• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

Bulog Pecah Rekor, Tapi Mampukah Menjaga Cadangan?

Ir Entang Sastraatmaja by Ir Entang Sastraatmaja
May 24, 2025
in Economy, Feature
0
500 Ton Beras Bulog “Hilang”, DPR Desak Proses Hukum
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Entang Sastraatmadja-Ketua Dewan Pakar DPD HKTI Jawa Barat

“Keren!” Begitulah ekspresi spontan yang biasa kita ucapkan saat menyaksikan sebuah pencapaian luar biasa. Kata ini bukan sekadar pujian, tapi pernyataan penuh kekaguman terhadap suatu prestasi yang tak lazim. Dalam konteks ketahanan pangan nasional, kata “keren” patut kita sematkan kepada Perum Bulog.

Dalam beberapa pekan terakhir, Bulog menjadi sorotan karena berhasil mencetak sejarah baru: menyerap 2 juta ton beras petani lokal hingga awal Mei 2025. Angka ini bukan main-main—ini adalah rekor tertinggi sejak Bulog berdiri 57 tahun silam. Dampaknya, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) kini menembus angka 3,6 juta ton.

Pujian pun datang dari berbagai penjuru. Menteri BUMN Erick Thohir termasuk yang mengapresiasi pencapaian tersebut. Penyerapan besar-besaran ini dilakukan melalui berbagai strategi jitu, seperti pembelian langsung dari petani dan kelompok tani, serta kerja sama dengan penggilingan padi di seluruh Indonesia.

Menurut laporan detikFinance, hingga awal Mei 2025 Bulog telah menyerap 2.000.524 ton beras. Direktur Pengadaan Bulog, Prihasto Setyanto, menyebut capaian ini sebagai titik tertinggi sepanjang sejarah lembaga tersebut berdiri. Artinya, Bulog kini memikul beban besar: bukan hanya menjaga harga gabah di tingkat petani, tapi juga memastikan pasokan beras nasional tetap aman.

Tentu keberhasilan ini tak lepas dari pembenahan internal yang dilakukan sebelumnya. Pemerintah secara radikal merombak jajaran direksi dan dewan pengawas Bulog. Direktur Utama diganti. Dewan Pengawas direset. Bahkan, jabatan Dirut dipercayakan kepada seorang perwira aktif: Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito. Penunjukan ini sempat menimbulkan perdebatan, terutama menyangkut payung hukum penugasan militer aktif di BUMN.

Namun, lima bulan setelah penunjukannya, hasilnya mulai terlihat. Kepemimpinan militer yang kuat dan tegas, didukung Ketua Dewas yang energik, terbukti mempercepat manuver Bulog. Dengan sokongan Menteri Pertanian, Bulog seperti mendapat angin besar untuk berlayar lebih jauh.

Lalu apa kunci suksesnya? Setidaknya lima hal patut dicatat:

  1. Harga kompetitif, membuat petani lebih memilih menjual ke Bulog.
  2. Jaringan distribusi luas, menjangkau pelosok-pelosok desa.
  3. Kemitraan strategis, membangun relasi yang sehat dengan petani.
  4. Sistem pengadaan efektif, mempercepat proses serapan.
  5. Dukungan politik dan birokrasi, memperkuat daya dorong Bulog.

Namun capaian ini baru separuh jalan. Pertanyaannya sekarang: siapkah Bulog mengelola gudang penyimpanan sebanyak itu? Di sinilah tantangan baru dimulai.

Permasalahan penyimpanan sempat menjadi diskusi nasional. Kapasitas gudang terbatas, infrastruktur belum merata, dan tenaga lapangan belum tentu mencukupi. Sebagai solusi jangka menengah, Presiden terpilih Prabowo Subianto mewacanakan pembangunan 25 ribu gudang alternatif di berbagai daerah.

Namun membangun gudang itu satu hal, mengelolanya secara efisien adalah cerita lain. Bila sukses penyerapan tidak diimbangi sukses penyimpanan, maka hasil panen hanya akan berakhir sebagai angka statistik, bukan cadangan strategis.

Akhirnya, mari kita sambut capaian ini sebagai kabar baik—sekaligus ujian konsistensi. Semoga Bulog tak hanya sukses menyerap, tetapi juga mampu menjaga, menyimpan, dan menyalurkan beras dengan bijak demi keberkahan negeri.

 

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

Konsumen Berubah, Ritel Berguguran

Next Post

Betapa Rendahnya Kualitas Produk Hukum Kita

Ir Entang Sastraatmaja

Ir Entang Sastraatmaja

Related Posts

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP
Birokrasi

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Birokrasi

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia
Cross Cultural

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
Next Post
Betapa Rendahnya Kualitas Produk Hukum Kita

Betapa Rendahnya Kualitas Produk Hukum Kita

VISUALISASI, VISI DAN NILAI: MENJAWAB KRITIK ROCKY GERUNG TERHADAP DEDI MULYADI

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Tiga Oknum TNI AD Penyiksa Sampai Mati Imam Masykur Dituntut Hukuman Mati
Birokrasi

Bukan Revitalisasi, Tapi Darurat Reformasi TNI

by Karyudi Sutajah Putra
March 26, 2026
0

Jakarta - Kepala Pusat Penerangan TNI Mayor Jenderal Aulia Dwi Nasurlah menyatakan proses revitalisasi internal menjadi hal penting dilakukan dalam...

Read more
Polisi itu Angkatan Perang – Tentara itu Polisi?

TNI Sabotase Penegakan Hukum

March 19, 2026
Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

Teror Air Keras KontraS: Oknum TNI Pelakunya, Siapa Dalangnya?

March 18, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026
Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

Kapolres Kolaka Diminta Tertibkan Tambang Ilegal Berkedok Pemerataan

March 28, 2026

Ketika Kebohongan Dibungkus Rapi: Lima Kontrak, Satu Kebusukan

March 28, 2026
Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

Beras Mahal, Petani Selamat: Mengapa Jepang Berbeda dari Indonesia

March 27, 2026
PETANI TANPA BULOG

PETANI PADI PUNAH PERLAHAN: SAWAH MASIH ADA, ANAK MUDA MENGHILANG

March 27, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

TPN Ganjar – Mahfud Desak  Gibran Mundur Dari PDIP

19 Juta Lapangan Kerja: Dari Janji Besar Menjadi Omon-Omon Politik?

March 28, 2026
Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

Efisiensi yang Memakan Aparat Sendiri: Ribuan PPPK Terancam Dikorbankan di Era Prabowo

March 28, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...