• Login
ADVERTISEMENT
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content
No Result
View All Result
Fusilat News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Economy

BULOG SIAP BELI DENGAN HPP GABAH DAN BERAS BARU

by
January 15, 2025
in Economy, Feature
0
Indonesia Among the Unhappiest Countries in South-East Asia
Share on FacebookShare on Twitter

OLEH : ENTANG SASTRAATMADJA

Gabah dan Beras merupakan komoditas pangan pokok yang bernuansa politis dan strategis. Mulai tanggal 15 Januari 2025, Pemerintah memberlakukan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah dan Beras baru, melalui Peraturan Kepala Badan Pangan Nasional No. 2 Tahun 2025. HPP Gabah Kering Panen (GKP) di petani naik Rp. 500 – per kg dan HPP Beras di Gudang Bulig, dinaikan Rp. 1000,- per kg.

Kenaikan HPP gabah, walaupun belum seperti yang diharapkan petani, namun kenaikan HPP gabah kering panen di petani menjadi Rp. 6500,- per kg, umumnya disambut dengan riang gembira oleh para petani. Ini penting disampaikan, karena kenaikan HPP gabah kali ini, berbeda dengan kenaikan HPP sebelumnya. Ada fenomena menarik yang patut diselami lebih dalam.

Adanya kemauan politik Presiden Prabowo yang menugaskan Perum Bulog untuk menyerap gabah hasil panen petani sebanyak-banyaknya dengan harga wajar dan sesuai ketentuan Pemerintah merupakan langkah baru dalam melakukan pembelaan dan perlindungan terhadap petani, dalam menunjukkan keberpihakannya kepada petani.
Kebijakan baru ini, diharapkan akan mampu mengerem oknum-oknum di lapangan yang doyan menekan harga gabah petani, sehingga para petani cukup kesulitan untuk berubah nasib. Selain untuk mewujudkan stabilisasi harga pangan, khususnya beras, Pemerintah juga menginginkan agar kesejahteraan petani semakin nyata terasakan oleh para petani padi.

Catatan kritisnya adalah apakah Perum Bulog telah siap untuk menjalankan tugas dan tanggung-jawabnya di lapangan ? Apakah Perum Bulog telah memiliki strategi dan skenario cerdas dalam berburu gabah petani yang dalam pelaksanaannya harus bersaing secara sehat dengan bandar/tengkulak/pedagang/pengusaha gabah ?

Masalahnya, akan semakin rumit dan menjelimet, manakala panen raya padi, berlangsung saat musim hujan tiba. Hal ini identik dengan sergapan El Nino, yang waktunya bersamaan dengan musim kemarau panjang. Apakah Pemerintah telah menyiapkan teknologi untuk pengeringan gabah yang sederhana, mengingat tidak matahari yang selama ini dijadikan unggulan untuk mengeringkan gsbah petani ?

Pengalaman semacam ini, mestinya dapat dijadikan pelajaran berharga bagi Perum Bulog dalam menyambut tibanya panen raya padi di masa depan, yang ditengarai bakal terkait dengan terjadi nya iklim ekstrim yang sulit ditebak. Itu sebabnya, kalau Pemerintah akan memberikan Bantuan Alsintan, sebaiknya mulai dipikirkan jenis barang berupa teknologi paska panes seperti teknologi pengering gabah yang sederhana. Bukan traktor melulu.

Penugasan Pemerintah kepada Perum Bulog untuk membeli gabah petani dengan jumlah tak terhingga dan harga yang tidak merugikan petani, sebenarnya lebih mengedepan sebagai bentuk penjaminan Pemerintah terhadap petani dalam menjalankan usahatani padinya. Pemerintah ingin memastikan supaya petani memperoleh kenyamanan dalam berusahatani.

Jaminan seperti ini, mestinya sudah ditetapkan Pemerintah sejak lama. Petani butuh perlindungan dari perilaku oknum yang sangan senang memainkan harga gabah di tingkat petani. Sayang, Pemerintahan sebelum Presiden Prabowo manggung, tidak ada satu pun yang mau melahirkan jaminan tersebut. Saat itu, petani selalu was-was setiap menghadapi panen raya.

Dengan lahirnya kebijakan Presiden Prabowo sebagaimana digambarkan diatas, petani tidak perlu lagi risau terhadap gabah hasil panennya, yang tidak terserap pasar atau bisa terjual dengan harga wajar. Dengan dijaminnya pasokan dan harga, petani dapat tenang menggarap usahataninya. Tinggal sekarang, bagaimana petani dapat menghasilkan gabah yang lebih berkualitas.
Perum Bulog sendiri, sebelum tanggal 15 Januari 2025 terekam telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya petani terkait dengan HPP Gabah dan Beras baru ini. Sosialisasi yang digarap secara masif, diharapkan agar para pelaku bisnis gabah dan beras di lapangan pun, sudah harus siap-siap memahami semangat Pemerintah menerbitkan Peraturan Krpala Badan Pangan Nasional No. 2/2025 ini.

Para oknum, yang selama ini senang memainkan harga gabah di tingkat petani tatkala musim panen tiba, perlu segera sadar diri dan menyadari kelakuannya itu bukanlah sikap dan tindakan yang terpuji. Anjloknya harga gabah saat panen datang, betul-betul sangat tidak diinginkan para petani. Itu sebabnya, petani berharap agar Pemerintah mampu mengawal kebijakan mulia ini dengan baik.

Panen raya kali ini, memang berbeda dengan panen raya sebelumnya. Panen raya sekarang, tidak boleh tidak, Perum Bulog perlu menyerap gabah petani sebanyak-banyaknya. Hal ini penting disampaikan, bukan saja karena tahun 2025 ini bangsa ini tidak akan impor beras, namun juga merupakan titik awal pencapatai swasembada pangan yang ditargetkan dalam tiga tahun ke depan.

Pertanyaan lanjutannya adalah apakah produksi beras tahun ini akan lebih tinggi jumlahnya dibandingkan dengan tahun sebelumnya ? Jawabnya tegas : mestinya iya. Pertama, karena El Nino telah selesai, sehingga tidak bisa lagi dijadikan biang kerok turunnya produksi beras. Kedua, jumlah kuota alokasi pupuk bersubsidi ditambah menjadi dua kali lipat. Ketiga, kemauan politik Pemerintah pun menunjukkan dukungan yang maksimal.

Sebagai bangsa pejuang, kita haris selalu. Kita bukan bangsa yang cengeng. Rintangan dan tantangan harus dihalau. Tak boleh menyerah kepada keadaan. Ke depan produksi beras mesti ditingkatksn, baik jumlah atau kualitasnya. Untuk menggapainya, Perum Bulog terlihat sudah siap untuk melaksanakannya. (PENULIS, KETUA DEWAN PAKAR DPD HKTI JAWA BARAT).

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Unsubscribe
ADVERTISEMENT
Previous Post

MK dan KPK: ‘Anak Kandung’ Jokowi dalam Politik Nepotisme?

Next Post

Senator Komeng: Melawak untuk Jawa Barat

Related Posts

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.
Feature

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak
Economy

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif
Feature

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Next Post
Senator Komeng: Melawak untuk Jawa Barat

Senator Komeng: Melawak untuk Jawa Barat

Mengenal Lebih Dekat Capt. Taufik Hidayat, Director of Corporate Training Lion Group

Mengenal Lebih Dekat Capt. Taufik Hidayat, Director of Corporate Training Lion Group

Notifikasi Berita

Subscribe

STAY CONNECTED

ADVERTISEMENT

Reporters' Tweets

Pojok KSP

  • All
  • Pojok KSP
Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”
Crime

Kekerasan Seksual di Kampus: Urgensi Tranformasi Holistik Lewat “Inclusive University Governance”

by Karyudi Sutajah Putra
April 15, 2026
0

Jakarta--FusilatNews - Kasus kekerasan seksual yang terjadi di Universitas Indonesia (UI) serta ekspresi misoginis dan seksis yang mengarah pada normalisasi...

Read more
Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

Tanah dan Bangunan di Jalan Teuku Umar No 2 Menteng Bukan Milik Kemenhan RI, Ini Alasannya!

April 13, 2026
Jawaban Nasdem Terkait Tudingan Uang Rp 30 M  Disita KPK, Akan Digunakan Untuk Keluarga Nyaleg

Tertipu, Ahmad Sahroni Berkasus dengan KPK?

April 11, 2026
Prev Next
ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

Pernyataan WAPRES Gibran Menjadi Bahan Tertawaan Para Ahli Pendidikan.

November 16, 2024
Zalimnya Nadiem Makarim

Zalimnya Nadiem Makarim

February 3, 2025
Beranikah Prabowo Melawan Aguan?

Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

January 29, 2025
Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

Borok Puan dan Pramono Meletup Lagi – Kasus E-KTP

January 6, 2025
Copot Kapuspenkum Kejagung!

Copot Kapuspenkum Kejagung!

March 13, 2025
Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

Setelah Beberapa Bulan Bungkam, FIFA Akhirnya Keluarkan Laporan Resmi Terkait Rumput JIS

May 19, 2024
Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

Salim Said: Kita Punya Presiden KKN-nya Terang-terangan

24
Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

Rahasia Istana Itu Dibuka  Zulkifli Hasan

19
Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

Regime Ini Kehilangan Pengunci Moral (Energi Ketuhanan) – “ Pemimpin itu Tak Berbohong”

8
Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

Menguliti : Kekayaan Gibran dan Kaesang

7
Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

Kemenag Bantah Isu Kongkalikong Atur 1 Ramadan

4
POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

POLITIKUS PELACUR – PARTAI KOALISI JOKOWI BUBAR

4
Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026
Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

Netanyahu, Trump, dan Iran: Tiga Pemain Dalam Satu Papan Catur Berdarah.

April 16, 2026
Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

Dua Partai di Amerika Sepakat Pangkas Pajak, Partai Indonesia Sepakatnya Memungut Lebih Banyak

April 16, 2026
Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

Paradox Partai-Partai dalam Sistem Presidensial Indonesia – Antara Kedaulatan Individu dan Oligarki Kolektif

April 15, 2026
Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

Pariwisata Inklusif: Kebijakan Nyata atau Sekadar Ilusi?

April 15, 2026

Group Link

ADVERTISEMENT
Fusilat News

To Inform [ Berita-Pendidikan-Hiburan] dan To Warn [ Public Watchdog]. Proximity, Timely, Akurasi dan Needed.

Follow Us

About Us

  • About Us

Recent News

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

Pulau Dijual Terang-terangan, Negara Baru Bereaksi Setelah Viral

April 16, 2026
Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

Skandal Pemerasan di Yogyakarta: PPWI Laporkan Oknum Imigrasi atas Dugaan Pemerasan Rp450 Juta terhadap Investor Asing

April 16, 2026

Berantas Kezaliman

Sedeqahkan sedikit Rizki Anda Untuk Memberantas Korupsi, Penyalahgunaan kekuasaan, dan ketidakadilan Yang Tumbuh Subur

BCA No 233 146 5587

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Politik
    • Pemilu
    • Criminal
    • Economy
    • Hukum
    • Kesehatan
    • Sport
    • Jobs
  • Feature
  • World
  • Japan
    • Atarashi Watch On
    • Japan Supesharu
    • Cross Cultural
    • Study
    • Alumni Japan
  • Science & Cultural
  • Consultants
    • Law Consultants
    • Spiritual Consultant
  • Indonesia at Glance
  • Sponsor Content

© 2021 Fusilat News - Impartial News and Warning

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

 

Loading Comments...