa Merah-Putih.

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sarjana Menganggur: Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya

Karyudi Sutajah Putra

Karyudi Sutajah Putra

Related Posts

Saat Umat Membutuhkan Persatuan: Silatnas Ormas Islam Lahirkan Deklarasi Nasional 2026
Komunitas

Saat Umat Membutuhkan Persatuan: Silatnas Ormas Islam Lahirkan Deklarasi Nasional 2026

July 2, 2026
Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini di PN Jakarta Timur, Agenda Pembacaan Dakwaan
Law

Sidang Perdana Dokter Tifa Digelar Hari Ini di PN Jakarta Timur, Agenda Pembacaan Dakwaan

July 2, 2026
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

July 2, 2026

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
IPW Tuding Pemerintah Tidak Serius, Hanya  Seolah – olah Dalam Menindak Pelaku Judi Online
Birokrasi

Hari Bhayangkara ke-80, Ini Catatan IPW

by Karyudi Sutajah Putra
July 2, 2026
0

Jakarta - FusilatNews.-- Peringatan Hari Bhayangkara atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Polri saat ini ditandai dengan hadiah manis bagi...

Read more
Robohnya Benteng Moral Kami

Robohnya Benteng Moral Kami

July 1, 2026
Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

Hendardi: Jangan Normalisasi Multifungsi TNI, Sekolah Rakyat Bukan Barak Militer

July 1, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Bukan Kemenkes, Mestinya Kemhan Gandeng Polri dan Komnas HAM Usut Kematian Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KMP

Bukan Kemenkes, Mestinya Kemhan Gandeng Polri dan Komnas HAM Usut Kematian Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KMP

July 2, 2026
Sarjana Menganggur:  Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya

Sarjana Menganggur: Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya

July 2, 2026
Bertanya, Mencurigai, dan Menduga Ijazah Palsu – Bukan Tindak Pidana

Bertanya, Mencurigai, dan Menduga Ijazah Palsu – Bukan Tindak Pidana

July 2, 2026
Saat Umat Membutuhkan Persatuan: Silatnas Ormas Islam Lahirkan Deklarasi Nasional 2026

Saat Umat Membutuhkan Persatuan: Silatnas Ormas Islam Lahirkan Deklarasi Nasional 2026

July 2, 2026
Belajar dari Itadakimasu: Ketika Makan Menjadi Penghormatan kepada Kehidupan

Belajar dari Itadakimasu: Ketika Makan Menjadi Penghormatan kepada Kehidupan

July 2, 2026

​Ekosistem Fungsi Pengawasan Reversibel dan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) ​(Membangun Akuntabilitas, Transparansi, dan Integritas sebagai Mesin Pembangunan Bangsa)

July 2, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Bukan Kemenkes, Mestinya Kemhan Gandeng Polri dan Komnas HAM Usut Kematian Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KMP

Bukan Kemenkes, Mestinya Kemhan Gandeng Polri dan Komnas HAM Usut Kematian Lima Peserta Latsarmil Calon Manajer KMP

July 2, 2026
Sarjana Menganggur:  Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya

Sarjana Menganggur: Ijazah Kehilangan Nilai Tukarnya

July 2, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist